Aksi Solidaritas Untuk Ahok di Taman Kota Wina, Austria


  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
Aksi Solidaritas Untuk Ahok di Taman Kota Wina, Austria | dunia | DW.COM | ...
 By Deutsche Welle (www.dw.com) Pendukung Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama di Wina 
menggelar aksi solidaritas untuk menegaskan penolakan ...  |   |

  |

  |

 

Pendukung Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama di Wina menggelar aksi solidaritas 
untuk menegaskan penolakan terhadap politisasi agama. Sidang pengadilan 
terhadap Ahok akan dimulai minggu ini.Sekitar 30-an pendukung Gubernur DKI 
Basuki Tjahaja Purnama di Wina, Austria, menggelar aksi solidaritas hari Sabtu 
(10/12) di Taman Kota Wina.Peserta yang berdatangan pada siang hari ke taman 
kota itu menyatakan penolakan mereka terhadap politisasi agama dan penerapan UU 
Penodaan Agama kepada Basuki Tjahaja Purnama karena pidatonya di Pulau Seribu 
September lalu.

Setelah beraksi di bawah patung emas pemusik klasik Johann Strauss, rombongan 
kemudian menuju ke Gedung Parlemen Austria dan Balai Kota Wina untuk 
melanjutkan aksinya.Solidaritas untuk Ahok, menolak politisasi agamaAksi-aksi 
solidaritas untuk Ahok tidak hanya digelar di Austria, melainkan juga beberapa 
negara Eropa lain.Basuki Tjahaja Purnama diajukan ke pengadilan setelah polisi 
menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus penodaan agama (blasphemy) ketika 
berpidato di Pulau Seribu September lalu. Sebelumnya, kelompok-kelompok Islam 
ultra konservatif mendesak polisi untuk segera menetapkan Ahok sebagai 
tersangka dan menangkapnya.Kalangan pemerhati hukum dan politik meragukan delik 
yang disangkakan terhadap Ahok dan menilai, polisi dan pemerintah menyerah 
kepada tuntutan sekelompok massa karena khawatir akan tzerjadi kerusuhan.Basuki 
Tjahaja Purnama akan mulai disidangkan hari Selasa (13/12) di Pengadilan Negeri 
(PN) Jakarta Utara. Persidangan akan dipimpin oleh lima majelis hakim, yaitu 
Ketua PN Jakarta Utara Dwiarso Budi Santiarto sebagai Ketua Majelis Hakim 
dengann anggota: Jupriyadi, Abdul Rosyad, Joseph Rahantoknam, dan I Wayan 
Wirjana.Basuki Tjahaja Purnama hari Senin (12/12) menghadiri perayaan Maulid 
Nabi di Masjid Al-Huda, Jakarta Pusat.Dalam sambutannya ia meminta dukungan 
untuk persidangan besok di hadapan ratusan hadirin."Khususnya umat Islam di 
seluruh Indonesia saya juga minta dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk 
saya," kata Ahok.Dia berharap agar persoalan ini bisa cepat selesai, sehingga 
dia bisa kembali fokus membangun Jakarta.Salam dua jari di depan gedung 
parlemen AustriaKasus blasphemy ini mendapat sorotan internasional dan dinilai 
sebagai ujian bagi toleransi beragama di Indonesia. Pers internasional menyebut 
Ahok sebagai Gubernur Kristen yang sedang berada di bawah tekanan karena 
berusaha membersihkan korupsi."Jika dia dinyatakan bersalah, ini bisa menjadi 
langkah mundur terbesar untuk pluralisme dalam sejarah Indonesia," kata Tobias 
Basuki, peneliti dari Center for Strategic and International Studies di 
Jakarta."Pemerintah tidak bisa membiarkan terjadinya penghukuman oleh massa, 
karena ini akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi kita," kata Hendardi, 
Ketua Setara Institut yang sering melakukan penelitian tentang toleransi umat 
beragama di Indonesia   
   -    
AKSI DUKUNG AHOK-DJAROT DI WINA, AUSTRIA
   
Berdatangan ke Taman Kota Wina
Peserta aksi solidaritas berdatangan pagi hari ke Taman Kota dekat patung emas 
Johann Strauss.

123456.

Kirim email ke