Menurut saya bukan ahok penyebabnya, sang raja membawa kerabat dan keluarga 
sangat banyak ke indonesia dari awal planingnya memang mau refresing bersama 
keluarga. Apalagi dia dengar setiap hari “ Bali adalah pulau terbaik seasia”, 
jika belum berkunjung kebali sia-sia hidup dibumi. Dan bukan raja salman saja 
yang kepingin kebali, dari Obama, Reagen dll sudah biasa datang kebali.
Kita dibali sangat terbuka sekali, siapa saja yang datang kebali monggo saja, 
asal  jangan melanggar tradisi kami dibali. Karena tradisi sebaik ini dibali 
bukan kami yang membuat tapi leluhur kami. Untuk itulah kami harus tetap 
menghormati leluhur kami selama kami ada dibali




From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Wednesday, March 01, 2017 11:45 AM
To: [email protected]
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Raja Saudi Tak Lama di Jakarta, Novel 
Salahkan Ahok



ha ha ha ha ha ha 
ha.....[https://s.yimg.com/ok/u/assets/img/emoticons/emo29.gif][https://s.yimg.com/ok/u/assets/img/emoticons/emo29.gif][https://s.yimg.com/ok/u/assets/img/emoticons/emo30.gif][https://s.yimg.com/ok/u/assets/img/emoticons/emo30.gif]

---

"Gara-gara Ahok si penista agama nih, Raja Salman nggak mau di Jakarta 
lama-lama. Beliau ketemu Presiden kan, di Bogor. Padahal di Jakarta ada Istana 
juga. Sekarang kita yang di Jakarta bengong deh, jadinya. Kalau ada helikopter, 
kayaknya Raja Salman langsung ke Bogor tuh. Di Jakarta ada Ahok sih," cetusnya.

...

Raja Saudi Tak Lama di Jakarta,Novel Salahkan 
Ahok<http://www.beritajatim.com/peristiwa/291330/raja_saudi_tak_lama_di_jakarta,novel_salahkan_ahok.html>
 Rabu, 01 Maret 2017  08:41:23 WIB
Reporter : -
[Raja Saudi Tak Lama di Jakarta,Novel Salahkan Ahok]

Jakarta (beritajatim.com) - Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta, Novel Chaidir Hasan 
Bamukmin menyayangkan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul 
Aziz Al Saud ke Indonesia akan lebih banyak dihabiskan di Bali daripada di 
Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Raja Salman akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 1 
hingga 9 Maret 2017. Dalam rangkaian agendanya, pimpinan Arab Saudi ini akan 
melakukan kunjungan di Jakarta pada 1 hingga 3 Maret 2017.

Pada hari pertamanya, Raja Salman pun akan lebih banyak melakukan kegiatannya 
di Istana Bogor, Jawa Barat untuk menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden 
Joko Widodo (Jokowi).

Setelah menyelesaikan kegiatan kenegaraannya di Bogor dan Jakarta, Raja Salman 
beserta rombingan akan berlibur ke Nusa Dua, Bali sejak tanggal 4 hingga 9 
Maret 2017.

"Iya, sayang banget. Padahal kami (FPI) mau menyambut Raja Salman kalau lamanya 
di Jakarta," kata Novel, Selasa (28/2/2017).

Ia pun menuding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai 
penyebab Raja Salman lebih memilih banyak melakukan kegiatannya di Bogor, Jawa 
Barat dan Bali daripada di Ibukota.

"Gara-gara Ahok si penista agama nih, Raja Salman nggak mau di Jakarta 
lama-lama. Beliau ketemu Presiden kan, di Bogor. Padahal di Jakarta ada Istana 
juga. Sekarang kita yang di Jakarta bengong deh, jadinya. Kalau ada helikopter, 
kayaknya Raja Salman langsung ke Bogor tuh. Di Jakarta ada Ahok sih," cetusnya. 
[inilah.com]








Kirim email ke