Pada Rabu, 1 Maret 2017 3:12, "[email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> menulis:
Lima hal yang perlu Anda ketahui terkait kunjungan Raja Salman
- 28 Februari 2017
KirimHak atas fotoTWITTERDari pangeran-pangeran Arab yang banyak dibicarakan
netizen, hingga rencana demo mendesak Raja Arab Saudi mengampuni tenaga kerja
Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati, inilah beberapa hal yang perlu Anda
ketahui terkait kunjungan Raja Salman ke Indonesia.
Angka-angka fantastis
Bilangan-bilangan fantastis terus bermunculan menjelang kunjungan Raja Arab
Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia.Seperti yang disampaikan
Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Raja berusia 81 tahun itu datang dengan
membawa "kira-kira 1.500 orang, termasuk 10 menteri, dan 25 pangeran."Hak atas
fotoBRUCE BENNETTImage captionRombongan Raja Salman tiba dengan setidaknya
tujuh pesawat.Dalam kunjungan selama sembilan hari di tiga lokasi itu; Jakarta
dan Bogor (1-4 Maret) serta Bali (4-9 Maret), rombongan raja yang mulai
bertahta sejak Januari 2015 tersebut diangkut setidaknya oleh tujuh pesawat
berbadan lebar.Ketujuh pesawat itu adalah dua unit Boeing 777, satu Boeing 747
SP, satu Boeing 747-300, satu Boeing 747-400, sebuah pesawat Boeing 757 dan
satu unit persawat Hercules.
- Mengharap keuntungan hubungan ekonomi Saudi-Indonesia
- Pengamanan Raja Salman: Berapa jumlah polisi yang diturunkan?
Pengamanan yang disiapkan oleh Polri pun tidak bisa dibilang main-main. Wakil
Kapolri Komjen Polisi Syaffrudin menyebut sebanyak 10 ribu anggotanya akan
mengamankan rombongan Raja Salman. Mayoritas akan terfokus di Bali, yaitu
sebanyak 5.000 anggota.Kedatangan ke Indonesia ini juga bisa disebut bersejarah
karena inilah untuk pertama kalinya raja Arab berkunjung ke Indonesia dalam 47
tahun terakhir.Hak atas fotoBAY ISMOYOImage captionSebanyak 10.000 polisi
disiapkan untuk mengamankan kedatangan Raja Arab.Terakhir kali pimpinan
kerajaan Arab Saudi datang ke Indonesia adalah pada 10 Juni 1970. Kala itu Raja
Faisal membawa jumlah rombongan yang jauh lebih sedikit, yaitu 'hanya' 58 orang
yang terdiri dari staf kerajaan, pengawal, wartawan Saudi, serta juru masak
khusus.
Pangeran Arab yang digandrungi
Ketika informasi bahwa kedatangan Raja Salman akan diiringi dengan kehadiran 25
orang pangeran Arab Saudi, netizen menyambutnya riuh.Setidaknya ada 4.700
cuitan yang menyebut "pangeran Arab" dalam tujuh hari terakhir menjelang
kedatangan pangeran Arab ke Indonesia. Sebagian besar memuji-muji ketampanan
mereka.Hak atas fotoTWITTERMisalnya netizen Citra Heriadi Kirana, yang lewat
akut Twitternya @Ra_Ria_Rana mencuit, "Kalau Arab invest ke Indonesia plus bawa
tenaga kerja pangeran kayak gini, adek ikhlas deh."Sementara dengan menggunakan
Instagram, akun @santiyusnita1207 berujar, "Ternyataaaa.. Bukan cuma di negeri
dongeng ada pangeran tampan.. Cup ah yang tengah paling kanan.."Hak atas
fotoINSTAGRAMDari tiga pernikahannya, Raja Salman memiliki 13 anak. Sebanyak 12
di antaranya adalah lelaki.Salah satu pangeran yang fotonya kerap diunggah di
media sosial adalah Mohammad bin Salman Al Saud. Pangeran yang juga merupakan
wakil-dua perdana menteri Arab Saudi ini aktif di Instagram dengan akun
@special_royal dan memiliki lebih dari 16.000 pengikut.Unggahan Mohammad bin
Salman di Instagram, sudah ramai dengan komentar netizen dari Indonesia yang
mengucapkan 'selamat datang' di Indonesia.Hak atas fotoINSTAGRAMNamun, hingga
saat ini belum diketahui pasti siapa saja 25 pangeran yang dibawa oleh Raja
Salman dalam kunjungan ke Indonesia, dan apakah Mohammad bin Salman Al Saud
adalah salah satunya.
