Pada Minggu, 26 Februari 2017 6:58, "'Tsasando' [email protected] 
[wahana-news]" <[email protected]> menulis:
 

     
https://seword.com/politik/jokowi-ahok-itu-ganda-petarung-fadli-fahri-paham/    
Jokowi-Ahok itu Ganda Petarung Fadli, Fahri, Paham?
  25 BY ASAARO LAHAGU ON FEBRUARY 24, 2017    Fadli Zonmengirim surat kepada 
Jokowi agar memberhentikan Ahok dari kursi gubernur DKI.Ah, ternyata Fadli Zon 
juga tidak paham-paham langkah Pakde Jokowi. Apakahperlu dijelaskan agar anda 
paham Fadli? Begini Fadli, Ahok itu menjadi korbanpolitisasi agama dengan 
tekanan demo 7 jutaan hitungan alai dan lebai. Agar demo itu padam, 
untuksementara Ahok dijadikan tersangka dan kini jadi terdakwa dengan 
ancamanhukuman di bawah lima Tuhan. Padahal kasusnya tidak layak masuk ke 
pengadilan.Buang-buang waktu bung Fadli. Tetapi tidak apa-apa. Yang namanya 
strategi,mundur selangkah untuk menang. Nah, ternyata setelah Ahok tersangka, 
demo punterbukti padam. Lalu pakde Jokowi lolos dari jebakan batman. Jokowi 
menang.Sampai di sini pahamkan Fadli? Setelahcuti kampanye Ahok kembali aktif 
menjadi Gubernur. Dan ternyata Ahok keluarsebagai pemenang di DKI. Kalau di 
daerah lain bung Fadli, Ahok sudah dipastikanmenjadi gubernur DKI karena yang 
dihitung adalah suara tertinggi dan bukan50+1. Bersyukurlah  anda Fadli bahwa 
ini ibu kota negara. Peraturannyabeda sedikit. Jadi Anies-Sandi jagoan Fadli 
masuk putaran kedua bertarungdengan Ahok. Anda beruntungkan Fadli? Nah, 
sekarang Fadli danteman-teman memasang jebakan kepada Pakde Jokowi lagi. Anda 
terus-menerusmenuntut agar Ahok harus diberhentikan. Kalau diberhentikan, pasti 
Fadlibersorak. Karena sinar Ahok akan padam pelan-pelan. Sinar Anies 
berkilau.Sebaliknya kalau tidak diberhentikan, maka Pakde Jokowi masuk jebakan, 
yaknimelawan hukum. Demo 212 di DPR yang dikocar-kacirkanhujan dan banjir itu 
ditambah hak angket-angketan (tidak serius) bung Fadlimenjadi senjata untuk 
menekan Pakde. Tetapi lagi-lagi Pakde pintar bung Fadli.Pakde lewat Mendagri 
meminta Fatwa MA. Hasilnya, MA mengembalikan urusan itukepada Mendagri. Jadi 
sampai di sini paham kan bungFadli? Siapa yang menang? Lagi-lagi Jokowi. Pakde 
kembali sukses lolos darijebakan. Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) kemudian 
buru-buru mencabut tuntutan diPTUN kepada Jokowi terkait perkara aktifnya Ahok 
itu. Itu tanda KO bung Fadli.ACTA akhirnya sadar bahwa Pakde Jokowi yang benar. 
Jadi bung Fadli, biarkanAhok kerja sebagai gubernur sambil bertarung dengan 
Anies dengan konsep DPrumahnya yang nol persen itu atau dibalik nol Rupiah itu. 
