Pada Selasa, 27 Desember 2016 3:09, "'Sunny' [email protected] 
[nasional-list]" <[email protected]> menulis:
 

     
http://www.suara-islam.com/read/index/20862/-Sinisme-Media-Barat-terhadap-Aksi-Bela-Islam
 
Sinisme Media Barat terhadap Aksi Bela Islam
Selasa, 20/12/2016 08:34:34 | Dibaca : 3647  Massa Aksi 212 di Kawasan Monas 
Jakarta [foto: Viva.co.id]  Media-media Barat mayoritas mendukung Ahok. Mereka 
menganggap aksi-aksi yang menjerumuskan Ahok ke sidang pengadilan, adalah aksi 
dari Muslim garis keras (hard-line Muslims). Lihatlah opini media Time 
memberitakan perkembangan kasus Ahok: “Kaum Muslim garis keras yang menentang 
naiknya Ahok sebagai pejabat tertinggi di ibukota Jakarta menuduh ia telah 
menghina Islam dalam pidatonya pada tanggal 27 September.  Saat itu, ia berkata 
bahwa kaum konservatif yang mengutip ayat Al-Quran untuk menyatakan orang 
Kristen tidak boleh menjadi pemimpin tidaklah berkata jujur. Ucapnya: “Kan bisa 
saja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya. Karena dibohongin pakai 
surat Al Maidah 51 macem-macem gitu lho. Itu hak bapak ibu, ya.” (Transkrip dan 
video pidatonya yang diedit dan dipelintir ucapannya kemudian menjadi viral dan 
turut memanasi kemarahan publik.) Selama dua bulan terakhir, Front Pembela 
Islam (FPI) dan kelompok garis keras Islam lainnya memimpin tiga demo masif 
yang melumpuhkan pusat kota Jakarta. Mereka menuntut Gubernur Ahok untuk 
dipenjara dan bekas atasannya, Presiden Joko “Jokowi” Widodo, untuk diturunkan 
dari jabatannya. (Partai Jokowi, PDI-P, mendukung Ahok di pemilihan gubernur 
tahun depan.) Pada tanggal 2 Desember, Jokowi malah ikut menghadiri sholat 
dengan para demonstran — keputusan ini membantu menurunkan tekanan politik yang 
ditujukan kepada dirinya tapi juga beresiko memberikan legitimasi ke sentimen 
anti Ahok dan anti Tionghoa. “The Politics of Mobocracy,” begitu judul sampul 
majalah Tempo English minggu lalu yang ditulis di atas foto demo besar-besaran 
tersebut.” Di akhir tulisannya Time menulis : “Pengadilan Ahok, seperti 
judicial review di MK, adalah ujian atas komitmen Indonesia terhadap prinsipnya 
sebagai negara yang sekuler, inklusif dan toleran. Sejauh ini, Indonesia gagal 
dalam test ini.” BBC hampir sama dengan Time. Situs BBC, 13 Desember 2016 
menulis: “Rights groups say the authorities have set a dangerous precedent in 
which a noisy hardline Islamic minority can influence the legal process, says 
the BBC's Rebecca Henschke in Jakarta.
In the streets outside court, hundreds of demonstrators, mostly men, gathered 
to protest. "Jail Governor Ahok now," they chanted. They punched their fists in 
the air and shouted: "We must defend Islam from those who insult the holy 
book." It was a much smaller crowd than the huge demonstrations in Jakarta in 
recent weeks, but the anger remained the same. From a lorry, Islamic hard-line 
leaders made provocative speeches calling the governor a pig, and the crowd 
laughed when they mocked his Chinese appearance. One speaker turned to police 
officers standing guard and warned them that if Governor Ahok were not jailed, 
they would take matters into their own hands.” (Kelompok-kelompok HAM 
mengatakan pihak berwenang telah menetapkan preseden yang berbahaya di mana 
minoritas Islam garis keras bising dapat mempengaruhi proses hukum, kata 
wartawan BBC Rebecca Henschke di Jakarta. Di jalan-jalan di luar pengadilan, 
ratusan demonstran, kebanyakan laki-laki, berkumpul untuk memprotes. "Penjara 
Gubernur Ahok sekarang," teriak mereka. Mereka meninju tinju mereka di udara 
dan berteriak: ". Kita harus membela Islam dari orang-orang yang menghina kitab 
suci." Itu kerumunan jauh lebih kecil daripada demonstrasi besar di Jakarta 
dalam beberapa pekan terakhir, namun kemarahan tetap sama. Dari sebuah truk, 
pemimpin garis keras Islam berpidato provokatif memanggil gubernur babi, dan 
kerumunan tertawa ketika mereka mengejek penampilan Cina-nya. Salah satu 
pembicara berpaling ke polisi penjaga berdiri dan memperingatkan mereka bahwa 
jika Gubernur Ahok tidak dipenjara, mereka akan mengambil masalah ke tangan 
mereka sendiri.”) Situs CNN tak jauh beda. Terkait aksi 2 Desember 2016, CNN 
hanya menyebut jumlah yang demo 200 ribu. “Indonesia: 200,000 protest Christian 
governor of Jakarta,”judul tulisan kantor berita terbesar di dunia ini.  CNN 
juga menuduh bahwa Islam garis keras yang menentang Ahok. “An ethnic Chinese 
Christian, Ahok is currently under investigation by Indonesian police over a 
speech he gave in which hardline Islamists claim he insulted the Quran (Seorang 
Kristen beretnis Cina, Ahok saat ini sedang diselidiki polisi Indonesia karena 
pidatonya yang menurut kaum Islam garis keras ia telah menghina Al 
Qur’an),”kata CNN. Sementara itu, VOA menganalisa agar presiden Jokowi 
