SURVEI, Ahok Jadi Tokoh Paling Moncer di Media Selama 2016 http://jateng.tribunnews.com/2016/12/30/survei-ahok-jadi-tokoh-paling-moncer-di-media-selama-2016 Jumat, 30 Desember 2016 22:38
TRIBUNJATENG.COM - Siapa gubernur paling sering disorot media di tahun 2016? Sebagaimana survei oleh INDONESIA INDICATOR menyebutkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok Gubernur DKI menjadi paling moncer di media selama tahun 2016. Beberapa faktor yang menyebabkan ekspos mengenai Ahok sangat tinggi adalah karena posisinya sebagai gubernur di DKI Jakarta, sikapnya yang selalu mengundang reaksi publik baik pro dan kontra, posisinya di pilkada DKI, serta isu dugaan penistaan agama yang dialaminya. Basuki rata-rata diberitakan sebesar 23.153 pemberitaan setiap bulannya. Puncak pemberitaan mengenainya terjadi di bulan November, yakni sebesar 62.003 pemberitaan. Ia bahkan mengalahkan pemberitaan Presiden Jokowi di waktu yang sama, yakni 47.593 berita. Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersiap menjalani sidang kasus penodaan agama yang melibatkan dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menggunakan bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016). Sidang kali ini merupakan sidang Ahok yang ketiga dengan agenda putusan sela hakim. Selain sebagai gubernur paling banyak dibicarakan media, Basuki juga merupakan Top Influencer 2016 dalam riset ini. Top Influencer adalah figur yang memiliki jumlah pernyataan paling banyak dikutip oleh media. Dalam hal ini, pernyataan-pernyataan Basuki banyak dikutip oleh media – yang bahkan jumlahnya melampaui pernyataan Presiden Jokowi yang dikutip oleh media. Posisi berikutnya berturut-turut ditempati oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Sumsel Syahrul Yasin Limpo, Erry Nuradi, Alex Noerdin, Soekarwo, Rano Karno, Zumi Zola, serta Rustam Effendi. Data ini merupakan hasil survei selama 1 Januari hingga 5 Desember 2016 sebagaimana rilis dikirim oleh Rustika Herlambang, Direktur Komunikasi Indonesia Indikator. (*)
