Tak Diizinkan Tayang, Film Jakarta Unfair Berisi Penggusuran 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161126210418-20-175544/tak-diizinkan-tayang-film-jakarta-unfair-berisi-penggusuran/
 Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia
 Sabtu, 26/11/2016 21:04 WIB
 
 Sebarkan:  
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161126210418-20-175544/tak-diizinkan-tayang-film-jakarta-unfair-berisi-penggusuran/#
  
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161126210418-20-175544/tak-diizinkan-tayang-film-jakarta-unfair-berisi-penggusuran/#
  
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161126210418-20-175544/tak-diizinkan-tayang-film-jakarta-unfair-berisi-penggusuran/#
 
 Ilustrasi bioskop. (pixelheart/Pixabay)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Film Jakarta Unfair tak diizinkan tayang di XXI 
Taman Izmail Marzuki, Jakarta. Film dokumenter berdurasi 52 menit itu berisi 
tentang kehidupan pasca-penggusuran warga Jakarta.

Dalam situs http://watchdoc.co.id/, http://watchdoc.co.id/, trailer film itu 
menayangkan tentang kondisi kehidupan warga Bukit Duri yang tinggal di bantaran 
sungai dan digusur oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Film itu juga menceritakan kehidupan warga Teluk Jakarta yang tergusur akibat 
proyek reklamasi dan menayangkan cara warga menyampaikan aspirasinya.

Bukan hanya itu, film itu juga menayangkan janji Joko Widodo dan Basuki Tjahaja 
Purnama saat berkampanye menjadi calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 
2012 silam tentang penggusuran.

Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Documentary Days Rahma Indira Marino 
menyebut Unit Pelaksana Teknis (UPT) TIM merasa berisiko menayangkan film 
Jakarta Unfair dengan alasan area TIM merupakan pusat kesenian dan kebudayaan 
yang berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta.

"Sepertinya kurang suka dengan Jakarta Unfair," kata Rahma saat dihubungi 
CNNIndonesia.com, Sabtu (26/11).
 Lihat juga:Kronologi Batal Tayang Film Jihad Selfie dan Jakarta Unfair 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161126193125-20-175534/kronologi-batal-tayang-film-jihad-selfie-dan-jakarta-unfair/
Padahal, menurut Rahma, film itu tidak menyudutkan pihak manapun. Film 
dokumenter itu bertujuan memberikan pandangan lain tentang kondisi Indonesia 
saat ini.

Selain Jakarta Unfair, panitia penyelenggara juga membatalkan penayangan film 
Jihad Selfie. Film itu berkisah tentang seorang pemuda Aceh yang tertarik 
bergabung dengan ISIS melalui pengaruh dari sosial media.

Panitia penyelenggara, sebelumnya, memutuskan untuk membatalkan penayangan dan 
diskusi film dokumenter Jakarta Unfair dan Jihad Selfie yang rencanannya akan 
dilaksanakan pada hari ini dan esok hari, Minggu (27/11).

"Terpaksa dibatalkan karena adanya resiko keamanan yang ditakutkan oleh 
pengelola Taman Ismail Marzuki, Documentary Days 2016, dan pihak XXI Taman 
Ismail Marzuki," kata Rahma.

Rahma juga memohon maaf atas ketidaktransparanan panitia melalui media sosial 
mengenai alasan tidak diputarnya film Jakarta Unfair. "Meskipun demikian, 
pembatalan diskusi ini tidak akan menghentikan niat kami dalam mengembangkan 
festival film dokumenter ini," katanya. (rel)
 

 

Kirim email ke