DUGAAN MAKAR: Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Segala Kemungkinan
 November 21/ 2016 14:00 WIBOleh : Muhammad KhadafiKabar24.com, JAKARTA – 
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 
akan berkerja sama menekan segala kemungkinan yang terjadi dalam aksi unjuk 
rasa lanjutan 4 November 2016.Menyusul informasi yang telah diterima Jenderal 
Tito bahwa ada agenda politik lain dalam aksi yang bertujuan menuntut penahanan 
tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kasus dugaan penistaan 
agama. Massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF 
MUI) melakukan unjuk rasa di Jakarta, Jumat (4/11). Mereka menuntut penutasan 
kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama. - 
Antara/Akbar Nugroho Gumay“Intelijen TNI dan kepolisian berkerja sama melihat, 
mencari, menemukan siapapun yang mengajak demo baik sutradara maupun aktor. 
Diidentifikasi dan dilihat betul, sehingga kalau terjadi hal yang tidak 
dingingkan, mereka yang bertanggung jawab,” kata Gatot di Mabes Polri, Jakarta, 
Senin (21/11/2016).Gatot menegaskan bahwa jika benar ada upaya makar atau 
menggulingkan pemerintahan yang sah, itu bukan saja urusan kepolisian, akan 
tetapi juga menjadi tanggung jawab TNI.Dia sudah memerintahkan prajuritnya 
untuk berlatih dan bersiap untuk mengamankan dan melindungi masyarakat. 
“Kejadian ini tidak boleh berlarut-larut. Menghambat masyarakat hidup tenang,” 
kata Gatot.Dalam pengamanan, Gatot memerintahkan anak buahnya turun tanpa 
menggunakan senjata. Meskipun bila dari peserta unjuk rasa melakukan perlawanan 
dengan menggunakan senjata.Dia tidak ingin pengamanan negara berbuntut panjang 
pada pelanggaran hak asasi manusia. Dalam hal itu, seluruh prajurit TNI sudah 
sepakat.Rencananya aksi unjuk rasa lanjutan dari 4 November 2016 atau kerap 
disebut aksi 411 itu akan dilaksanakan pada 25 November 2016 dan 2 Desember 
2016.Pada 25 November 2016, peserta unjuk rasa telah meminta izin untuk 
mengeluarkan aspirasinya di depan Gedung DPR-MPR. Adapun aksi pada 2 Desember 
2016, peserta unjuk rasa hendak melakukan gelar sajadah sepanjang jalan 
protokol Jakarta, yakni Jalan Sudirman hingga Bunderan Hotel Indonesia.Sumber:  
        
http://kabar24.bisnis.com/read/20161121/15/604659/dugaan-makar-kapolri-dan-panglima-tni-siapkan-segala-kemungkinan

Kirim email ke