http://nasional.kompas.com/read/2017/01/10/14043661/jokowi.megawati.pejuang.demokrasi.yang.ganggu.presiden.pasti.dilawan


Jokowi: Megawati Pejuang Demokrasi, yang Ganggu Presiden Pasti Dilawan
Selasa, 10 Januari 2017 | 14:04 WIB

Kompas.com / Dani Prabowo Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 
ssatvmemotong tumpeng padsbHUT ke-44 PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa 
(10/1/2017). 
Terkait
  a.. Megawati Akan Beri Hadiah Kader yang Jadi Korban Pengeroyokan 
  b.. Megawati Beri Potongan Tumpeng Pertama untuk Jokowi 
  c.. Megawati Ingatkan Ketua MPR soal Pola Pembangunan Nasional Semesta 
Berencana 
  d.. Megawati: Terima Kasih, Bapak Presiden 
  e.. Megawati Berterima Kasih kepada Jokowi karena Tetapkan Hari Pancasila 
  f.. Megawati: Kalau Ada yang Macam-macam, Presiden Panggil Saja Kita 
  g.. Megawati Akan "Turun Gunung" untuk Ahok-Djarot 

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, Ketua Umum PDI 
Perjuangan Megawati Soekarnoputri adalah pejuang demokrasi yang selalu siap 
melawan pihak yang mengganggu pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Jokowi kepada wartawan usai menghadiri peringatan hari 
ulang tahun PDI-P di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa 
(10/1/2017).

"Yang tidak demokratis, yang mengganggu, pasti beliau lawan. Tuh prinsip itu. 
Begitu juga yang ingin mengganggu Presiden. Karena Presiden yang sekarang 
terpilih konstitusional. Pasti beliau akan turun dan tadi sudah sampaikan," 
kata Jokowi.

(baca: Megawati Beri Potongan Tumpeng Pertama untuk Jokowi)

Saat ditanya apa bentuk konkret yang akan diberikan PDI-P untuk membela 
pemerintah, Jokowi meminta wartawan menanyakan langsung kepada Megawati.

Sementara Megawati yang berada di samping Jokowi hanya tersenyum saat diajukan 
pertanyaan serupa.

Sebelumnya, saat pidato di acara HUT PDI-P ke 44, Megawati menegaskan bahwa 
partainya akan selalu ikut dan berdiri kokoh menjaga jalannya pemerintah 
Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai pemerintahan yang terpilih secara 
konstitusional.

(baca: Megawati: Kalau Ada yang Macam-macam, Presiden Panggil Saja Kita)

"Jadi kalau ada yang mau macam-macam, Presiden, Wapres, panggil saja kita 
(PDI-P)," kata Megawati.

Megawati menegaskan bahwa seluruh kader PDI-P rela berkorban untuk kepentingan 
bangsa dan negara.

Ia menyinggung pengeroyokan terhadap Wakil Ketua ranting PDI-P Jelambar Widodo 
oleh anggota ormas.

"Anak saya ini nakal-nakal Pak Presiden, tapi kalau untuk bangsa dan negara 
apapun akan mereka berikan," ucap Megawati disambut tepuk tangan ribuan kader 
PDI-P yang hadir.

Kirim email ke