Jumat, 9 Desember 2016 | 17:39 WIB

 
 Benarkah Tommy Soeharto Transfer Dana Makar ke Habib Rizieq? Ini Kata Kapolda 
Metro 
http://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2016/12/09/benarkah-tommy-soeharto-transfer-dana-makar-ke-habib-rizieq-ini-kata-kapolda-metro/
 

 Inilah bagan diduga donatur makar yang beredar di media sosial

 

 POJOKSATU.id, JAKARTA – Putra Presien ke-2 RI Soeharto, Tommy Soeharto 
disebut-sebut sebagai donatur gerakan makar. Bagan penyandang dana makar yang 
menempatkan Tommy Soeharto di posisi paling atas telah beredar di media sosial 
(medsos) sejak beberapa hari lalu.
 Dalam bagan tersebut, terdapat 20 orang yang disebut-sebut sebagai donatur 
makar. Dari 20 orang tersebut, 11 orang di antaranya sudah ditangkap dan 
ditetapkan sebagai tersangka pada 4 Desember 2016. Namun hanya tiga orang yang 
ditahan, delapan lainnya dilepas karena kooperatif saat menjalani pemeriksaan.
 
 Belum diketahui siapa yang membuat bagan donatur makar tersebut dan kapan 
diupload ke media sosial (medsos). Bahkan, orang pertama yang menyebarkan bagan 
donatur makar itu juga belum diketahui.
 Bagan donatur makar itu mengesankan bahwa Tommy Soeharto sebagai penyandang 
utama dana makar. Dana dari Tommy Soeharto dialirkan ke sejumlah tokoh, seperti 
Habib Rizieq, Bahtiar Nasir, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, hingga 
Sri Bintang Pamungkas.
 Dana tersebut ditransfer melalui Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana 
(SSC), Firza Husein. Firza sendiri telah ditangkap pada 4 Desember 2016 di 
Hotel San Pasific Jakarta, pukul 04.30 WIB. Penangkapan Firza hampir bersamaan 
dengan penangkapan 10 tokoh dan aktivis yang juga disangka makar.
 Benarkah Tommy Soeharto merupakan penyandang dana makar dan mentransfer 
sejumlah dana ke tokoh yang diduga makar? Hingga kini teka-teki itu belum 
terjawab.
 Namun Polda Metro Jaya telah menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama 
dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri 
aliran dana makar.
 
 Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan menerangkan, dia memang telah 
melihat gambar skema pendana makar yang beredar di media sosial.
 Dari gambar itu diketahui orang yang menjadi sumber dana adalah Hutomo Mandala 
Putra alias Tommy Soeharto. Namun, Iriawan tak mau berspekulasi sebelum 
menemukan bukti kuat.
 “Ya jangan dulu lah, kalau belum jelas ya jangan dispkeluasi macam-macam,” 
ucap Iriawan di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (9/12).
 
 Saat disinggung apakah kemungkinan benar Tommy Soeharto terlibat dalam aksi 
makar itu, Iriawan berharap tidak ada yang saling menuduh di perkara ini.
 “Bukan, belum lah belum. Itu kata siapa? Gak boleh lah nuduh orang. Perlu 
bukti dong. Jangan nuduh,” tegas Iriawan.
 Namun menurut Iriawan, tak menutup kemungkinan informasi yang beredar di 
medsos itu benar. Karena itu, pihaknya akan melakukan penelusuran untuk 
membuktikan apakah info itu benar atau hoax.
 “Nanti kalau sudah ada baru kita buka. Kalau gambar orang bisa buka, semua 
juga bisa. Jangan percaya media sosial ya. Menyesatkan lah. Kalau orang enggak 
terlibat lalu dituduh, kan gak enak,” terang mantan Kapolda Jawa Barat ini.
 Seperti diketahui, Polri telah menetapkan sejumlah tokoh sebagai tersangka 
upaya makar. Antara lain Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Rachmawati 
Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein dan Sri Bintang Pamungkas.
 
 (one/elf/jpg/pojoksatu)
 

Kirim email ke