Jaman sudah berubah dan modern, untuk bisa maju kita tidak usah blok-blokan kita cari selamat saja Jika kita terlalu ektrim maka akan sangat kacaulah ekonomi dan situasi negara kita Sudah terbukti jaman orla kita terlalu ektrim, ekonomi kita kacau serta negera juga kacau tahun 1960 Kita ditengah-tengah saja supaya negara aman dan damai Kalau di hindu ada tantra (cerita rakyat) bagaiman si rubah bisa memakan bangkai harimau dan weldebis/kerbau ketika dua duanya mati karena bertempur. Saat harimau menggigit punggung weldebis/kerbau dari bawah weldebis/kerbau menusuk leher sang harimau dengan tanduknya
-----Original Message----- From: Lusi D. [mailto:[email protected]] Sent: Saturday, January 07, 2017 6:31 PM To: [email protected]; [email protected]; Chan CT; Tatiana Lukman; [email protected]; DISKUSI FORUM HLD; GELORA_In; Daeng; Roeslan; Gol; Rachmat Hadi-Soetjipto; Mitri; Jonathan Goeij; Harry Singgih; Lingkar Sitompul; Ronggo A.; Ajeg; Mang Broto; Marsiswo Dirgantoro; Farida Ishaja; [email protected]; Billy Gunadi; N. Nugroho; [email protected]; Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia]; [email protected]; [email protected]; C. Manuputty; Oman Romana Subject: [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Duterte Minta Rusia Jadi Sekutu dan Pelindung Filipina ; Dampigi Anies-Sandi, Prabowo Datangi Kampung Akuarium Dulu ketika rezim imperialis AS mendukung kaum pemberontak PRRI sekitar tahun 1957-1959-an melalui pernyataannya akan mengirim angkatan lautnya dengan alasan untuk melindungi warganegaranya yang ada di wilayah daerah pemberontakan, Menlu RI Subandrio juga menyatakan akan mengundang armada Angkatan Laut Uni Soviet kalau Armada ke-7 AS berani memasuki wilayah Republik Indonesia. Dan AS akhirnya mengurungkan niatnya mau masuk wilayah perairan Indonesia. Yang terjadi, Armada ke-7 AS berhenti untuk berlabuh dan berpangkal di Singapore yang memang dijadikan pangkalan perang AS untuk wilayah Asia Tenggara. Para mahasiswa Indonesia yang ketika itu sedang terbang dengan pesawat Garuda Indonesian Airways untuk melanjutkan studi ke Eropa bisa dengan jelas melihat deretan kumpulan kapal perang armada ke-7 AS itu ketika pesawat terbang yang ditumpanginya mau transit landing di Singapore. Suatu pemandangan yang tidak bisa dilupakan bagaimana imperialis AS sudah sejak dulukala mengincar wilayah Indonesia untuk dijadikan pangkalan perang mereka. Am Sat, 7 Jan 2017 17:04:48 +0800 schrieb "'Chan CT' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>: > Duterte Minta Rusia Jadi Sekutu dan Pelindung Filipina > C-5 | Sabtu, 7 Januari 2017 | 12:02 > > http://sp.beritasatu.com/home/duterte-minta-rusia-jadi-sekutu-dan-pelindung-filipina/117904 > > Laksamana Angkatan Laut Rusia, Eduard Mikhailov (kanan depan) > mendampingi Presiden Filipina Rodrigo Duterte (kedua kiri), di kapal > perang antikapal selam di dermaga selatan di Manila, Filipina, Jumat > (6/1).[AP] > > > > [MANILA] Presiden Filipina Rodrigo Duterte berharap Rusia bisa > menjadi sekutu sekaligus pelindung negaranya. Pernyataan itu > disampaikan Duterte saat kunjungannya ke dua kapal perang Rusia untuk > mendampingi Kepala kapal Flotilla dari Armada Angkatan Laut Rusia, > Laksamana Eduard Mikhailov, Jumat (6/1). > > Sehari sebelumnya, duta besar Rusia menyatakan siap untuk memasok > Filipina dengan persenjataan canggih serta ingin menjadi teman dekat > negara itu. “Kami menyambut teman Rusia kami. Kapan pun Anda ingin > berlabuh di sini untuk apa pun, untuk bermain, untuk mengisi > persediaan, atau sebagai sekutu untuk melindungi kami,” kata Duterte > sambil menjabat tangan Mikhailov. > > Duterte telah mencampakkan masa depan hubungan Filipina dengan sekutu > tradisionalnya, Amerika Serikat (AS). Dia justru mengambil langkah > untuk meningkatkan hubungan dengan Tiongkok dan Rusia. > > Duterte dijadwalkan akan bertolak ke Moskwa pada April mendatang. > Kunjungan ke kapal perang Rusia adalah hubungan antar AL pertama > kalinya antara kedua negara. > > Bulan lalu, Duterte sempat mengirim menteri pertahanan dan menteri > luar negerinya ke Moskwa untuk membicarakan kesepakatan setelah > seorang senator AS berniat memblokir penjualan 26.000 senapan kepada > Filipina karena