hati-hati dengan munculnya Islam Politik di negeri ini. Tindakan presiden hadir 
dalam aksi 212 itu, hanya menguntungkan Jokowi dalam jangka pendek.  
"(Presiden) Jokowi mungkin memiliki keuntungan taktis dalam jangka pendek. 
Namun pada jangka panjang, Jokowi, pemerintahannya dan polisi telah memainkan 
permainan yang berbahaya. Akibatnya, Islam politik telah dikooptasi oleh 
kelompok garis keras dan Muslim yang progresif telah dipinggirkan," ujar Tobias 
Basuki, analis di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) 
Jakarta.  #yiv6954786299 #yiv6954786299 -- #yiv6954786299ygrp-mkp {border:1px 
solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-mkp #yiv6954786299hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-mkp #yiv6954786299ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-mkp .yiv6954786299ad 
{padding:0 0;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-mkp .yiv6954786299ad p 
{margin:0;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-mkp .yiv6954786299ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-sponsor 
#yiv6954786299ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-sponsor #yiv6954786299ygrp-lc #yiv6954786299hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-sponsor #yiv6954786299ygrp-lc .yiv6954786299ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6954786299 #yiv6954786299actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6954786299
 #yiv6954786299activity span {font-weight:700;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv6954786299 #yiv6954786299activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6954786299 #yiv6954786299activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv6954786299 #yiv6954786299activity span 
.yiv6954786299underline {text-decoration:underline;}#yiv6954786299 
.yiv6954786299attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv6954786299 .yiv6954786299attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv6954786299 .yiv6954786299attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6954786299 .yiv6954786299attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6954786299 .yiv6954786299attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv6954786299 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv6954786299 .yiv6954786299bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6954786299 
.yiv6954786299bold a {text-decoration:none;}#yiv6954786299 dd.yiv6954786299last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6954786299 dd.yiv6954786299last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6954786299 
dd.yiv6954786299last p span.yiv6954786299yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv6954786299 div.yiv6954786299attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv6954786299 div.yiv6954786299attach-table 
{width:400px;}#yiv6954786299 div.yiv6954786299file-title a, #yiv6954786299 
div.yiv6954786299file-title a:active, #yiv6954786299 
div.yiv6954786299file-title a:hover, #yiv6954786299 div.yiv6954786299file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6954786299 div.yiv6954786299photo-title a, 
#yiv6954786299 div.yiv6954786299photo-title a:active, #yiv6954786299 
div.yiv6954786299photo-title a:hover, #yiv6954786299 
div.yiv6954786299photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6954786299 
div#yiv6954786299ygrp-mlmsg #yiv6954786299ygrp-msg p a 
span.yiv6954786299yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6954786299 
.yiv6954786299green {color:#628c2a;}#yiv6954786299 .yiv6954786299MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv6954786299 o {font-size:0;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299photos div {float:left;width:72px;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6954786299
 #yiv6954786299reco-category {font-size:77%;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299reco-desc {font-size:77%;}#yiv6954786299 .yiv6954786299replbq 
{margin:4px;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-mlmsg select, #yiv6954786299 input, #yiv6954786299 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-mlmsg pre, #yiv6954786299 code {font:115% 
monospace;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-mlmsg #yiv6954786299logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-msg 
p#yiv6954786299attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-reco #yiv6954786299reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-sponsor 
#yiv6954786299ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-sponsor #yiv6954786299ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-sponsor #yiv6954786299ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv6954786299 #yiv6954786299ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6954786299 
#yiv6954786299ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv6954786299 

   

Kirim email ke