Tidak ada yang lebih setia dari anjing, di jepang ada seorang karyawan memelihara anjing, saat dia berangkat ke kantor sang majikan naik kereta api tapi sang anjing sangat setia menunggu di stasion. Begitu tiba-tiba keretanya kecelakaan dan sang majikan maninggal, sang anjing dengan setia menunggu makam majikannya bertahun-tahun. Tidak hanya di jepang baru baru ini di bali juga ada hal yang sama, di mana sang majikan meninggal namun sang anjing menunggu di kuburan sampai bertahun tahun juga
From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Sunday, October 30, 2016 4:38 PM To: Rachmat Hadi-Soetjipto; Gelora45 Subject: [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] musim rontok Selamat pagi bung Tjipto, Ya, senangnya kalau punya anjing. Dulu orang tua saya pernah punya sampai 13 ekor. Mula2 hanya satu, hitam mulus, menyenangkan sekali. lalu diberi orang Boyolali, 1 anjing jantan dan 1 betina, rambut putih seluruhnya dan panjang. Teman2 saya mengira anjing ras. Saya ya tertawa, ya, ras Boyolali. Akhirnya dengan anak2nya jadi 12. Di antara 12 ini, ada 2 yang istimewa, menyambut saya kalau pulang ke rumah di samping anjing hitam. Kalau saya duduk, yang satu duduk di samping kiri, yang lain tidak mau kalah, naik ke samping kanan. Yang anjing hitam selalu duduk di samping kaki saya. Kalau saya kepingin ngeleset sebentar, lupa kunci kamar, wah, dua2 anjing putih ini bisa buka pintu kamar, lalu berebutan naik ke ranjang. Nah, kalau sudah begitu, adik perempuan saya marah2, karena seprei putih jadi kotor. Beberapa tahun kemudian, adik saya cerita kalau anjing2 nya banyak yang hilang, diracun orang, dan dagingny dijual sebagai empal goreng. Katanya kalau habis makan daging anjing, badan rasanya panas. Akhirnya tinggal satu, sebelum adik saya pindah kota. Lalu yang satu diberikan ke temannya, karena rumah di Malang, tidak punya halaman luas. Punya anjing mestinya lebih sehat, jalan2 teratur dengan anjing. Sayang di sini saya tidak bisa pelihara anjing, istri saya allergisch. Salam, KH 2016-10-30 8:50 GMT+01:00 Rachmat Hadi-Soetjipto <[email protected]<mailto:[email protected]>>: Selamat Pagi Bung. Ya, sebenarnya kita bisa satu jam lebih lama tidur. Tapi sayangnya saya punya anjing yang menurut kebiasaan, setiap jam 7.00 pagi dia mendatangi tempat tidur saya, menjilat-jilat kaki saya supaya saya bangun dari tidur untuk mengantar dia pergi kencing. Jadi bagi saya tidak ada bedanya, saya tetap menggunakan waktu yang lama. Salam - Tjipto "kh djie [email protected]<mailto:[email protected]> [GELORA45]" <[email protected]<mailto:[email protected]>> hat am 30. Oktober 2016 um 06:26 geschrieben: Mulai jam 2.00 pagi tadi, jarum jam perlu diputar balik satu jam. Jadi sekarang jam 6.25 pagi, dan bukan 7.25 pagi. 2016-10-30 6:23 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected]<mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected]<mailto:[email protected]>>: Diunggah dari facebook Chalik Hamid<https://www.facebook.com/chalik.hamid> menambahkan 2 foto baru<https://www.facebook.com/chalik.hamid/posts/10207354765604427>. 11 mnt<https://www.facebook.com/chalik.hamid/posts/10207354765604427> ยท musim rontok sudah tiba dedaunan berubah warna pilihlah yang kau suka hijau, kuning dan merah menyala. [Foto Chalik Hamid.] [Foto Chalik Hamid.]
