Makna Salam Dua Jari Ahok di Persidangan 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161227112430-12-182326/makna-salam-dua-jari-ahok-di-persidangan/
 Raja Eben Lumbanrau, CNN Indonesia
 Selasa, 27/12/2016 11:54 WIB
 
 

 
 Cagub DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 
menyampaikan salam dua jari sebanyak dua kali di persidangan perkara penistaan 
agama. (EPA/Bagus Indahono/Pool)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki 
Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan salam dua jari sebanyak dua kali, di 
awal dan akhir persidangan kepada para pengunjung sidang serta awak media. 

Sidang perkara penistaan agama dengan terdakwa Ahok dimulai sekitar pukul 09.00 
WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa 
(27/12). Majelis hakim kemudian memanggil Ahok untuk masuk dalam persidangan 
dan duduk di kursi terdakwa atau saksi. 

Saat Ahok duduk, majelis hakim mempersilakan satu menit bagi Ahok untuk difoto 
oleh awak media. Dengan mengenakan batik Truntum Mangkoro berwarna ungu, Ahok 
membalikan badan ke arah pengunjung. Ia tersenyum, lalu mengangkat tangan 
kirinya, bukan untuk melambaikan tangan, tapi membentuk salam dua jari.

Hal yang sama dilakukan oleh Ahok usai majelis hakim membacakan putusan sela. 
Usai menyalami para hakim, Ahok mendatangi kursi para jaksa. Kemudian, Ahok 
menyalami mereka satu persatu dengan tersenyum. 
 

 Sebelum meninggalkan ruang sidang, Ahok kembali menghadap para pengunjung dan 
awak media. Ia mengangkat tangannya untuk kembali menyampaikan salam dua jari.

Salam dua jari merupakan simbol kampanye Ahok dalam pemilihan calon gubernur 
DKI Jakarta. Di setiap kunjungannya ke warga DKI, Ahok sering menyampaikan 
salam dua jari ke warga.

Menurut pengamat politik Universitas Indonesia Cecep Hidayat, terdapat dua 
makna dibalik simbol salam dua jari Ahok di awal dan akhir persidangan.

Makna pertama berada dalam koridor pemilihan calon gubernur DKI Jakarta. 
Menurut Cecep, Ahok memanfaatkan momen tersebut untuk kepentingan kampanye.

Salam dua jari, kata Cecep, untuk meningkatkan dukungan warga kepadanya dalam 
Pilgub dan sebagai peringatan kepada para pendukungnya agar tetap solid 
walaupun majelis hakim menolak eksepsi Ahok dan penasihat hukumnya. 

"Ahok calon nomor urut dua, simbol kampanyenya salam dua jari dan itu 
ditunjukan di persidangan. Saya mengira itu berhubungan dengan konteks pilgub 
DKI setidaknya. Itu salam sengaja sebagai tanda untuk menyatukan ikatan 
pemimpin dengan pendukungnya, membangun spirit bersama kalau kita nomor dua," 
kata Cecep. 

Menurut Cecep, Ahok terlihat memanfaatkan posisinya sebagai terdakwa untuk 
menyerok suara.

Makna kedua, menurut Cecep, salam dua jari berada dalam konteks perkara hukum 
yang sedang dihadapi Ahok. Menurutnya, salam dua jari sebagai lambang 
kemenangan dan perdamaian, serta untuk mengingatkan kembali ke masyarakat bahwa 
Ahok tetap kuat menjalani persidangan.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menolak eksepsi Ahok. Persidangan 
Ahok dengan demikian dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi dan pembuktian 
dakwaan.

Agenda berikutnya, yaitu pemeriksaan saksi, akan berlangsung di gedung 
Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa, 3 Januari 
2017, pukul 09.00 WIB.(rel/gil)

 

 

Kirim email ke