Berapa isteri Imam besar?

From: mailto:[email protected] 
Sent: Saturday, January 14, 2017 6:06 AM
To: Yahoo! Inc. ; Jaringan Kerja Indonesia ; Gelora 45 ; Sastra Pembebasan ; 
Yahoo! Inc. ; Yahoo! Inc. ; DISKUSI FORUM HLD 
Subject: [nasional-list] Trs: [GELORA45] Siapa Setuju Habib Rizieq jadi Imam 
Besar di Indonesia?

  

Mau jadi Komeini, ya........??? Tukang kacau mau jadi Imam? Sebaiknya berkaca 
dulu!!



Tampilkan pesan asli 
Pada Sabtu, 14 Januari 2017 1:56, "kh djie [email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> menulis:




  
Ya, kan pantas jadi Imam Besar : Badannya besar, rumahnya besar, tanahnya 
besar, mobilnya besar, massanya besar ?, ngomongnya besar. Imam Besar Indonesia
( Mufti Indonesia?) kan jauh lebih hebat dai Presiden Indonesia dalam 
menyampaikan perintah Allah yang harus dilaksanakan. 
Mufti ini yang berhak membuat tafsiran dan mengeluarkan Fatwa. Jadi MUI bakal 
gulung tikar.......

2017-01-14 1:33 GMT+01:00 'Sunny' [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>:

    
  Pasti disetujui Kementrian agama, MUI dan partai-partai politik agama, karena 
hingga kini mereka tidak protes atau mempertanyakan.

  From: mailto:[email protected] 
  Sent: Saturday, January 14, 2017 12:45 AM
  To: Yahoogroups 
  Subject: [GELORA45] Siapa Setuju Habib Rizieq jadi Imam Besar di Indonesia?

    

  Siapa Setuju Habib Rizieq jadi Imam Besar di Indonesia? 


                          
                   
             
                   Siapa Setuju Habib Rizieq jadi Imam Besar di Indonesia?
                    By JPNN.com
                    Nama imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq 
Shihab semakin ramai jadi omongan. Bak dua sisi mata uang...  
             
       



  Kamis, 12 Januari 2017 – 13:29 WIB


  Habib Rizieq Shihab. Foto: dok/JPNN.com


  jpnn.com -Nama imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab 
semakin ramai jadi omongan. Bak dua sisi mata uang, penilaian terhadap Rizieq 
juga menuai pro dan kontra.
  Beberapa waktu lalu, saat Safari 212 di Palembang, massa tablig akbar 
melontarkan gagasan mengukuhkan Habib Rizieq sebagai imam besar umat Islam 
Indonesia. Ide tersebut langsung menuai kritikan dan penolakan dari sejumlah 
elemen masyarakat dan ormas di sejumlah daerah.
  Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas 
menjelaskan, pengukuhan Rizieq tidak berdasar. “Itu mengada-ada, karena Islam 
tidak mengenal konsep imam besar. Dan apa itu imam besar? Imam besar musala 
kecil yang ada,” kata Yaqut ketika dihubungi, Kamis (12/1).
  Yaqut juga mempertanyakan fungsi pengukuhan Rizieq. “Imam besar ini mau 
mengimami apa? Mengimami umat Islam, umat Islam yang mana? Umat Islam enggak 
merasa diimami sama dia, kan begitu. Jadi kami tolak pengukuhan itu,” ujarnya.
  Menurutnya, beberapa pengurus GP Ansor seperti di Banten dan Batam dengan 
tegas menolak rencana pengukuhan Habib Rizieq. Pimpinan Wilayah GP Ansor 
menilai, dukungan untuk Rizieq Shihab menjadi imam besar umat Islam Indonesia 
juga disebut sarat kepentingan lain.
  Penolakan turut dikumandangkan GP Ansor Kota Manado, Sulawesi Utara. “Kami 
merasa tidak perlu ada Imam Besar di Republik ini, sehingga menolak dengan 
keras dan tegas berkaitan pengangkatan Habib Rizieq Syihab,” ujar Rusli Umar, 
Ketua GP Ansor Manado, Rabu (11/1).
  Penolakan serupa dilakukan Majelis Ulama Indonesia Banten. “MUI Banten secara 
tegas menolak pengangkatan imam besar ini," kata Ketua MUI Banten KH AM Romli.
  Di Yogyakarta, rencana pengangkatan Habib Rizieq menjadi imam besar juga 
ditentang Nahdatul Ulama (NU). “Apakah (Rizieq) memenuhi kriteria tersebut?” 
tutur Ketua Pengurus Wilayah NU DIY, Nizar Ali Nizar. (adk/jpnn)






Kirim email ke