http://news.detik.com/read/2016/10/28/191132/3332108/10/hebohnya-launching-buku-chairul-tanjung-si-anak-singkong-versi-china
Jumat 28 Oct 2016, 19:11 WIB
Hebohnya Launching Buku 'Chairul Tanjung Si Anak Singkong' Versi China
Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Foto: Elvan Dany Sutrisno/detikcom
Beijing -
Pimpinan CT Corpora Chairul Tanjung (CT) hari ini meluncurkan secara resmi buku
'Chairul Tanjung Si Anak Singkong' yang ditulis dalam bahasa mandarin. Suasana
launching begitu meriah, ratusan mahasiswa di China yang hadir di rangkaian
acara launching buku best seller di Tanah Air ini berebut selfie dengan CT
menginspirasi anak muda lewat kisah perjalanan hidupnya menuju sukses itu.
Launching buku 'Chairul Tanjung Si Anak Singkong' digelar secara sederhana di
auditorium Peking University, China, Jumat (28/10/2016). Acara launching buku
yang terjual jutaan eksemplar di Indonesia ini digelar di tengah acara
kunjungan CT ke Peking University. Dalam kunjungan ini CT memberikan speech
bertema The New Era of Asia in a Changing World: The Future of China-Indonesia
Relationship.
Sebelum memberikan paparan, CT diterima oleh Vice President of Peking
University Dr Li Yansong dan para petinggi Peking University. Usai pertemuan
ramah tamah yang singkat membahas pertukaran pelajar Indonesia-China itu, CT
memberikan kenang-kenangan berupa miniatur wayang dari bahan perak dan tentu
saja buku yang akan segera diluncurkannya.
Foto: Elvan Dany Sutrisno/detikcom
Ada lebih dari 200 mahasiswa dari Indonesia dan China hadir di acara ini.
Mereka tidak hanya berasal dari Peking University, tapi juga beberapa
universitas ternama di China seperti Tsinghua University, dan beberapa
Universitas lainnya. Peking University sendiri merupakan salah satu universitas
tertua di China dan terkenal dengan "Yan Yuan" (taman Yan) dekat dengan Distrik
Haidian di pinggiran Barat Beijing.
Di antara mahasiswa yang hadir di acara ini, lebih dari 50 orang di antaranya
berasal dari Indonesia. Mereka tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia
(Tiongkok). Ketua PPI Tiongkok, Bagus Ari Haryo juga ikut mendengarkan paparan
CT tentang masa depan hubungan Indonesia-China. CT juga sempat menjawab
sejumlah pertanyaan mahasiswa. Meriahnya paparan CT tentang masa depan hubungan
bisnis Indonesia-China bisa disimak di berita selanjutnya.
Usai paparan CT, John Holden yang merupakan salah satu dekan di Yenching
Academy menjadi pengantar acara tersebut kemudian memperkenalkan buku 'Chairul
Tanjung Si Anak Singkong' kepada mahasiswa yang hadir.
Foto: Elvan Dany Sutrisno/detikcom
"Ini adalah buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong, most inspiring enterpreneur
from Indonesia," kata John sembari mengangkat buku bergambar foto Chairul
Tanjung tersenyum mengenakan baju koko putih dan peci hitam.
CT pun kemudian secara resmi meluncurkan buku tersebut. CT langsung memberikan
satu buku yang sudah ditandatanganinya kepada John.
"Buku pertama ini untuk anda John," kata CT seraya tertawa bersama John Holden.
CT kemudian memberikan buku yang telah ditandatanganinya kepada Zhou Liping
yang merupakan Chairman PKU association of returned overseas Chinese, dan tentu
saja untuk Dubes RI untuk China, Soegeng Rahardjo. Mereka kemudian berfoto
bersama.
Foto: Elvan Dany Sutrisno/detikcom
Inisiatif penerbitan buku dalam bahasa mandarin ini sebenarnya berasal dari
kelompok masyarakat di China yang merasa terinspirasi dengan buku tersebut. CT
pun langsung menyetujui karena baginya yang terpenting buku tersebut bisa
menginspirasi banyak orang di seluruh belahan dunia.
Baca juga: Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong Melenggang ke Negeri China
Begitu acara launching selesai, ratusan mahasiswa langsung menyerbu CT. Dalam
sekejap antrean mahasiswa sudah mengular. Mereka berebut untuk selfie dan
meminta tandatangan CT di halaman pertama buku 'Chairul Tanjung Si Anak
Singkong' yang diterjemahkan dalam bahasa Mandarin oleh Chen Haoqi. Pria
kelahiran Pontianak ini sudah berlayar ke China pada saat berusia 13 tahun.
Hingga kini ia masih fasih berbahasa Indonesia. Ia kini menjabat Secretary
General of Beijing Association of Retired Workers for Overseas Chinese Affairs.
Hampir 30 menit CT melayani foto bersama dengan ratusan mahasiswa itu. Ia pun
dengan sabar melayani permintaan tandatangan di halaman pertama buku yang
diberikan secara cuma-cuma ke mahasiswa yang hadir ini.
Foto: Elvan Dany Sutrisno/detikcom
Setelah selesai CT kemudian berjalan kaki didampingi Zhou Liping menuju sebuah
bangunan di sekitar Danau Weiming. CT dan istri tercinta Anita Ratnasari
Tanjung dan putranya Rachmat Dwiputra Tanjung sempat berpose dengan latar
belakang Boya Tower yang berbentuk seperti pagoda. Sebelum meninggalkan Peking
University, CT sempat mengucapkan selamat kepada Peking University yang akan
segera berulangtahun ke 120 tahun.
"Pertama saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan staf pengajar di
Peking University. Peking University adalah universitas tertua di China dan ini
sangat membanggakan. Banyak bangunan bersejarah yang dijaga keindahannya dan
ini membuat saya bangga bisa berada di universitas ini. Selamat ulang tahun ke
120 untuk Peking University, semoga semakin maju," ucap CT.
(van/rna)