berapa orang penduduk dki?

---In [email protected], <inengahk@...> wrote :

 Kalau umpamanya rakyat miskin di DKI 10 juta dan jumlah pengusaha ada 2000 
 Kita coba kalkulasi 5.000.000 x 10.000.000=50.000.000.000.000
 50.000.000 x 2.000 = 100.000.000.000
  
 Kira-kira APD DKI cukup untuk mensuppornya, tentunya  sudah dikurangi dengan 
biaya infrastruktur, pengobatan, sekolah dll
  
 From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
 Sent: Saturday, November 26, 2016 6:58 AM
 To: ;
 Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Agus Tegaskan Bantuan Triliunan Bukan 
Pembodohan


  
  
 res: Kalau bukan pembodohan, bisa juga penjinakan. hehehehehe

  

 
http://berita.suaramerdeka.com/agus-tegaskan-bantuan-triliunan-bukan-pembodohan/
 
http://berita.suaramerdeka.com/agus-tegaskan-bantuan-triliunan-bukan-pembodohan/

  

 Agus Tegaskan Bantuan Triliunan Bukan Pembodohan 23 November 2016 20:17 WIB 
Category: Pilkada Serentak 2017 Dikunjungi: kali A+ / A- 

 
 Foto: viva.co.id

 JAKARTA, suaramerdeka.com - Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa program 
bantuan langsung sementara untuk mengatasi kemiskinan yang nilainya triliunan 
rupiah untuk warga Jakarta bukan bentuk pembodohan.
 “Kepada mereka kami punya program bantuan langsung sementara. Sekali lagi ini 
bukan program bagi-bagi uang. Kok saya dibilang membodohi masyarakat. Bagaimana 
?. Kita mau bantu masyarakat,” ujar Agus di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, 
Rabu (23/11).
 Program bantuan yang diberikan antara lain adalah dana bergulir untuk 
permodalan pelaku usaha sebesar Rp 50 juta untuk satu unit usaha. Ada pula 
bantuan langsung sementara sebesar Rp 5 juta untuk setiap keluarga miskin. Agus 
juga menjanjikan dana pemberdayaan komunitas ini sebesar Rp 1 miliar per tahun 
untuk setiap RW.
 “Kalau yang tidak ngerti program, bilang itu bagi-bagi uang. Saya tidak tahu 
dia belajar di mana,” kata Agus.
 Putra Susilo Bambang Yudhoyono ini tidak merinci siapa “dia” yang dimaksudnya. 
Agus meyakini bahwa APBD DKI cukup untuk memberi bantuan langsung kepada warga 
DKI. Tujuannya adalah untuk mengurangi angka kemiskinan. “Kita perlu memastikan 
dan memikirkan masyarakat yang hidupnya sulit. Ini juga agar anak-anak bisa 
sekolah dengan benar biar pintar,” tandasnya. (Budi Yuwono/CN38/SM Network)




 






Kirim email ke