China konsisten masuk lima besar investor di Indonesia


Kamis, 27 Oktober 2016 12:51 WIB | 1.167 Views

id 
http://www.antaranews.com/berita/592641/china-konsisten-masuk-lima-besar-investor-di-indonesia
 investasi, china, bkpm 

Pewarta: Ade Irma Junida



BKPM (id.wikipedia.org)



Jakarta (ANTARA News) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat China 
selalu masuk dalam daftar lima besar negara yang menanamkan modal paling banyak 
ke Indonesia.

"China konsisten masuk lima besar sekarang," kata Deputi Bidang Pengendalian 
Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis dalam paparan di Jakarta, Kamis.

Sepanjang triwulan ketiga 2016 atau Juli-September 2016, lima besar negara asal 
penanaman modal asing (PMA) yakni Singapura (2,2 miliar dolar AS), Jepang (1,6 
miliar dolar AS), China (600 juta dolar AS), British Virgin Islands (500 juta 
dolar AS) dan Belanda (500 juta dolar AS).

Ada pun sepanjang periode Januari-September 2016, lima besar negara asal PMA 
yakni Singapura (7,1 miliar dolar AS), Jepang (4,5 miliar dolar AS), China (1,6 
miliar dolar AS), Hong Kong (1,6 miliar dolar AS) dan Belanda (1,1 miliar dolar 
AS).

"Kalau China dan Hong Kong ini digabung nilainya masih tetap kalah dari Jepang, 
tapi mereka konsisten masuk lima besar," katanya.

Dalam catatan BKPM, China baru masuk daftar negara teratas yang menanamkan 
modal ke Indonesia pada 2016.

Sejak 2011, negara yang paling banyak menanamkan modal di Indonesia adalah 
Singapura, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Malaysia, Inggris dan Amerika 
Serikat.

Namun, posisi negara-negara itu tergeser China dan Hong Kong yang belakangan 
gencar berinvestasi di Tanah Air, terutama di sektor industri pengolahan.

Sebelumnya, BKPM mencatat realisasi investasi pada triwulan ketiga 2016 
mencapai Rp155,3 triliun, naik 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 
lalu sebesar Rp140,3 triliun.

Capaian tersebut terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar 
Rp55,6 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp99,7 triliun.

Secara kumulatif atau sepanjang Januari-September 2016, realisasi investasi 
total mencapai Rp453,4 triliun, naik 13,4 persen dibandingkan periode yang sama 
tahun sebelumnya sebesar Rp400 triliun).

"Capaian ini sekitar 76,2 persen dari target realisasi investasi 2016 sebesar 
Rp594,8 triliun. Kami optimistis kegiatan investasi akan semakin meningkat," 
ujar Azhar. 

Editor: B Kunto Wibisono


Kirim email ke