Selalu Tepat, Profesor AS Prediksi Trump Akan Dimakzulkan 
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161117104648-134-173219/selalu-tepat-profesor-as-prediksi-trump-akan-dimakzulkan/
 Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia
 Kamis, 17/11/2016 11:04 WIB
 
 Sebarkan:  
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161117104648-134-173219/selalu-tepat-profesor-as-prediksi-trump-akan-dimakzulkan/#
  
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161117104648-134-173219/selalu-tepat-profesor-as-prediksi-trump-akan-dimakzulkan/#
  
http://www.cnnindonesia.com/internasional/20161117104648-134-173219/selalu-tepat-profesor-as-prediksi-trump-akan-dimakzulkan/#
 
 Seorang Profesor dari American University, Allan J. Lichtman, mengklaim bahwa 
presiden AS terpilih Donald Trump akan dihadapkan dengan pemakzulan 
(Reuters/Carlo Allegri)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang profesor dari American University yang mahir 
dalam memprediksi hasil pemilu presiden Amerika Serikat, mengklaim bahwa 
presiden AS terpilih Donald Trump akan dimakzulkan. 

Professor Allan J. Lichtman, selama lebih dari 30 tahun selalu meluncurkan 
prediksi akurat mengenai hasil pemilu presiden AS sejak tahun 1984, termasuk 
hasil pilpres AS pada 8 November lalu.
 

 "Ada peluang yang sangat besar bahwa Donald Trump akan menghadapi pemakzulan 
atau pelengseran dari jabatannya," ucap sejarawan politik itu dalam sebuah 
acara "Erin Burnett OutFront" seperti dikutip CNN 
http://edition.cnn.com/2016/11/15/politics/allan-lichtman-professor-predicts-trump-impeachment-erin-burnett/index.html,
 Rabu (16/11).

Lichtman berujar, dirinya menggunakan model prediksinya sendiri dengan 
mengandalkan 13 pertanyaan benar/salah atau "kunci" untuk menilai kemungkinan 
apakah partai petahana akan bertahan di Gedung Putih. 

Namun, penulis buku "Predicting the Next President: The Keys to the White House 
2016" ini mengatakan, dia hanya mengandalkan nalurinya dalam memprediksi 
kemungkinan Trump dapat dilengserkan ini.

"Pertama, sepanjang hidupnya ia selalu bermain-main dengan hukum. Trump 
mendirikan yayasan ilegal di New York, melakukan kampanye ilegal melalui 
yayasan tersebut," kata Lichtman.

"Trump bahkan menggunakan dana amal tersebut untuk melunasi utang bisnis 
pribadinya. Dia dihadapkan dengan undang-undang RICO (Undang-Undang pemerasan 
dan kejahatan korupsi terorganisir di AS)," ungkap Lichtman menambahkan.

Burnett menekan Lichtman terkait tudingan permainan Trump dengan hukum itu 
belum terbukti benar oleh pengadilan. 

Namun, Lichtman tetap meyakinkan Burnett bahwa Trump dapat dilengserkan 
terlepas dari besarnya dukungan Kongres AS yang sebagian besar dikuasai oleh 
Partai Republik. 

"Partai Republik sangat gugup tentang Trump. Trump seolah meriam liar yang 
tidak dapat dikontrol oleh partai tersebut. Tidak ada yang tahu apa yang dia 
(Trump) percaya dan inginkan," kata Lichtman.

"Partai Republik akan jauh lebih nyaman memilih Mike Pence, seseorang yang 
dapat lebih diprediksi dan dapat diatur sebagai seorang Republik yang 
konservatif," tutur Lichtman menambahkan.

Sebelumnya, prediksi Lichtman tepat saat meramalkan Trump akan memenangi pemilu 
AS tahun ini. Lichtman merasa tidak yakin jika rival Trump saat itu, Hillary 
Clinton, dapat mendulang cukup suara untuk mendukungnya menjadi presiden wanita 
AS pertama, walapun mayoritas survei nasional pemilu menunjukkan dukungan untuk 
Clinton lebih unggul ketimbang Trump.

Dirinya menggunakan model 13 pertanyaan benar/salah atau "kunci" untuk menilai 
kemungkinan suara bagi partai petahana. Beberapa "kunci" mencakup berbagai 
faktor seperti, amanat masing-masing partai, peluang petahana, kebijakan 
ekonomi jangka panjang dan pendek, perubahan kebijakan, serta konflik sosial.

(ama)

 

Kirim email ke