res: Sering dan  sengaja Pancasila diucapkan oleh para petinggi partai politik 
dan penguasa rezim neo-Mojopahit agar enak didengar di kuping rakyat. Bagaimana 
bisa dilakukan kebijakan ekonomi pancasila jika sektor ekonomi dikuasai  modal 
asing dan kaum komparador? 


https://elshinta.com/news/94414/2017/01/10/pemerintah-siapkan-kebijakan-ekonomi-pancasila

Pemerintah siapkan kebijakan ekonomi Pancasila
Selasa, 10 Januari 2017 14:20

Peringatan HUT ke- 44 PDIP di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa 
(10/1). Foto: Setkab 


Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, pemerintah saat ini sedang 
menyiapkan sebuah kebijakan ekonomi Pancasila, kebijakan ekonomi gotong royong, 
yang sebentar lagi akan disampaikan kepada masyarakat. Kebijakan ekonomi 
Pancasila, kata Presiden, intinya adalah ekonomi yang berkeadilan. 

“Kebijakan ekonomi Pancasila intinya adalah ekonomi yang berkeadilan, ada 
pemerataannya. Karena percuma pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi apabila tidak 
merata dan hanya dinikmati oleh segelintir orang ini adalah sebuah hal yang 
sangat percuma,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya pada Peringatan Hari 
Ulang Tahun (HUT) ke- 44 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di 
Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (10/1).

Presiden memaparkan, kebijakan yang diambil pemerintah dengan membangun dari 
pinggiran, pulau terdepan, dan desa, merupakan perwujudan dari ekonomi 
Pancasila yang sekarang ini terus dikerjakan pemerintah agar kesenjangan dapat 
dikurangi.

“Dengan mendorong pemerataan sosial ekonomi seluruh rakyat akan merasa berdiri 
di tanah air yang sama, Indonesia. Seluruh rakyat akan merasakan hidup di rumah 
kebangsaan yang sama, Indonesia,” jelas Presiden, dikutip Setkab.

Presiden Jokowi berharap, sesuai dengan semangat Bung Karno bahwa negara 
Indonesia adalah “negara semua untuk semua”, kerja sama pemerintah dengan PDIP 
ke depan akan semakin erat dan produktif untuk mewujudkan Indonesia Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyerahkan 
potongan tumpeng hari ulang tahun lengkap dengan lauk pauknya kepada Presiden 
Jokowi. Setelah Presiden, potongan tumpeng juga diserahkan Megawati kepada 
Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Acara HUT PDIP Ke-44 dengan tema “Rumah Kebangsaan untuk Indonesia Raya” itu 
juga dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mensesneg Pratikno, Sekretaris 
Kabinet Pramono Anung, jajaran Menteri Kabinet Kerja, Ketua MPR Zulkifli Hasan, 
dan kepala daerah dari PDIP. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari 
Elshinta.

Kirim email ke