Warga Sukamulaya Siap Hadang Pengukuran Lahan Untuk Bandara

November 15, 2016 83Majalengka, 14/11/16. Ratusan warga desa Sukamulya 
kecamatan Kertajati kabupaten Majalengka Jawa Barat, malam ini membagun pos 
keamanan dan dapur umum untuk berjaga-jaga, tindakan warga ini dilakukan 
menyusul desas desus adanya rencana Pemerintah Propinsi Jawa Barat yang terdiri 
dari, Pemkab Majalengka, BPN kanwil Jabar, kantor BPN Majalengka, Kejalsaan, 
dengan pengawalan 1200 personil  TNI dan POLRI, untuk melakukan pengukuran 
lahan di desa Sukamulya untuk pembangunan Bandara Internasional jawa Barat 
(BIJB).Menurut keterangan Bambang sekjen Front Perjuangan Rakyat Sukamulya 
(FPRS), warga yang melakukan penjagaan untuk mengantisipasi kedatangan orang 
luar yang tidak diketahui kepentinganya masuk desa Sukamulya, hal ini kami 
lakukan demi keamanan di desa kami dan mengantisipasi adanya isu pengukuran 
lahan, sebab sampai mala mini baik warga mapun pihak desa belum pernah mendapat 
pemberitahuan secara resmi jika akan ada pengukuran oleh pemerintah, akan 
tetapi informasi adanya rencana pengukuran kemungkinan besar akan terjadi, 
sebab di Kecamatan sudah berdiri tenda aparat keamanan yang konon akan mengawal 
jalanya pengukuran.Kata Bambang “kami wagra desa Sukamulya akan menolak 
pengukuran besok, kami ingin berdialok agar pengukuran tidak dilakukan akan 
tetapi jika memang pihak pemerintah dan aparat memaksa, kami akan 
mempertahankan tanah kami sekuat tenaga” selama ini belum ada negosiasi yang 
baik, pemerintah tidak pernah mendengar keinginan warga.Bambang berharap jika 
besok pihak pemerintah dating, kita bisa bernegosiasi dan pemerintah tidak 
memaksakan kehendak, tapi jika belajar dari pengalaman diberbagai tempat 
pemerintah selalu menggunakan pendekatan kekerasan jika ada warganya yang 
menolak penggusuran, maka jika ini memang terjadi kami meminta dukungan dari 
semua pihak terhadap perjuangan kami, kami juga berharap jika terjadi tindakan 
kekrasan dan pelanggaran HAM, kami meminta ada yang memberitakan apa yang 
terjadi di desa kami, sebab sejauh ini media di Jawa Barat selalu memutar 
balikan fakta, kami berharap media social bisa kita gunakan untuk mengabarkan 
apa yang terjadi di desa kami.Siaga pagi, Warga Desa Sukamulya Kertajati 
Majalengka, Jawabarat. Yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Sukamulya 
(FPRS)Seharusnya mereka pergi ke Sawah dan ladang untuk menana, merawat, 
mungkin juga sebagian harus memanen hasil pertanian. Hari ini mereka tidak bisa 
melakukanya, karena ada kabar siang ini ada tim pemerintah Jawabarat yang akan 
dikawal 1.200 personil gabungan TNI & POLRI. Yang akan melakukan pengukuran 
tanah di desa sukamulya untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa 
Barat.Sejak semalam mereka mendirikan pos jaga, tetap sehat bapak dan Ibu-Ibu, 
panjang umur perjuangan Rakyat.

Kirim email ke