Anies Baswedan Temui Rizieq Shihab, Netizen Heboh 
https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/01/02/348831774/anies-baswedan-temui-rizieq-shihab-netizen-heboh
 SENIN, 02 JANUARI 2017 | 06:56 WIB
 
 Salah satu kandidat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan 
seminar yang digelar Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, 1 Januari 
2017. (Twitter.com)

 TEMPO.CO, Jakarta - Kehadiran calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 
menemui Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di markas pusat FPI, 
di Petamburan, Jakarta Pusat, membuat kalangan netizen gaduh. Nama Anies pun 
masuk dalam trendic topic Twitter Indonesia dengan tagar #FPIDukungAnies.

Ada yang kontra ada yang pro. Bahkan kalangan yang kontra dengan Anies sampai 
membuat tagar #FPIDukungAnies untuk menyerang kandidat gubernur nomor tiga itu.

Baca juga:Tim Sukses Agus-Sylviana Bantah Tersangka Makar Jamran Anggotanya 
https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/01/02/304831770/tim-agus-sylviana-bantah-tersangka-makar-jamran-anggotanyaAnies
 sebenarnya datang untuk acara diskusi yang dibuat  oleh FPI dengan tema 
'Mengenal Ideologi Trans-Nasional di Era Globalisasi: Pengaruhnya terhadap 
Ahlussunnah wal Jamaah dan NKRI. Adapun pembicara utama dalam diskusi itu, 
yakni Prof. Dr. Mohammad Baharun Dr. Abdul Chair Ramadhan, serta Dr. Hidayat 
Nur Wahid. Dalam akun Twitter resmi FPI, Ketua FPI Rizieq menyebut diskusi itu 
untuk mencegah ideologi yang tak sesuai dengan umat Islam yang berkembang di 
Indonesia.

Dalam kesempatan itu, seperti disampaikan akun Twitter FPI, Anies  
mengklarifikasi sejumlah fitnak kepada dirinya antara lain Anies dituduh 
sebagai pemeluk Syiah, Wahabi, dan Islam Liberal Anies menegaskan, “Saya 
seorang ahlu sunnah wal jamaah, bukan yang lain.”

Dalam pidato-pidato sebelumnya, termasuk di kantor Tempo.co, Anies selalu 
menjelaskan dia sudah kenyang mendapat fitnah dari sana-sini. “Ketemu kelompok 
ini difitnah, ketemu kelompok itu difitnah,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dia mengaku pernah difitnah sebagai orang Syiah sekaligus difitnah sebagai 
penganut Wahabi. Padahal Syiah dan Wahabi kan bermusuhan. “Aneh bukan?” katanya 
saat di kantor Tempo.

Menurut Anies, bertemu dengan banyak kelompok, menghadiri undangan berbagai 
diskusi merupakan salah satu pesan yang dibawa oleh pasangan Anies-Sandi. “Kami 
ini pasangan yang terbuka, bisa bertemu, berdialog dan bertukar pikiran dengan 
berbagai pihak, dengan siapa saja. Karena itu undangan diskusi dan dialog 
lintas isu hampir selalu kami hadiri,” kata Anies. 

Dia menambahkan, "Jakarta untuk semua, dan setiap warga Jakarta berhak 
berdiskusi dengan pasangan calon Anies-Sandi," katanya.


 Namun, pertemuan Anies dan Ketua FPI Rizieq Shihab ini dimanfaatkan untuk 
kelompok kontra Anies. Mereka menyerang dengan membuat tagar #FPIDukungAnies. 
Tagar ini menjadi terpopuler nomor ke-8 di Twitter Indonesia. Tagar ini dalam 
12 jam terakhir mempunyai potensi dilihat oleh 154 ribu akun da nada 82 akun 
yang berkontribusi terhadap tagar ini.


 
Salah satu akun pendukung calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama, @PartaiSocmed 
misalnya menulis, “Terimakasih teman2. Kalian memang baik hati dan suka 
menolong. Malam ini berhasil menolong Pak Anies agar #FPIdukungANIES 
https://tweetreach.com/reach?q=%23FPIdukungANIES…”

Namun, FPI membantah bawa mereka secara resmi mendukung Anies Baswedan. “Kami 
hanya menganjurkan memilih calon gubernur muslim yang amanah,” kata siaran pers 
FPI dalam laman Twitternya.

Dalam akun Twitternya, FPI menulis, “STRES, Ahoker bikin hestek #FPIDukungAnies 
https://tweetreach.com/reach?q=%23FPIDukungAnies, padahal baru kemarin ngotot 
opinikan #FPIDukungAHY https://tweetreach.com/reach?q=%23FPIDukungAHY. Tidak 
apa, yg penting bkn dukung TERDAKWA .”

Anies sendiri belum mengeluarkan pernyataan apa-apa soal tagar #FPIDukungAnies 
yang menjadi trending topic. Dia hanya menulis, "Saya posting apa pun dijawab 
om telolet om. Kalau saya posting ini apa komen mereka ya?" tanya Anies dengan 
nada bercanda.

TWITTER | ANT | BS



 

 

Kirim email ke