Pada Sabtu, 12 November 2016 5:21, "'Tsasando' [email protected] 
[wahana-news]" <[email protected]> menulis:
 

     
https://seword.com/sosbud/mui-harus-fatwakan-rizieq-dan-nabi-muhammad-menghina-ulama-dan-islam/
    MUI Harus Fatwakan Rizieq dan Nabi Muhammad Menghina Ulama danIslam    BY 
ALIFURRAHMAN ON NOVEMBER 8, 2016    Langkah-langkahJokowi memang luar biasa. 
Saya sempat kehabisan ide bagaimana Presiden bisamenangangi kasus Ahok secara 
profesional dan sesuai hukum yang berlaku. Tapitiba-tiba Presiden meminta gelar 
perkara dibuat terbuka dan transparan, persisseperti tuntutan FPI dan pendemo. 
Tujuannya agar rakyat tau apa yang sebenarnyaterjadi. Jelas ini di luar 
kebiasaan. Sebab biasanya gelar perkara dibuattertutup, tidak diliput media 
secara live. FPI yang berniat melengserkan Jokowipun kebingungan, sebab ini di 
luar prediksi mereka. Dipikirnya gelar perkaraseperti biasa, tertutup, lalu 
mereka bisa berkoar lagi bahwa Presidenmelindungi Ahok dan melakukan 
konspirasi. Inilah kenapa FPI marah dan tidak mau gelar perkara dibuatterbuka. 
Sebab rencana mereka untuk melengserkan Jokowi jadi berantakan. Merekatidak 
bisa lagi memfitnah Presiden melindungi Ahok atau melalukan konspirasi,sebab 
gelar perkara sudah dibuat terbuka. Beberapa hari ke depan, rakyat Indonesia 
akan disuguhkantayangan dan fakta yang terjadi selama ini. Semua orang akan 
dibuat pahamdengan tayangan live gelar perkara. Jika rakyat rasional, maka 
suara Ahok untuk Pilgub DKI akan takterbendung, bisa di atas 70%. Sebab dapat 
dipastikan perjalanan gelar perkaraakan menjelaskan sesuatu yang selama ini 
ditutup-tutupi. Sementara FPI dan parapendemo akan kelihatan bodohnya. Rakyat 
akan paham bahwa yang dipermasalahkan FPI dan surat MUIadalah sebuah kebodohan 
yang luar biasa. Mari kita bahas apa yang merekapermasalahkan. Point penting 
tentang kebodohan MUI ada di point nomer 4 dan 5dalam surat pendapat dan sikap 
keagamaan: 4. Menyatakan bahwa kandungan surah al-Maidah ayat 51 yangberisi 
larangan menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin adalah 
sebuahkebohongan, hukumnya haram dan termasuk penodaan terhadap Al-Quran. 5. 
Menyatakan bohong terhadap ulama yang menyampaikan dalilsurah al-Maidah ayat 51 
tentang larangan menjadikan nonmuslim sebagai pemimpinadalah penghinaan 
terhadap ulama dan umat Islam. Di sini MUI salah kaprah. Sebab memposisikan 
semua yangmenyampaikan dalil Almaidah 51 dapat dipastikan ulama. Sehingga ulama 
dianggapberbohong. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Ada banyak orang 
yang bukanulama namun menggunakan dalil Almaidah 51. Kalau MUI tetap tidak 
mengakui kesalahannya ini, maka MUI akanbenar-benar mempermalukan dirinya 
sendiri. Selain itu, ucapan persis seperti yang Ahok katakan juga 
pernahdiucapkan oleh Habib Rizieq. Persis. Silahkan lihat video 
ini:https://m.youtube.com/watch?v=oo7eYQdNChM Jika MUI menggunakan standar 
berpikir yang sama, maka HabibRizieq juga harus disebut menghina ulama dan 
ummat Islam. Harus. Sebabucapannya sama. Coba perhatikan: “Jadi saya cerita ini 
supaya bapak ibu semangat. Ga usahkepikiran ‘ah nanti kalau ga kepilih, pasti 
Ahok programnya bubar’nggak, saya sampai Oktober 2017. Jadi jangan percaya sama 
orang. Kan bisa ajadalam hati kecil bapak ibu ga bisa pilih saya, karena 
dibohongin pake suratalmaidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya,” kata 
Ahok. “Katanabi SAW, sesungguhnya orang yang paling aku khawatir akan merusak 
aku punyaummat, akan menghancurkan aku punya ummat, aku lebih takut kepada dia 
daripadakepada dajjal, ini orang lebih bahaya daripada dajjal. Nabi ditanya 
siapa yarasulallah? Nabi menjawab ulama ussu’ ulama yang bejat, ulama yang 
buruk,ulama yang busuk, ulama yang sukaa memutar balikkan ayat, ulama 
yangmengharamkan yang halal, menghalalkan yang haram, kaum sindik, yang 
menggunakanayat-ayat Alquran untuk membenarkan daripada kemungkaran dan 
kebatilannya.Naudubillahi mindalik. Jadi kata nabi ini lebih bahaya dari 
dajjal, lebih menakutkandari dajjal, dia nipu ummat pakai ayat Alquran, dia 
nipu ummat pakai haditsnabi, naudubillahi mindalik,” kata Habib Rizieq. Melihat 
kenyataan ini, jika MUI waras, maka seharusnya HabibRizieq juga distempel 
menghina ulama dan ummat Islam. Lebih dari itu, MUI harusjuga perlu keluarkan 
surat pendapat bahwa Nabi Muhammad juga menghina ulama danummat Islam. Harus 
seperti itu, jika menggunakan standar berpikir yang sama. Jika MUI tidak 
mengeluarkan surat pendapat seperti yang merekabuat untuk Ahok, maka tidak ada 
yang bisa mengelak bahwa surat MUI sebenarnyabersifat politis, seperti yang 
sudah saya tulis sebelumnya 
di:https://seword.com/politik/mui-dibayar-berapa-sama-agus-yudhono-agar-salahkan-ahok/
 Sebaiknya MUI mengaku saja lah, dibayar berapa sama SBY?daripada rakyat 
Indonesia semakin tak terkendali,  nanti MUI pasti akanjadi sasaran amuk massa 
