Ya, bagaimana GURU demikian juga MURID. Kalau dulu SUPERSEMAR sekarang "Super 
Munir". Kalau dulu bisa hilang mengapa sekarang tidak bisa? "Sangatlah tidak 
benar, sekali lagi sangatlah tidak benar jika laporan TPF Munir itu sengaja 
dihilangkan. Tidak ada kepentingan dan urgensi apapun untuk menghilangkan 
naskah laporan itu," Jadi tidak ada urgensi dan kepentingan apapun seandainya 
adapun juga tidak akan ada urgensi apapun alias tidak ditindaklanjuti apapun. 
Karena nggak usah ribut dan ribet. Jangan suka anget-anget tai ayam. Sekarang 
ribut cari naskah asli, nanti kalau ketemu juga paling-paling masuk laci lagi. 
Udahlah jangan rebut. gitu aja kok repot. Sebetulnya ini hanya sentilan buat 
Cikeas yang barusan bikin anget Jakarta dengan aksi demo anti Ahok. Siapa biang 
keladinya? Peristiwa Ambon memanas, siapa yang kirim pasukan sorban dari Jawa? 
Wartawan Ausie interview SBY. Kita tidak akan lupa itu. di Indo itu ada kaum 
yang sangat dikenal yaitu Kaum NU dan kaum Mohammadiyah. Kini mulai berkembang 
pengaruh Arab yang lebih radikal. Nu lebih Jawani, sedang Mohamadiyah lebih 
ngarabi. Mereka ini adalah kuda tunggan untuk kepentingan politik. Hanya kita 
dari jauh bisa melihat. Yang kiblatnya ke Arab merasa lebih dekat dengan 
kanjeng Nabi dan lebih sahih Islamnya dibandingkan yang berorientasi kepada 
Islam Jawa. Karena itu perlu melihat wawasan yang lebih luas. Indonesia itu 
tidak berisi Islam saja. Dan Islam itu tidak yang kelihatan Islam. Orang Islam 
di Indonesia tidak sama dengan orang Indonesia yang beragama Islam. Orang Jawa 
yang beragama Islam tidak sama dengan orang Islam yang berada di Jawa. Ini 
hokum tidak bisa dirobah. Soal naskah asli TPF Munir kita bertemu dengan sosok 
ahli sulap. Dimana akan diplintir data dan fakta seperti banyak kasus persoalan 
 besar di Indonesia lainnya. Untuk sementara sekian dulu. Pergunakan nalar anda 
untuk menyimak sisik melik di Jawa ini.  

    On Wednesday, October 26, 2016 3:28 AM, "Chalik Hamid 
[email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote:
 

     

     Pada Rabu, 26 Oktober 2016 10:35, "'Chan CT' [email protected] 
[nasional-list]" <[email protected]> menulis:
 

     Salinan Diragukan Akurasinya, Jaksa Agung Bersikeras Cari Naskah Asli TPF 
Munir
Rabu, 26 Oktober 2016 | 
14:29http://sp.beritasatu.com/home/salinan-diragukan-akurasinya-jaksa-agung-bersikeras-cari-naskah-asli-tpf-munir/117303Munir.
 [Google] Berita Terkait§  Kasus Munir, Jaksa Agung: Tak Ada Pemeriksaan SBY, 
Kita Hanya Bertanya§  SBY Dukung Langkah Jokowi untuk Penegakan Hukum Kasus 
Munir§  SBY Akan Beri Penjelasan Penanganan Kasus Munir§  Setneg Tegaskan, Tak 
Miliki dan Mengetahui Laporan Akhir TPF Munir§  Kasus Munir Bukan Kasus Biasa 
Yang Hanya Menyangkut Individu [JAKARTA] Jaksa Agung, HM Prasetyo tetap 
bersikeras mencari naskah asli laporan akhir Tim Pencari Fakta (TPF) yang 
menyelidiki kasus meninggalnya aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir. Meskipun, 
Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berniat baik dengan memberikan 
salinan naskah tersebut.Prasetyo mengungkapkan bahwa salinan naskah tidak dapat 
dipastikan akurasinya sehingga langkah selanjutnya baru bisa diambil dari hasil 
analisis naskah aslinya."Kita akan mendapatkan aslinya di mana dululah. Kalau 
salinan kan belum tentu akurasinya kan. Makanya kita tunggu dulu 
perkembangannya seperti apa," kata Prasetyo yang ditemui di Kompleks Istana 
Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/10).Hanya saja, Prasetyo menegaskan bahwa 
perihal langkah hukum lanjutan jika naskah asli ditemukan adalah kewenangan 
dari lembaga penegak hukum terkait."Setelah ditemukan nanti kita akan coba 
teliti dan cermati secara komprehensif. Dari sana akan ditentukan nanti 
langkah-langkah apa yang akan kita lakukan berkenaan dengan rekomendasi dari 
dokumen TPF munir itu," ujarnya.Menyikapi ketiadaan naskah laporan akhir TPF, 
SBY yang merasa gerah terus dikaitkan akhirnya buka suara. Dengan tegas, ia 
membantah jika dikatakan sengaja menghilangkan laporan akhir 
tersebut."Sangatlah tidak benar, sekali lagi sangatlah tidak benar jika laporan 
TPF Munir itu sengaja dihilangkan. Tidak ada kepentingan dan urgensi apapun 
untuk menghilangkan naskah laporan itu," tegas SBY saat menggelar konferensi 
pers di kediaman pribadinya, Selasa (25/10).Untuk itu, dengan niat baik, SBY 
akan menyerahkan salinan naskah lengkap laporan akhir TPF tersebut kepada 
pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)."Sungguh pun naskah asli laporan akhir TPF 
belum ditemukan, copy naskah laporan lengkap akan kami serahkan ke pemerintahan 
sekarang," ungkap SBY. [N-8]   