Sekarang yang ribut-ribut temannyaFadli, Fahri Hamzah. Kata Fahri segala 
sesuatu yang dilakukan Ahok sekarangseperti meresmikan RPTA, masjid dan 
bangunan lain adalah kampanye. Lho apakahFahri tidak paham apa yang telah 
dilakukan Ahok sebelumnya? Apakah harusdijelaskan juga kepada anda bung Fahri 
agar paham? Begini bung Fahri. Ahok ituselama dua tahun setengah menjabat 
sebagai gubernur, dia kerja keras dan sangatkeras. Beda dengan bung Fahri yang 
hanya berkoak-koak di DPR sana. Nah sesuai dengan prediksi, bahwa pada tahun 
2017ini sebagian besar hasil kerja Ahok itu yang sudah dimulai dilakukan sejak 
duatahun lalu itu selesai. Jadi sekarang Ahok menikmati hasil kerjanya. 
Iasekarang panen bung Fahri. Ahok kini sambil senyum-senyum menggunting pita, 
meresmikanini-itu dengan hati riang gembira. Nanti 2018-2019, lebih hebat lagi 
bungFahri. Ahok dan Jokowi banyak panen lagi seperti jalan tol, pabrik, 
jembatan,lapangan udara dan seterusnya.    BungFahri, salahkah jika seseorang 
menikmati hasil kerjanya? Itu bukan kampanyebung Fahri. Jangan cemburu dan 
takut jika Anies kalah juga nantinya. Itu nasibbung Fahri. Jika Ahok 
menggunting pita, itu adalah acara kegembiraan Ahoksetelah selesai kerja keras. 
Fahri boleh menggerutu jika Ahok menggunting pitauntuk proyek yang setengah 
jadi. Namun jika sudah selesai, ya diresmikan dengansorak-sorai bung Fahri. 
Paham kan? Saya jelaskan lagi ya bung Fadlidan bung Fahri. Jokowi-Ahok itu 
adalah dua petarung hebat. Ganda petarung. Jikasalah satunya cedera atau keluar 
dari arena pertarungan, maka kekuatan yangsatunya hilang 50 persen. Jadi 
Jokowi-Ahok itu dua petarung yang sedangmenghadapi puluhan, ratusan, ribuan dan 
bahkan jutaan lawan-lawan mereka yangkorup, maling dan mafia. Jadi Jokowi 
sedapat mungkin selalu bersama dengan Ahokuntuk bertarung. Jika Jokowi beking 
Ahok, maka anda berdua harus paham. Anda mungkin perlu diingatkan bungFadli, 
bung Fahri. Bahwa dengan naiknya Jokowi menjadi RI-1 dan Ahok menjadiDKI-1, 
maka mudahlah mengatasi semrawutnya ibu kota. Dan itu sudah terbukti.Kerja sama 
antara pusat dan DKI luar biasa bersinerginya. Nah, jika sosok DKI-1berbeda 
idenya, bisa dibayangkan repotnya pemerintah pusat merajutnya. Jadiartinya apa 
bung Fadli-Fahri? Jokowi-Ahok itu sepaket. Saya juga terheran-heran jika 
adarelawan Jokowi mendukung Jokowi tetapi tidak mendukung Ahok. Saya 
perlujelaskan kepada Zulkifi Hasan (PAN), Muhamin Iskandar (PKB) dan 
Romaharmuzy(PPP) tentang politik dua kaki itu. Anda dengan  partai-partai anda 
itupendukung pemerintahan Jokowi bung, dan dapat jatah menteri. Nah DKIJakarta 
adalah bagian proyek besar Jokowi seperti giant wall sea di telukJakarta, 
penanganan banjir, program MRT, LRT dan seterusnya. Jika anda tidakmendukung 
Ahok di DKI sebagai pasangan petarung Jokowi untuk membangun negeriini, maka  
anda telah menekel sebelah kaki Jokowi. Paham kan? Kalau tidakpaham, siap-siap 
ditendang dari kabinet dan anda Romi akan gantian dengan DjanFaridz. SK Faridz 
sebentar lagi keluar. Akhirnya saya ingat ucapan RizalRamli yang mengatakan 
bahwa negeri ini ribut karena hanya satu-dua orang.Maksud anda apa bung Ramli? 
