Baru sempat baca di medsos,
Maaf menurut salah satu lontar yang ada dibali dikatakan, gempa pada sasih 
kelima (gempa bulan Nopember) adalah bertanda bagus, dimana tanaman akan tumbuh 
dengan subur/rejeki lancar, yang memimpin juga bagus dan transparan serta tidak 
korupsi

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, November 17, 2016 11:06 AM
To: GELORA_In
Subject: [**EXTERNAL**] [t-net] Fw: [GELORA45] Gempa 6, 2 SR Getarkan Jawa 
Timur, Warga Kaget dan Lari Keluar Rumah




From: Jonathan Goeij [email protected]<mailto:[email protected]> 
[GELORA45]
Sent: Thursday, November 17, 2016 1:49 AM



Gempa 6,2 SR Getarkan Jawa Timur, Warga Kaget dan Lari Keluar 
Rumah<http://regional.kompas.com/read/2016/11/16/23015581/gempa.6.2.sr.getarkan.jawa.timur.warga.kaget.dan.lari.keluar.rumah>
Rabu, 16 November 2016 | 23:01 WIB

  *
  *
  *
  *
  *
0
Shares
[http://assets.kompas.com/data/photo/2016/11/16/2300249012-fot011ab780x390.JPG]USGSPusat
 gempa bumi berkekuatan 6,2 SR di pantai selatan Jawa Timur, Rabu (16/11/2016) 
malam.
MALANG, KOMPAS.com — Gempa bumi tektonik mengguncang kawasan pantai selatan 
Jawa Timur, Rabu (16/11/2016) sekitar pukul 22.10 WIB. Guncangan gempa bumi 
berkekuatan 6,2 skala Richter membuat warga kaget.
Kepala Stasiun Geofisika Karangkates, Malang, Jawa Timur, Musripan mengatakan, 
lokasi gempa berada di laut dengan kedalaman 69 kilometer.
Pusat gempat berada 127 kilometer tenggara Kabupaten Malang pada koordinat 9,32 
derajat Lintang Selatan dan 113,12 Bujur Timur.
"Gempa disebabkan oleh pertemuan antara lempeng Indoaustralia dan Euroasia," 
kata Musripan kepada Kompas.com, Rabu malam.
Ia menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Gempa Mag:6.2 SR,16-Nov-16 22:10:11 WIB,Kedlmn 69 Km,(127 km Tenggara 
KAB-MALANG-JATIM )#BMKG<https://twitter.com/hashtag/BMKG?src=hash>
— BMKG (@infoBMKG) November 16, 
2016<https://twitter.com/infoBMKG/status/798910226011299840>
Abidin, seorang warga di Jalan Tapak Siring Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, 
Kota Malang, merasa kaget saat bumi bergoyang. Menurut dia, tiba-tiba kasur di 
dalam kamarnya bergetar dan pintu rumah bergerak.
"Aku langsung lari ke luar rumah. Khawatir bikin bangunan roboh karena terasa 
cukup lama," kata Abidin.
Getaran itu dirasakannya selama hampir satu menit.
Hal yang sama dikatakan oleh Lia. Ia mengaku merasakan goncangan selama dua 
kali. Untunglah, hal itu tidak sampai membuat barang-barang di rumahnya jatuh.
"Alhamdulillah terjadi apa-apa. Suami saya yang sedang ada di Surabaya juga 
merasakan," kata dia.
Hingga kini belum ada laporan kerusakan terkait adanya gempa itu. Namun, di 
Kabupaten Jember, ada rumah warga yang gentingnya berjatuhan akibat getaran 
selama lebih kurang 40 detik tersebut.

Terasa hingga Madura, Bali, dan Nusa Tenggara
Gempa di selatan Pulau Jawa terasa juga hingga Pulau Madura, Bali, dan Nusa 
Tenggara Barat. Warga pengguna internet melaporkan dari berbagai kota tentang 
gempa yang mereka rasakan.

Menurut laporan dari laman emsc-csem.org, lokasi gempa berada 214 kilometer 
selatan Surabaya, atau 113 kilometer selatan Lumajang, atau 100 kilometer 
selatan Kencong.

#JEMBER<https://twitter.com/hashtag/JEMBER?src=hash> - BREAKING NEWS - Ngeri! 
Gempa Besar dari Malang Guncang Seluruh Jawa Timur https://t.co/Z0u8VnjuV3 
pic.twitter.com/0tIEYELXkL<https://t.co/0tIEYELXkL>
— Info Jember Kita (@InfoJemberKita) November 16, 
2016<https://twitter.com/InfoJemberKita/status/798915307171520512>
@LastQuake<https://twitter.com/LastQuake> felt at mataram, west nusa tenggara 
very strong
— Permana Yudiarso (@PermanaYudiarso) November 16, 
2016<https://twitter.com/PermanaYudiarso/status/798907445946892293>
Madura gempa selama 2/3 detik, Buminya bergoyang goyang...!!! Ada apa dan 
kenapa =-?
— Rafly Valent (@Rafly_Valent) November 16, 
2016<https://twitter.com/Rafly_Valent/status/798913869771132929>
13 mnt yg lalu Dibali kerasa banged 6.2SR cukup mengguncang rumah kami .. 
#earthquake<https://twitter.com/hashtag/earthquake?src=hash>
— ASTRIANA (@Ann_astrii) November 16, 
2016<https://twitter.com/Ann_astrii/status/798912661320650752>




Penulis

: Kontributor Malang, Andi Hartik

Editor

: Laksono Hari Wiwoho





Kirim email ke