Bugus bisa pasang titelnya didepan nama. Biasanya orang yang tidak punya gelar 
akademi pasang gelar turis agama.

From: mailto:[email protected] 
Sent: Monday, December 5, 2016 12:03 AM
To: Yahoo! Inc. ; Jaringan Kerja Indonesia ; DISKUSI FORUM HLD ; Yahoo! Inc. ; 
LISI ; GELORA_In ; Yahoo! Inc. ; Ib Gerpindo 
Subject: [GELORA45] Fw: Menteri Susi: Sekarang Pemimpin KKP Bergelar Doktor

  

 

Menteri Susi menyampaikan pidato ilmiah penganugerahan gelar doktor honoris 
causa
Liputan6.com, Semarang - Seorang perempuan bertoga berjalan tegap. Menilik 
garis wajahnya, ia sosok yang cenderung apa adanya. Langkah kakinya mantap saat 
menuju mimbar untuk menyampaikan pidato terkait gelar doktor honoris causa.
Sosok itu adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Perempuan 
berijazah formal SMP itu, hari ini resmi menyandang gelar doktor honoris causa 
bidang kebijakan, pembangunan, kelautan dan perikanan dari Universitas 
Diponegoro (Undip) Semarang.
Baca Juga
  a.. Menteri Susi: Dapat Gelar Doktor Honoris Causa, Saya Terharu 
  b.. Menteri Susi Dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip 
  c.. Aksi Damai 212 di Semarang
Meski garis wajahnya menyiratkan ketegasan dan kekerasan hatinya, namun Susi 
tetaplah seorang perempuan yang mudah terharu. Ia terlihat menitikkan air mata 
haru saat menerima gelar kehormatan itu.
Rektor Undip Semarang, Yos Johan Utama mengatakan pemberian gelar itu melalui 
proses yang panjang termasuk harus ada persetujuan dari senat dan para guru 
besar. Menteri Susi juga sudah melalui kajian ilmiah untuk memperoleh gelar 
doktor honoris causa.
"Berkat kebijakan beliau, telah mewujudkan kesejahteraan dan kedaulatan 
negara," kata Yos dalam pembukaan acara penganugerahan gelar doktor honoris 
causa di gedung Prof Soedarto, Undip, Sabtu (3/12/2016).
Saat membacakan pidato ilmiahnya, Menteri Susi memilih judul Pemberantasan 
Ilegal, Unreported, and Unregulated Fishing: Menegakkan Kedaulatan dan Menjaga 
Keberlanjutan untuk Kesejahteraan Bangsa Indonesia.
Dalam pidatonya itu, Susi menyebutkan sebelum ada moratorium yang dilakukannya, 
illegal, unreported, and unregulated fishing (IUU) di Indonesia menyebabkan 
kerugian sebesar US$ 20 miliar per tahun. Susi mengungkapkan segala upayanya 
untuk mengembalikan kedaulatan.
"Dampaknya, jumlah rumah tangga nelayan turun 50% dari 1,6 juta keluarga 
menjadi 800 ribu keluarga dalam kurun waktu 10 tahun, 2003-2013," kata Susi.
Susi yang rendah hati, tetaplah Susi seperti saat belum menjadi menteri. Bahkan 
Susi mengaku belum pantas mendapatkan gelar penghormatan itu. Ia juga bercerita 
dan bercanda soal riwayat pendidikannya yang hanya lulusan SMP dan menganggap 
dirinya tidak berpendidikan.
"Sekarang menteri yang memimpin lembaga ini seorang doktor honoris causa," kata 
Susi disambut tepuk tangan dan tawa tamu undangan.
Kembali naluri perempuan Susi sebagai ibu dari tiga anak terlihat saat 
mengucapkan terimakasih untuk ayahnya almarhum Ahmad Karlan, ibunya Suwuh 
Lasminah serta tiga anaknya. Ia juga berterimakasih kepada Presdien Joko Widodo 
yang sudah mengangkatnya sebagai menteri.
"Saya ucapkan terimakasih karena memberikan inspirasi. Dengan ini membuat saya 
lebih keras bekerja lagi. Dengan gelar doktor semoga saya lebih amanah," kata 
Susi.
Sembari menyeka air matanya, Susi masih melontarkan candaan. Ia mengatakan jika 
dulu banyak foto dia beredar saat menenggelamkan kapal dengan busana kasual 
biasa, ke depan ia berharap bisa lebih garang karena sudah memakai toga.
"Dulu saya tenggelamkan kapal pakai topi satgas 115, pakai rok biasa. Nanti ada 
foto saya menunjuk pakai toga, pasti lebih membuat takut lagi," canda Susi.
Dalam acara tersebut, hadir sejumlah tamu penting antara lain Menteri Riset, 
Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir, Menteri Kesehatan 
Nila F Moeloek, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan perwakilan dari TNI, 
Polri, serta perwakilandari kedutaan besar berbagai negara.

Kirim email ke