Lebih baik pakai penanggalan Arab. Jadi tahun barunya bisa Halal
dirayakan......

2017-01-02 3:48 GMT+01:00 'Sunny' [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> http://www.suara-islam.com/read/index/20965/Nasihat-
> Ulama--Jangan-Rayakan-Malam-Tahun-Baru
>
>
> *Nasihat Ulama: Jangan Rayakan Malam Tahun Baru*
>
> Sabtu, 31/12/2016 17:25:18 | Dibaca : 6731
> Facebook  Twitter  Gplus
>
> KH Didin Hafisdhuddin saat memberikan tausiyah dalam tabligh akbar di
> Bogor. (foto: suara islam)
>
> Bogor (SI Online) - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia
> (MUI) Prof Dr KH Didin Hafidhuddin mengingatkan umat Islam untuk tidak
> merayakan tahun baru masehi.
>
> "Malam tahun baru kita sepikan saja, jangan ada kegiatan kecuali ibadah,"
> ujar Kyai Didin dihadapan ribuah jamaah tabligh akbar Gerakan Nasional
> Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bogor di Masjid Raya
> Bogor, Sabtu (31/12/2016).
>
> Menurutnya, jangan sampai umat Islam ikut-ikutan menunggu pergantian tahun
> apalagi sambil berpesta maksiat, "Itu semua disaksikan malaikat, dan akan
> dibenci malaikat," jelasnya.
>
> Dihadapan sejumlah pejabat pemerintahan yang hadir, Kyai Didin juga
> mengingatkan mereka agar tidak perlu memfasilitasi peringatan malam tahun
> baru. "Jangan ada kegiatan ramai-ramai apalagi kegiatan yang judulnya
> menyambut tahun baru, itu tidak perlu," pesannya.
>
> Saat ini, kata Kyai Didin, negara kita sedang banyak musibah, "Dan negara
> juga sedang banyak masalah, kita tidak tahu kemana arah kebijakan negeri
> ini," jelasnya.
>
> "Oleh karena itu kita harus kembali ke jalan Allah SWT," imbaunya.
>
> Pesan Kyai Didin, dalam mempertahankan energi positif pasca aksi 212, kita
> harus meningkatkan gerakan memakmurkan masjid.
>
> 
>

Kirim email ke