<a href='https://newopenx.detik.com/delivery/ck.php?oaparams=2__bannerid=36518__zoneid=153__cb=547a02ccee__oadest=https%3A%2F%2Fnewrevive.detik.com%2Fdelivery%2Fck.php%3Fn%3Daadd82da%26amp%3Bcb%3D547a02ccee' target='_blank'><img src='https://newrevive.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=144&cb=547a02ccee&n=aadd82da' border='0' alt='' /></a>Jumat 10 Feb 2017, 16:01 WIB
2 Tahun Jokowi, 20 Proyek Strategis Nasional Rp 27,6 T Rampung Eduardo Simorangkir - detikFinance 0 SHARED Share 0 Tweet Share 0 1 komentar Foto: Maikel Jefriando 0 0 1 Jakarta - Hingga akhir 2016 lalu ada 20 proyek Proyek Strategis Nasional yang telah rampung. Proyek ini terdiri dari berbagai jenis infrastruktur, mulai dari bandara hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN), senilai Rp 27,6 triliun. "Dari 225 yang kemarin (daftar PSN), ada 20 yang sudah selesai. Nilainya Rp 27,6 triliun," ujar Ketua Tim Implementasi Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo, kepada detikFinance saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Seluruh proyek ini termasuk dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Ada 225 proyek infrastruktur serta satu program penyediaan listrik 35 ribu megawatt dalam rincian payung hukum ini. Dalam proses penyusunan PSN, KPPIP mengacu pada kriteria dasar, yaitu kesesuaian dengan RPJMN dan rencana strategis serta RTRW sehingga tidak mengubah RTH. Beberapa kriteria tersebut di antaranya proyek tersebut memiliki peran strategis bagi perekonomian, kesejahteraan sosial, pertahanan, dan kedaulatan nasional. Memiliki dampak positif atas PDB, tingkat pengangguran, sosial-ekonomi, dan lingkungan hidup. Selain itu, proyek tersebut harus memiliki keselarasan antar sektor infrastruktur dan persebaran lokasi proyeknya secara regional. "Dengan adanya kriteria itu, kita akan memaksa kementerian itu memberikan perhatian yang lebih terhadap proyek-proyek ini," jelas Wahyu. Berikut rincian 20 proyek strategis nasional yang telah rampung: 1. Jalan tol Gempol - Pandaan (14 km) di Jawa Timur 2. Bandara Sentani di Jayapura 3. Bandara Juwata di Tarakan 4. Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu 5. Bandara Mutiara di Palu 6. Bandara Matahora di Wakatobi 7. Bandara Labuan Bajo di Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) 8. Pengembangan Bandara Soetta Terminal 3 di Banten 9. Pembangunan Pelabuhan Kalibaru di Jakarta Tahap I 10. Pembangunan Pipa Gas Belawan-Sei Mengkei kapasitas 75 mmscfd (panjang 139,24 km) 11. PLBN Entikong di Kalimantan Barat 12. PLBN Motaain di NTT 13. PLBN Motamassin di NTT 14. PLBN Skouw di Jayapura, Papua 15. Bendungan Paya Seunara di Aceh 16. Bendungan Rajui di Aceh 17. Bendungan Jatigede di Jawa Barat 18. Bendungan Bajulmati di Jawa Timur 19. Bendungan Nipah di Jawa Timur 20. Bendungan Titab di Bali (hns/hns) SUMBER: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3419182/2-tahun-jokowi-20-proyek-strategis-nasional-rp-276-t-rampung