banyaknya korban akibat perang narkoba Duterte. > Sementara itu, Mikhailov mengatakan Rusia mengharapkan latihan > maritim dengan Filipina untuk melawan terorisme dan pembajakan. > > Kunjungan Dutete ke kapal itu termasuk melihat platform torpedo, > sistem rudal di haluan, dan sistem navigasi di jembatan. Duterte juga > ditunjukkan senapan AK-47s, sebuah peluncur granat, dan sebuah > helikopter. Dia juga tampak mencoba sebuah teropong. > > Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, menunjukkan optimisme > atas awal kemitraan AL kedua negara. “Semoga aspirasi bersama kita > untuk perdamaian global dan kawasan serta keamanan menjadikan kita > rekan yang baik, bekerja sama, dan berkoordinasi menuju lautan yang > tenang dan aman untuk semua,” kata Lorenzana.[Reuters/Inquier/C-5] > > > > > > Dampigi Anies-Sandi, Prabowo Datangi Kampung Akuarium > Sabtu, 7 Januari 2017 | 12:59 > > http://sp.beritasatu.com/home/dampigi-anies-sandi-prabowo-datangi-kampung-akuarium/117910 > > > Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta > 2017, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memberikan pernyataan kepada > jurnalis di kediaman Prabowo yang ada di Kebayoran Baru, Jakarta > Selatan, Jumat (23/9) malam [Carlos Roy Fajarta Barus] > > > > Berita Terkait > > § Blusukan ke Lenteng Agung, Ahok Tinjau Kondisi Sungai > > § Komisioner KPI Khawatir Debat Pilgub Tak Resmi Bingungkan > Masyarakat > > § KPU DKI Gelar Debat Pilgub Mulai 13 Januari 2017 > > § Ahok-Djarot Hadir di Rumah Lembang Beberkan Kartu Jakarta One > > § Swing Voters Masih Tinggi, Anies-Sandi Akan Temui Prabowo Sore Ini > > [JAKARTA] Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3 > dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Anies > Rasyid Baswedan dan Sandiaga Slahuddin Uno bersama Ketua Umum Partai > Gerindra Prabowo Subianto akan mendatangi Kampung Akuarium, Jakarta > Utara pada Sabtu (7/1). > > Kedatangan para tokoh tersebut dimaksudkan untuk memberikan bantuan > sosial dan dukungan moril kepada warga untuk tetap tabah menjalani > hidup di tengah berbagai keterbatasan yang ada dari warga di > Kelurahan Penjaringan yang tergusur dari permukimannya pada awal 2016 > lalu. > > "Iya benar, pak Prabowo Subianto dan Anies-Sandi akan datang tengah > siang ini," ujar Mohamad Taufik, Ketua DPD DKI Jakarta Partai > Gerindra, Sabtu (7/1) kepada Suara Pembaruan di lokasi lahan Kampung > Akuarium, RW04 Kelurahan Penjaringan. > > Menurut hasil pengamatan Suara Pembaruan di lokasi sejumlah pengurus > Partai Gerindra untuk melakukan bakti sosial berupa pengobatan > gratis, pembagian sembako, pemberian susu kepada para warga kampung > Akuarium yang didominasi oleh anak-anak kecil dan ibu rumah tangga. > > Tampak pula berbagai atribut dari Paslon Anies-Sandi serta mobil > caravan panjang VW yang dahulu sempat mengarak keduanya saat proses > pendaftaran ke KPU Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu. > > Lokasi acara bakti sosial tersebut menempati bagian tengah dari > Kampung Akuarium yang dahulunya berdiri Masjid dan saat ini didirikan > Musholla Al-Jihad di bagian tengah lapangan. > > Selain itu sudah disiapkan tenda, sound speaker dan sejumlah tempat > duduk tempat Prabowo Subianto akan melakukan orasi dan dialog dengan > warga yang hingga Pukul 12.00 WIB belum juga tiba di lokasi. > > Tampak pula sejumlah anggota personil Kepolisian dari Polsek Metro > Penjaringan dan Intel berpakaian preman yang sudah ada di lokasi > sejak pagi hari di lokasi Masjid Kramat Luar Batang dan Kampung > Akuarium. "Kita hanya memantau keamanan saja, untuk memastikan agar > suasana tetap kondusif dan tidak ada gesekan," ujar Kapolsek Metro > Penjaringan AKBP Bismo Teguh Prakoso di lokasi. > > Menurutnya ada 30 anggota dari Polsek Metro Penjaringan dan Polres > Metro Jakarta Utara yang melakukan pengamanan di sekitar lokasi, > adapula belasan personil Sabhara dan Brimob dari Polda Metro Jaya di > lokasi yang melakukan penjagaan. > > "Dari info yang kami dapat para tokoh akan beribadah dahulu di Masjid > Luar Batang kemudian menuju Kampung Luar Batang. Anggota personil > kepolisian harus sigap, tanggap, dalam menjaga kamtibmas di tengah > masyarakat," katanya. [C-7] > >
