Siapa Ahok sebenarnya, kok begini mudah dipermainkan pengacaranya?
"Saya berterima kasih, saudara saksingotot didepan hakim bahwa 
saksi tidak berbohong, kami akan proses secara hukum saksiuntuk 
membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap," kata Ahok 
dalam persidangan itu.
-

Ahok Akan ProsesHukum Secara Hukum Ketua MUI 
yang Bantah Terima Telepon dari SBY Selasa, 31Januari 2017 | 17:27 WIB JAKARTA, 
KOMPAS.com — Gubernurnon-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, 
keberatan denganketerangan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin 
tentang pertemuan Ma'ruf dengan pasangan calon gubernur DKI nomor pemilihan 
satu, AgusYudhoyono-Sylviana Murni, pada 7 Oktober. Ma'ruf Amin menjadi saksi 
yang dihadirkanjaksa penuntut umum dalam persidangan kasus penodaan agama di 
AuditoriumKementrian Pertanian, Selasa (30/1/2017). Ahok menjadi terdakwa 
dalampersidangan itu. Menurut Ahok, Ma'ruf menutupi latarbelakangnya yang 
pernah menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) padaera Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono (SBY). Ahok mengatakan, pengacaranyamemiliki bukti tentang 
adanya telepon dari SBY kepada Ma'ruf agar Ma'rufbertemu dengan Agus-Sylviana. 
Namun, Ma'ruf membantah adanya teleponitu. "Saya berterima kasih, saudara 
saksingotot didepan hakim bahwa saksi tidak berbohong, kami akan proses secara 
hukum saksiuntuk membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap," 
kata Ahokdalam persidangan itu. Ahok mengatakan, Ma'ruf tidak pantasmenjadi 
saksi karena tidak obyektif. Ma'ruf dinilai mendukung salah satupasangan calon 
dalam Pilkada DKI 2017. Ahok sendiri merupakan salah satu calonpada Pilkada 
DKI. Ia berpasangan dengan wakilnya saat ini, yaitu Djarot SaifulHidayat. Ahok 
mengatakan, Ma'ruf sudahmempermainkan haknya. "Percayalah, sebagai penutup, 
kalauAnda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha 
Esa.Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih," ujar Ahok. 
Ma'ruf Amin keberatan disebut telahmendukung pasangan Agus-Sylviana. Menurut 
dia, pertemuannya dengan Agus-Sylvianabukan dalam rangka memberi dukungan. "Ya 
tetap pada keterangan saya, cumasaya keberatan dianggap mendukung pasangan 
nomor satu. Padahal, tidak adakaitannya," kata Ma'ruf. Catatan redaksi: Judul 
diubah dari"laporkan" menjadi "memproses secara hukum" sesuai denganpernyataan 
Ahok. "Saya berterima kasih, saudara saksi ngotot di depan hakimbahwa saksi 
tidak berbohong, kamiakan proses secara hukum saksi untuk membuktikan bahwa 
kami memiliki data yangsangat lengkap," kata Ahok. Penulis : Jessi CarinaEditor 
: Egidius Patnistik 
 

Kirim email ke