2017 Hong Kong New Year Countdown Fireworks


https://www.youtube.com/watch?v=BV0Qbg7Iayk



Ledakan tewaskan 29 orang di Baghdad
Minggu, 1 Januari 2017 08:16 WIB | 1.455 Views
 
Warga berkumpul di lokasi ledakan bom truk di tengah pasar yang sibuk di 
Baghdad, Kamis (13/8). (REUTERS/Wissm Al- Okili )
Baghdad (ANTARA News) - Ledakan tiga bom menewaskan 29 orang di Baghdad pada 
Sabtu (31/12) sementara pertempuran meningkat di kota bagian utara Mosul, 
tempat pasukan pemerintah Irak berusaha mengusir militan ISIS dari benteng 
pertahanan terakhir mereka di negeri itu.

Ledakan-ledakan itu, termasuk satu serangan bunuh diri, mengoyak satu pasar 
sibuk di kawasan Sinak menurut polisi.

Kantor berita pro-ISIS mewartakan bahwa targetnya adalah penganut Syiah yang 
dianggap ingkar oleh militan.

Ledakan ketiga terjadi kemudian dan menewaskan empat orang di Distrik New 
Baghdad, tempat satu minibus penuh peledak meledak di sebuah jalanan komersial 
sibuk menurut polisi dan petugas medis.

ISIS terus melancarkan serangan ke Ibu Kota yang dibentengi bahkan setelah 
kehilangan sebagian besar wilayah di utara dan barat negeri yang mereka rebut 
tahun 2014 menurut warta kantor berita Reuters.



Editor: Maryati





35 tewas dalam serangan di kelab malam Istanbul
Minggu, 1 Januari 2017 07:52 WIB | 2.792 Views
 
Ambulans berbaris di satu jalan menuju kelab malam tempat serangan penembakan 
terjadi saat pesta Tahun Baru di Istanbul, Turki pada 1 Januari 2017. (Ismail 
Coskun/Ihlas News Agency via REUTERS)
Istanbul (ANTARA News) - Sedikitnya 35 orang tewas dan 40 lainnya terluka 
ketika seorang penyerang melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang sedang 
bersuka ria merayakan Tahun Baru di sebuah kelab malam di Istanbul pada Minggu 
menurut Gubernur Istanbul Vasip Sahin.

Penyerang menembak seorang polisi dan seorang warga saat masuk ke kelab yang 
berada di Distrik Ortakoy di Istanbul sebelum melepaskan tembakan di dalam 
gedung, kata Sahin sebagaimana dikutip kantor berita Reuters. 

Televisi Turki, NTV, mewartakan bahwa ketika serangan itu berlangsung ada 500 
sampai 600 orang di kelab malam itu.

Sahin menyebut penembakan di kelab malam Reina yang berada di pantai Selat 
Bosphorus di Distrik Ortakoy yang padat penduduk itu sebagai serangan teroris.

"Seorang teroris dengan senjata berjangkauan panjang...secara brutal 
melancarkan serangan dengan menembakkan peluru ke orang-orang tak berdosa yang 
hanya merayakan Tahun Baru dan bergembira," kata Sahin kepada para pewarta di 
tempat kejadian.

Televisi CNN Turk melaporkan bahwa saat kejadian pukul 01.15 beberapa orang 
menceburkan diri ke air Selat Bosphorus untuk menyelamatkan diri dan kemudian 
diselamatkan oleh polisi.

Puluhan ambulans dan kendaraan polisi dikerahkan ke kelab malam yang berada di 
kawasan kosmopolitan di bawah satu dari tiga jembatan penyeberangan Bosphorus, 
dan rumah bagi klub, restoran dan galeri seni tersebut.

Reina adalah salah satu kelab malam terkenal Istanbul yang populer di kalangan 
warga lokal mau pun turis.

Turki, bagian dari koalisi pimpinan Amerika Serikat yang memerangi ISIS, 
menghadapi banyak ancaman keamanan termasuk tumpahan dari perang di negara 
tetangga Suriah.

Negara itu sudah mengalami serangan berulang dan pengeboman yang disalahkan 
pada ISIS dan militan Kurdi dalam beberapa bulan terakhir.



Editor: Maryati


Kirim email ke