Keuntungan ekonomi bagi siapa?
Salah satu yang digembar-gemborkan terkait kedatangan Raja Salman ini adalah
keuntungan yang akan dibawanya secara ekonomi bagi Indonesia.Delegasi dari
negara kaya minyak itu diperkirakan akan melakukan penanaman modal di Indonesia
sebesar US$25 miliar atau Rp333 triliun.Hak atas fotoGETTY IMAGESImage
captionArab Saudi disebut-sebut akan berinvestasi Rp333 triliun di
Indonesia.Namun, sejumlah pengamat ekonomi menyebut sebenarnya Arab Saudi lah
yang lebih membutuhkan Indonesia, bukan sebaliknya. Ini terkait anjloknya harga
minyak dunia, yang turun dari US$90/barel pada 2010 menjadi
US$40-US$50/barel.Dengan peran sektor minyak yang mencapai separuh dari total
nilai ekonomi Arab Saudi, pertumbuhan ekonomi negara di Timur Tengah ini pun
meranggas dari 9,96% pada 2011 menjadi 1% tahun lalu.Hak atas fotoAFPImage
captionBenarkah Arab Saudi ke Indonesia salah satunya dalam misi menawarkan
saham Aramco?Hendri Saparini dari lembaga kajian ekonomi, CORE, mengungkapkan
keadaan ini mendesak Arab Saudi "melakukan diversifikasi sumber penerimaan
mereka dan juga dari kegiatan ekonominya."Salah satunya dengan rencana menjual
saham perusahaan minyaknya, Aramco.Hak atas fotoAFPImage captionHarga minyak
dunia yang anjlok membuat Arab Saudi terdesak untuk melakukan diversifikasi
usaha dan pemasukan.Penjualan saham minyak ini disebut-sebut sebagai salah satu
tujuan kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia. "(Penjualan) 5% saham Aramco
saja, maka pemerintah Arab Saudi akan mendapatkan dana segar sekitar US$100
miliar," sebut Rusli Abdulah, pengamat ekonomi dari INDEF.
Pelesir ke Bali, pantai ditutup?
Meskipun agenda 'utama' Raja Salman di Indonesia adalah bertemu Presiden Joko
Widodo, tetapi mayoritas hari yang dihabiskan rombongannya adalah di Bali,
yaitu enam hari."Tujuan (Raja Salman ke Bali) hanya untuk menikmati keindahan
alam Bali. Tidak ada tujuan lain," ungkap Duta Besar Arab Saudi untuk
Indonesia, Osama Bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, Selasa (28/02).Hak atas
fotoAFPImage captionLa Mirandole ditutup ketika Raja Salman dan rombongannya
berlibur di kawasan pantai tersebut.Namun, akankah pantai-pantai di Bali
ditutup seperti ketika Raja Salman mengunjungi pantai Vallauris, di Prancis
tenggara, Juli 2015 lalu?"Kita juga tidak akan (meminta untuk) menutup
tempat-tempat (wisata) di Bali. Semuanya akan berjalan dengan normal. Kita juga
berkomitmen dengan Indonesia untuk tidak mengganggu kegiatan masyarakat secara
umum," tutur Osama, seperti yang disampaikan penerjemahnya, Ahmad Jamaludin.Hak
atas fotoQUINN ROONEYImage captionSuasana di Nusa Dua, Bali.Raja Salman dan
rombongan akan menginap di kawasan resort di Nusa Dua. Dua hotel bintang lima
di sana: Hotel The St Regis Bali Resort dan The Laguna, dikabarkan telah penuh
dipesan oleh tim raja Arab Saudi ini.Tidak hanya itu, sebanyak 360 mobil mewah
merk Toyota Alphard dan Mercedes Benz, serta 20 bus dan 45 truk, juga telah
dipesan untuk mengangkut 1.500 anggota rombongan Raja Salman selama di Bali.Hak
atas fotoAFPImage captionSebanyak 30.000 pecalang ditugaskan untuk mengamankan
liburan Raja Salman di Bali.Aktivitas keluarga kerajaan dan pemerintah Arab
Saudi di Bali ini menurut Ketua Forum Pecalang Bali, I Made Mudra, akan
diamankan oleh 30.000 pecalang yang akan disebar di 1.488 desa adat di Bali.
