Naiknya nggak tanggung-tanggung 2-3 kali lipat, sambil beli rombongan makanan 
kaki lima. haiya....
 Sementara yg rame jadi pembicaraan betapa dekatnya sang presiden dgn rakyat 
kecil.
 

 ---
 Pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan biaya pengurusan surat-surat 
kendaraan antara dua hingga tiga kali lipat. Keputusan ini tertuang dalam 
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas 
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB). Dana peroleh pun secara otomatis akan 
masuk ke dalam APBN sektor PNBP.

 ...
 Rabu, 4 Januari 2017 - 18:52 wib

 Biaya Surat Kendaraan Naik, Sri Mulyani: Ini Untuk Tingkatkan Layanan 
Masyarakat 
http://economy.okezone.com/read/2017/01/04/20/1583311/biaya-surat-kendaraan-naik-sri-mulyani-ini-untuk-tingkatkan-layanan-masyarakat
 
 Ilustrasi : Okezone



 

 Dedy Afrianto
 Jurnalis

 

 BOGOR - Pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan biaya pengurusan 
surat-surat kendaraan antara dua hingga tiga kali lipat. Keputusan ini tertuang 
dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif 
atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB). Dana peroleh pun secara otomatis 
akan masuk ke dalam APBN sektor PNBP.
 

 Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, kebijakan ini salah satunya disebabkan 
karena sudah cukup lama biaya pengurusan surat-surat kendaraan tak mengalami 
penyesuaian. Untuk itu, tarif yang diajukan pun naik hingga tiga kali lipat.
 "Jadi sudah tujuh tahun tidak pernah dilakukan perubahan. Jadi kalau ada 
penyesuaian itu adalah dari sisi kewajaran berapa banyak ‎untuk melakukan 
pelayanan itu dan termasuk perbaikan dari sisi pelayanan," jelasnya di Istana 
Bogor, Rabu (4/1/2016).
 Sri Mulyani pun menegaskan bahwa program ini nantinya akan berdampak pada 
peningkatan layanan kepada masyarakat. Tak hanya dari sisi transportasi. 
Peningkatan layanan pun juga akan terdapat pada sektor lainnya mengingat dana 
ini akan masuk ke setoran penerimaan APBN.
 "Jadi PNBP‎ itu kan seluruh K/L yang memberikan jasa kepada masyarakat kan dia 
memungut, katakanlah seperti membuat paspor dan lain-lain. Kalau servis lebih 
baik, dari sisi investasi teknologi, bisnis proses, ketertiban itu semua 
menjadi alasan bahwa tarif bisa disesuaikan," jelasnya.

 (rai)
 
 
 

Kirim email ke