Aaach, ... pernyataan wartawan dengan judul “PASTIKAN 2016 Tak Import Beras!” 
ini yang menggelitik, ... padahal yang diajukan Jokowi: “memastikan Indonesia 
tidak akan mengimpor beras hingga akhir tahun 2016 karena masih memiliki stok 
yang mencukupi hingga awal 2017.”  Artinya, dari akhir 2016 hingga awal 2017, 
tidak perlu import lagi, ... stock masih cukup. Stock di gudang BULOG itu bisa 
saja sudah penuh dari import bulan Mei sebelumnya ditambah dengan hasil 
produksi lokal yang cukup berhasil tahun ini di Boyolali, Jateng, ...! Jadi, 
kalau nanti tahun 2017 gudang kosong, tentu masih harus import beras!

Ooouh, ternyata, ... BUKAN setelah tahun 2016 ini Indonesia TIDAK akan import 
beras lagi!

Salam,
ChanCT 


From: [email protected] [GELORA45] 
Sent: Saturday, October 29, 2016 3:05 PM
To: [email protected] 
Subject: [GELORA45] Re: Presiden Jokowi pastikan 2016 tak impor beras





apa nggak salah ngomong?
http://agroindonesia.co.id/index.php/2016/05/10/beras-impor-penuhi-gudang-bulog/
BERAS IMPOR PENUHI GUDANG BULOG

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :


Presiden Jokowi pastikan 2016 tak impor beras



Sabtu, 29 Oktober 2016 11:34 WIB | 1.965 Views

http://www.antaranews.com/berita/593021/presiden-jokowi-pastikan-2016-tak-impor-beras

Pewarta: Aditya Ramadhan



Presiden Joko Widodo (Jokowi). (ANTARA)



“Kita lipatkan lagi sehingga tentu saja hasil produksi nasional ini bisa 
meningkat tajam." 



Boyolali (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Indonesia 
tidak akan mengimpor beras hingga akhir tahun 2016 karena masih memiliki stok 
yang mencukupi hingga awal 2017.

"Saya pastikan sampai akhir tahun tidak ada impor," kata Presiden usai meninjau 
hasil produksi padi teknologi Jajaran Legowo (Jarwo) Super di Desa Trayu, 
Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu.

Presiden mengungkapkan pada tahun ini produksi beras meningkat drastis, dari 
yang tadinya sekira 1.030.000 ton pada periode September-Oktober 2015 menjadi 
sekira 1.980.000 ton pada Oktober 2016.

Pasokan beras saat ini, menurut Presiden Jokowi, bisa memenuhi kecukupan pangan 
nasional hingga Mei 2017.

Presiden menjelaskan bahwa hasil produksi yang melimpah tersebut dikarenakan 
penggunaan bibit unggul dan tidak terjadi kekeringan.

"Tahun ini memang pertama air melimpah, kedua saya kira penggunaan-penggunaan 
benih-benih unggul ini memberikan hasil yang baik," kata Presiden Jokowi.

Bibit padi unggulan varietas Inpari 32 yang ditanam di lahan 100 hektare di 
Boyolali, Jawa Tengah, tersebut rencananya akan diperluas ke wilayah lain di 
Indonesia untuk melipatgandakan produksi beras dalam negeri.

"Nanti kalau memang sudah benar, sudah betul, baru akan kita perluas lagi. Kita 
lipatkan lagi sehingga tentu saja hasil produksi nasional ini bisa meningkat 
tajam," kata Presiden.

Presiden Jokowi menambahkan, pemerintah akan lebih dulu fokus untuk memperbesar 
stok beras yang sudah ada, sebelum nantinya merencanakan untuk ekspor ke 
negara-negara tetangga.

Editor: Priyambodo RH







Kirim email ke