jika terjadi rusuh. Karena dalam kerusuhan, selalu adadua kubu. Sementara FPI 
tidak bisa lagi mengatakan bahwa almaidah tidakbisa digunakan untuk membohongi 
masyarakat. Sebab Habib Rizieq mengatakanbanyak ulama yang nipu pakai ayat 
alquran. Mereka juga tidak bisa lagi bermainkata, bahwa dengan atau tanpa kata 
“kata” pakai akan sama saja. Semuanya jadi semakin terang benderang, siapa yang 
bodoh, dungudan siapa yang meneluarkan fatwa karena dibayar. Semoga MUI atau 
SBY mengakuitelah terjadi transaksi untuk sebuah fatwa, agar tidak ada lagi 
demo dan polisiluka-luka. Begitulah kura-kura   #yiv9307812740 #yiv9307812740 
-- #yiv9307812740ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-mkp #yiv9307812740hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-mkp #yiv9307812740ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-mkp .yiv9307812740ad 
{padding:0 0;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-mkp .yiv9307812740ad p 
{margin:0;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-mkp .yiv9307812740ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-sponsor 
#yiv9307812740ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-sponsor #yiv9307812740ygrp-lc #yiv9307812740hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-sponsor #yiv9307812740ygrp-lc .yiv9307812740ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv9307812740 #yiv9307812740actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv9307812740
 #yiv9307812740activity span {font-weight:700;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv9307812740 #yiv9307812740activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv9307812740 #yiv9307812740activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv9307812740 #yiv9307812740activity span 
.yiv9307812740underline {text-decoration:underline;}#yiv9307812740 
.yiv9307812740attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv9307812740 .yiv9307812740attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv9307812740 .yiv9307812740attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv9307812740 .yiv9307812740attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv9307812740 .yiv9307812740attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv9307812740 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv9307812740 .yiv9307812740bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv9307812740 
.yiv9307812740bold a {text-decoration:none;}#yiv9307812740 dd.yiv9307812740last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9307812740 dd.yiv9307812740last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9307812740 
dd.yiv9307812740last p span.yiv9307812740yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv9307812740 div.yiv9307812740attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv9307812740 div.yiv9307812740attach-table 
{width:400px;}#yiv9307812740 div.yiv9307812740file-title a, #yiv9307812740 
div.yiv9307812740file-title a:active, #yiv9307812740 
div.yiv9307812740file-title a:hover, #yiv9307812740 div.yiv9307812740file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv9307812740 div.yiv9307812740photo-title a, 
#yiv9307812740 div.yiv9307812740photo-title a:active, #yiv9307812740 
div.yiv9307812740photo-title a:hover, #yiv9307812740 
div.yiv9307812740photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv9307812740 
div#yiv9307812740ygrp-mlmsg #yiv9307812740ygrp-msg p a 
span.yiv9307812740yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv9307812740 
.yiv9307812740green {color:#628c2a;}#yiv9307812740 .yiv9307812740MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv9307812740 o {font-size:0;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740photos div {float:left;width:72px;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv9307812740
 #yiv9307812740reco-category {font-size:77%;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740reco-desc {font-size:77%;}#yiv9307812740 .yiv9307812740replbq 
{margin:4px;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-mlmsg select, #yiv9307812740 input, #yiv9307812740 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-mlmsg pre, #yiv9307812740 code {font:115% 
monospace;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-mlmsg #yiv9307812740logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-msg 
p#yiv9307812740attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-reco #yiv9307812740reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-sponsor 
#yiv9307812740ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-sponsor #yiv9307812740ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-sponsor #yiv9307812740ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv9307812740 #yiv9307812740ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv9307812740 
#yiv9307812740ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv9307812740 

   

Kirim email ke