Kasihan juga rakyat kecil yang mengandalkan 1 piring nasi dari penjualan trompet. Kalau sudah begini anak dan istrinya dikasi makan apa?
From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Tuesday, January 03, 2017 2:19 AM To: [email protected] Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Tahun Baru Yang Menyedihkan Bagi Penjual Terompet Tahun Baru Yang Menyedihkan Bagi Penjual Terompet<http://www.jpnn.com/news/tahun-baru-yang-menyedihkan-bagi-penjual-terompet> Selasa, 03 Januari 2017 — 01:03 WIB [Tahun Baru Yang Menyedihkan Bagi Penjual Terompet - JPNN.COM] JPNN.com – Perayaan tahun baru 2017 tak memberi kebahagiaan bagi para penjual terompet di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Pasalnya, penjualan terompet pada perayaan pergantian tahun kali ini tak menggembirakan. Dalam sehari, penjual hanya bisa melepas dua terompet ke pembeli. Marso, salah seorang penjual terompet mengaku kesulitan mencari pembeli. Padahal, dia sudah berjualan beberapa hari sebelum malam pergantian tahun. "Yah namanya juga mencari rezeki, Mas. Ada pasang surutnya. Tapi tahun ini rasanya benar-benar berbeda," ungkapnya. Senada dengan Marso, salah seorang pedagang lainnya, Yaja, juga menjelaskan hal yang sama. Penjuala terompet anjlok meski dia sudah mencoba banting harga. "Beli dua, cuma Rp 10 ribu. Tapi masih sulit juga nyari pembeli," ujar Yaja. (war/ema)