     #yiv2498904020 #yiv2498904020 -- #yiv2498904020ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-mkp #yiv2498904020hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-mkp #yiv2498904020ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-mkp .yiv2498904020ad 
{padding:0 0;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-mkp .yiv2498904020ad p 
{margin:0;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-mkp .yiv2498904020ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-sponsor 
#yiv2498904020ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-sponsor #yiv2498904020ygrp-lc #yiv2498904020hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-sponsor #yiv2498904020ygrp-lc .yiv2498904020ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2498904020 #yiv2498904020actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2498904020
 #yiv2498904020activity span {font-weight:700;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv2498904020 #yiv2498904020activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2498904020 #yiv2498904020activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv2498904020 #yiv2498904020activity span 
.yiv2498904020underline {text-decoration:underline;}#yiv2498904020 
.yiv2498904020attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv2498904020 .yiv2498904020attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv2498904020 .yiv2498904020attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv2498904020 .yiv2498904020attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2498904020 .yiv2498904020attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv2498904020 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv2498904020 .yiv2498904020bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2498904020 
.yiv2498904020bold a {text-decoration:none;}#yiv2498904020 dd.yiv2498904020last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2498904020 dd.yiv2498904020last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2498904020 
dd.yiv2498904020last p span.yiv2498904020yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv2498904020 div.yiv2498904020attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv2498904020 div.yiv2498904020attach-table 
{width:400px;}#yiv2498904020 div.yiv2498904020file-title a, #yiv2498904020 
div.yiv2498904020file-title a:active, #yiv2498904020 
div.yiv2498904020file-title a:hover, #yiv2498904020 div.yiv2498904020file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv2498904020 div.yiv2498904020photo-title a, 
#yiv2498904020 div.yiv2498904020photo-title a:active, #yiv2498904020 
div.yiv2498904020photo-title a:hover, #yiv2498904020 
div.yiv2498904020photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2498904020 
div#yiv2498904020ygrp-mlmsg #yiv2498904020ygrp-msg p a 
span.yiv2498904020yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2498904020 
.yiv2498904020green {color:#628c2a;}#yiv2498904020 .yiv2498904020MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv2498904020 o {font-size:0;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020photos div {float:left;width:72px;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2498904020
 #yiv2498904020reco-category {font-size:77%;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020reco-desc {font-size:77%;}#yiv2498904020 .yiv2498904020replbq 
{margin:4px;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-mlmsg select, #yiv2498904020 input, #yiv2498904020 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-mlmsg pre, #yiv2498904020 code {font:115% 
monospace;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-mlmsg #yiv2498904020logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-msg 
p#yiv2498904020attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-reco #yiv2498904020reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-sponsor 
#yiv2498904020ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-sponsor #yiv2498904020ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-sponsor #yiv2498904020ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv2498904020 #yiv2498904020ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2498904020 
#yiv2498904020ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv2498904020 

   

Kirim email ke