res :  Sebelumnya sering dibilang  “Membela Allah” sekarang istialahnya diganti 
dengan “  Membela Islam”. Apakah Allah membutuhkan pembelaan dari manusia 
seperti Rizieq dan  apakah Islam menuju kepunahan dan oleh sebab itu perlu 
dibela oleh MUI, FPI dan konco-konconya?

http://www.suara-islam.com/read/index/20341/-Ormas-Kepemudaan-China-Ikut-Aksi-Bela-Islam-II

Ormas Kepemudaan China Ikut Aksi Bela Islam II
Jumat, 04/11/2016 09:01:55 | Dibaca : 25372
Facebook Twitter Gplus 
Jakarta (SI Online) - Aksi Bela Islam II pada Jumat (4/11) ini, ternyata tidak 
hanya diikuti ratusan ribu umat Islam saja. Sebuah organisasi kepemudaan Cina 
bernama Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) ternyata akan ikut serta 
berbaur dalam massa pendemo hari ini.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI), Ardy Susanto 
mengatakan ikut sertanya pemuda keturunan Cina dalam demo Jumat (4/11) ini demi 
menjaga kebhinekaan dan ke-Indonesia-an. Menurutnya menjaga kebhinekaan adalah 
komitmen bersama baik umat Islam, warga keturunan Cina dan semua elemen suku 
dan agama di Indonesia.

"Kita akan turun bersama organisasi pemuda non Muslim lain seperti Pemuda 
Katolik, Generasi Muda Khonghucu (GEMAKU), demi mengembalikan kebhinekaan yang 
telah dirusak Ahok," kata dia kepada wartawan Kamis (3/11) malam.

Ardy menegaskan turunnya IPTI, Pemuda Katolik dan Generasi Muda Khonghucu nanti 
adalah bagian dari 12 Organisasi Kepemudaan (OKP) lain termasuk PERISAI dari 
Syarikat Islam, Pemuda Muslimin dan Pemuda Al Washliyah. Ia pun yakin demo 
nanti tetap tertib dan damai, karena inti dari demo ini adalah ingin menjaga 
kedamaian dan keharmonisan kembali Indonesia.

Ia pun mendukung proses hukum yang tegas oleh aparat kepada Ahok yang diduga 
melakukan penghinaan Alquran. Baginya harapan agar Ahok diproses hukum ini, 
demi menjaga isu yang berkembang tidak menyebar ke mana-mana dan merugikan 
semua elemen masyarakat.

Ketua Umum Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI), Chandra Halim 
menambahkan keikutsertaan OKP pemuda Tionghoa, Katolik dan Konghucu ini 
tergabung dalam Forum Pemuda Lintas Agama dan Kebangsaan yang akan ikut turun 
aksi pada Jumat (4/11).

Hal ini menjawab keprihatinan isu kebhinekaan yang berkembang atas pernyataan 
Ahok tersebut. Karena itu Forum Pemuda Lintas Agama dan Kebangsaan, akan ikut 
serta mengawal tuntutan hukum kepada Ahok agar persoalan ini tidak merebak 
kemana-mana dan merugikan seluruh bangsa Indonesia termasuk umat Islam.

"Kita bersama peduli dan prihatin, untuk itu kita turun menyerukan tuntutan 
hukum kepada Ahok dan aparat untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu," ujarnya.

red: abu faza
sumber: Republika Online

Kirim email ke