Yang dua orang itu diamankan, lalu diganti dengandua orang yang bisa bekerja 
sama dengan ormas sangar, koruptor, maling, begaldan mafia? Siapa dua orang itu 
bubg Rizal?Hehe pasti Jokowi – Ahok. Memang dua orang ini menjadi biang 
keributankarena mereka sedang menjalankan revolusi mental. Mereka berdua 
sedangmenghentak dan menyingkirkan para maling yang sudah nyaman hidup selama 
ini dinegeri ini bung Rizal Ramli. Anda akan paham nanti bung Rizal, jika 
PakdeJokowi ambil alih Freport itu. Bung Rizal, saya sebetulnyamengharapkan 
agar ada sepuluh orang lagi Ahok dan sepuluh orang lagi Jokowi dinegeri ini. 
Biar keributan luar biasa melanda negeri ini dan para koruptor 
akanterkencing-kencing di celana. Sesudah itu kita menjadi bangsa bermental 
tangguhseperti Jepang, Korea Selatan dan negara-negara Eropa. Salam ganda 
petarungbung Rizal. Salam Seword,      #yiv8005523921 #yiv8005523921 -- 
#yiv8005523921ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 
0;padding:0 10px;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mkp hr {border:1px solid 
#d8d8d8;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mkp #yiv8005523921hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mkp #yiv8005523921ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mkp .yiv8005523921ad 
{padding:0 0;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mkp .yiv8005523921ad p 
{margin:0;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mkp .yiv8005523921ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-sponsor 
#yiv8005523921ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-sponsor #yiv8005523921ygrp-lc #yiv8005523921hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-sponsor #yiv8005523921ygrp-lc .yiv8005523921ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8005523921 #yiv8005523921actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8005523921
 #yiv8005523921activity span {font-weight:700;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv8005523921 #yiv8005523921activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8005523921 #yiv8005523921activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv8005523921 #yiv8005523921activity span 
.yiv8005523921underline {text-decoration:underline;}#yiv8005523921 
.yiv8005523921attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv8005523921 .yiv8005523921attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv8005523921 .yiv8005523921attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8005523921 .yiv8005523921attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8005523921 .yiv8005523921attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv8005523921 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv8005523921 .yiv8005523921bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8005523921 
.yiv8005523921bold a {text-decoration:none;}#yiv8005523921 dd.yiv8005523921last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8005523921 dd.yiv8005523921last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8005523921 
dd.yiv8005523921last p span.yiv8005523921yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv8005523921 div.yiv8005523921attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv8005523921 div.yiv8005523921attach-table 
{width:400px;}#yiv8005523921 div.yiv8005523921file-title a, #yiv8005523921 
div.yiv8005523921file-title a:active, #yiv8005523921 
div.yiv8005523921file-title a:hover, #yiv8005523921 div.yiv8005523921file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8005523921 div.yiv8005523921photo-title a, 
#yiv8005523921 div.yiv8005523921photo-title a:active, #yiv8005523921 
div.yiv8005523921photo-title a:hover, #yiv8005523921 
div.yiv8005523921photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8005523921 
div#yiv8005523921ygrp-mlmsg #yiv8005523921ygrp-msg p a 
span.yiv8005523921yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8005523921 
.yiv8005523921green {color:#628c2a;}#yiv8005523921 .yiv8005523921MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv8005523921 o {font-size:0;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921photos div {float:left;width:72px;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8005523921
 #yiv8005523921reco-category {font-size:77%;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921reco-desc {font-size:77%;}#yiv8005523921 .yiv8005523921replbq 
{margin:4px;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-mlmsg select, #yiv8005523921 input, #yiv8005523921 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-mlmsg pre, #yiv8005523921 code {font:115% 
monospace;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-mlmsg #yiv8005523921logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-msg 
p#yiv8005523921attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-reco #yiv8005523921reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-sponsor 
#yiv8005523921ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-sponsor #yiv8005523921ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-sponsor #yiv8005523921ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv8005523921 #yiv8005523921ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8005523921 
#yiv8005523921ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv8005523921 

   

Kirim email ke