Gara-Gara Kasus Penistaan Agama, Ahok Tersohor di Seluruh Indonesia


  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
Gara-Gara Kasus Penistaan Agama, Ahok Tersohor di Seluruh Indonesia
 By PT. Rima News Indonesia Nama Ahok kini beken di seantero negeri  gara-gara 
kasus penistaan agama yang melilitnya menjadi pemberitaan med...  |   |

  |

  |

 14.8KDILIHAT/2SHARE/06:0709 DES 2016

Rimanews - Nama Ahok kini beken di seantero negeri  gara-gara kasus penistaan 
agama yang melilitnya menjadi pemberitaan media. Hasil jajak pendapat yang 
dilakukan Saiful Mudjani Research and Consulting, kemarin menunjukkan,  
masyarakat Indonesia setuju bahwa Ahok telah menista agama terkait ucapannya 
menyitir Surat Al Maidah 51 di hadapan warga Kepulauan Seribu, pada 27 
September lalu. Survei dilakukan di seluruh provinsi Indonesia dengan 
melibatkan warga yang sudah mempunyai hak pilih dalam Pemilu atau mereka yang 
sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei 
dilakukan.Baca Juga   
   - Ahok: Gus Dur Saja Dibully Gara-Gara Bela Saya
   - Ahok Bakal Gugat Penyabotase Daftar Pemilih
   - Tim Ahok Curiga Daftar Pemilih Disabotase
Sebanyak 45,2 persen responden menjawab setuju Ahok telah menistakan agama, 
21,5 persen, lainnya menjawab tidak setuju, dan 33,3 persen menjawab tidak 
tahu. Tapi menurut hasil survei tu, mayoritas masyarakat (85,5 persen) mengaku 
tidak tahu persis yang diucapkan Ahok di Kepulauan Seribu. Selain itu 87,1 
persen responden menjawab belum menonton rekaman video Ahok yang dianggap 
menista agama itu. "Hanya 12,9 persen warga yang pernah nonton video ucapan 
Ahok," kata pendiri SMRC Saiful Mujan.Ahok dan kasusnya memang fenomenal. 
Buntut dari kasus ini, jutaan umat Islam menggelar demo akbar pada 4 November 
2016 yang dikenal dengan Aksi Bela Islam II 411. SMRC kembali menggelar survei 
pada 22-28 November 2016 di 33 provinsi mulai Aceh sampai Papua dengan jumlah 
reponsen 1.220 orang dan diwawancarai dilakukan secara tatap muka. Jumlah 
responden beragama Islam 87,6 persen populasi, Katolik dan Protestan 10,6 
persen, sedangkan agama lainnya 2,4 persen.Hasilnya, sebanyak 42,9 persen 
masyarakat di seluruh Indonesia mendukung Aksi  4 November, yang menuntut 
polisi segera menjadikan Ahok tersangka penistaan agama, 16,4 persen responden 
menentang aksi 411, dan 37,7 persen responden menjawab netral dan 3 persen 
responden tidak menjawab atau tidak tahu. Namun, 79 persen responden mengetahui 
tentang mengetahui aksi 411 itu. Sementara pendapat masyarakat Indonesia saat 
ditanya apakah Presiden Joko Widodo akan ikut campur dalam kasus Ahok, masih 
berdasarkan hasil survei SMRC, mayoritas mereka (47,3 persen) tidak menjawab 
atau mengaku tidak tahu.Hanya sebanyak 23,1 persen responden yang percaya bahwa 
presiden mengintervensi proses hukum Ahok, dan 29,5 lainnya mengaku tidak 
percaya. Pada bagian lain survei, 50 persen lebih responden mengakui mengetahui 
bahwa Ahok telah meminta maaf atas ucapannya menyinggung surat surat Al Maidah 
51.Sebanyak 57,3 persen responden yakin permintaan maaf Ahok tulus dan harus 
dimaafkan, 29,1 persen lainnya menyatakan permintaan Ahok tidak tulus dan tidak 
bisa dimaafkan. Sisanya, 13,6 persen menyatakan tidak tahu."Dari yang tahu, 
jauh lebih sedikit yang tidak memaafkan," kata Saiful.







Kirim email ke