Laporan dari Amerika Demonstran AS: Donald Trump Seonggok Kotoran 
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161111125446-134-171981/demonstran-as-donald-trump-seonggok-kotoran/
 Denny Armandhanu, CNN Indonesia
 Jumat, 11/11/2016 12:54 WIB
 
 Sebarkan:  
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161111125446-134-171981/demonstran-as-donald-trump-seonggok-kotoran/#
  
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161111125446-134-171981/demonstran-as-donald-trump-seonggok-kotoran/#
  
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161111125446-134-171981/demonstran-as-donald-trump-seonggok-kotoran/#
 
 Salah seorang demonstran di depan Trump Tower mengusung papan bertuliskan 
'Sauron Pasti Hancur'. Ia menyamakan Donald Trump dengan karakter monster 
antogonis utama dalam film The Lord of the Rings. (CNN 
Indonesia/DennyArmandhanu)
 
 New York City, CNN Indonesia -- Dua hari usai pemilu, aksi protes menolak 
Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat terus berlanjur di berbagai 
penjuru Amerika Serikat. Salah satu demontrasi terjadi di New York City, dengan 
massa yang tak henti meneriakkan hinaan, termasuk menyamakan Trump dengan 
kotoran.

Menurut pantauan CNN Indonesia.com pada Kamis (10/11), massa berkumpul 
menjelang malam hari di depan gedung Trump Tower, menara mewah milik Trump yang 
belakangan ini menjadi tujuan para demonstran untuk berunjuk rasa. 

Massa meneriakkan yel-yel yang menunjukkan kekesalan mereka terhadap Trump. Di 
antaranya yang paling sering diucapkan adalah "Not My President" atau yang 
berarti, "Bukan Presiden Kami", menunjukkan penolakan terhadap hasil pemilu 
yang memenangkan Trump pekan ini. Aksi ini merupakan lanjutan dari unjuk rasa 
serupa pada Rabu (9/11) usai Trump dinyatakan memenangkan pemilu.
 Para demonstran menentang presiden yang dianggap rasis, seksis dan anti-Islam 
itu. Sikap negatif Trump ini kerap ditunjukkan selama ia berkampanye. 

Aksi ini diikuti oleh berbagai kalangan dan usia. Seorang pelajar berusia 15, 
Carlie Rennert, mengatakan dia datang ke tempat ini karena peduli pada 
negaranya.

"Donald Trump adalah seonggok kotoran. Dia rasis, seksis dan homofobia. Dia 
berbahaya bagi negara ini," kata Rennert.

Aksi serupa rencananya akan dilakukan setiap hari di New York, dimulai dengan 
aksi jalan yang kerap berakhir di Trump Tower. 

"Donald Trump adalah presiden pertama yang memecah belah bangsa ini. Dia 
membuat rakyat Amerika berkelahi satu sama lain," kata seorang demonstran, 
David Gaddis, 43.

Ada juga seorang pria yang mengusung papan bertuliskan "Sauron Pasti Hancur". 
Ia menyamakan Trump dengan karakter monster antogonis utama dalam film The Lord 
of the Rings. 

Trump mengalahkan rivalnya, Hillary Clinton, dalam pemilu yang digelar Selasa 
(8/11). Clinton telah menyampaikan pidato konsesinya dan menyatakan siap 
bekerja sama dengan Trump.

Presiden Barack Obama juga telah bertemu dengan taipan real-estate itu dan 
mengucapkan selamat. Tahap selanjutnya dalam pemilu adalah Electoral College, 
di tahap ini Trump bisa dijegal namun kemungkinannya kecil.

Semakin malam, jumlah peserta aksi semakin banyak. Diperkirakan ada ratusan 
yang mengikuti aksi di depan Trump Tower ini.

Seruan "Bayar pajakmu!" terdengar di antara massa yang berkumpul, merujuk pada 
dugaan pengemplangan pajak oleh Trump. Selama masa kampanyenya, konglomerat 
asal New York ini memang berkoar bahwa ia orang yang cerdas karena tidak 
membayar pajak penghasilan. 

Para demonstran sendiri meyakini aksi mereka ini tidak akan bisa mengubah hasil 
pemilu, namun setidaknya mereka ingin menunjukkan pada dunia bahwa mereka tidak 
setuju dengan sikap dan perkataan Trump.

"Kami ingin menunjukkan dari awal bahwa kami tidak sepakat dengan apa yang dia 
sampaikan," kata Gaddis. (ama)

 

Kirim email ke