"Sebanyak 2.000 pecalang akan bertugas di area Nusa Dua dan Kuta, dekat dengan
hotel Raja Salman."
Protes untuk TKI
Namun, di tengah gegap gempita kedatangan Raja Salman organisasi buruh Migrant
Care meminta Presiden Joko Widodo menjadikan momen pertemuan ini untuk meminta
Raja Arab Saudi memaafkan TKI yang terancam hukuman mati."Saya berharap Pak
Jokowi memintakan ampun untuk mereka sehingga buruh migran Indonesia yang
divonis, agar tidak dieksekusi mati," ungkap Direktur Eksekutif Migrant Care,
Anis Hidayah kepada BBC Indonesia.Hak atas fotoADEK BERRYImage captionLebih 40
TKI terancam hukuman mati di Arab Saudi.Menurut Anis saat ini ada lebih 40 TKI
yang terancam hukuman mati, "dan bahkan ada yang akan dieksekusi mati".Dia juga
mengingatkan pertemuan ini selayaknya dimanfaatkan pemerintahan Indonesia agar
Arab Saudi memperbaiki sistem ketenagakerjaannya sehingga bisa memperlakukan
TKI "dengan lebih adil."Hak atas fotoULET IFANSASTIImage captionMigrant Care
mencatat 2.864 pembantu rumah tangga masih dikirim di masa moratorium TKI."Di
Arab Saudi buruh migran bekerja lebih 18 jam sehari. Banyak yang tidak digaji.
Mereka mengalami kekerasan fisik-seksual, dan juga tidak dikasih libur," tutur
Anis.Saat ini Indonesia sedang menerapkan moratorium pengiriman TKI ke Arab
Saudi. Namun, Anis mengklaim sepanjang Mei 2015 hingga akhir 2016, "masih ada
2.864 pembantu rumah tangga yang dikirim dengan visa umroh, dll," pungkasnya.
#yiv6205606769 #yiv6205606769 -- #yiv6205606769ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-mkp #yiv6205606769hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-mkp #yiv6205606769ads
{margin-bottom:10px;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-mkp .yiv6205606769ad
{padding:0 0;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-mkp .yiv6205606769ad p
{margin:0;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-mkp .yiv6205606769ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-sponsor
#yiv6205606769ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-sponsor #yiv6205606769ygrp-lc #yiv6205606769hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-sponsor #yiv6205606769ygrp-lc .yiv6205606769ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6205606769 #yiv6205606769actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6205606769
#yiv6205606769activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6205606769
#yiv6205606769activity span {font-weight:700;}#yiv6205606769
#yiv6205606769activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv6205606769 #yiv6205606769activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6205606769 #yiv6205606769activity span
span {color:#ff7900;}#yiv6205606769 #yiv6205606769activity span
.yiv6205606769underline {text-decoration:underline;}#yiv6205606769
.yiv6205606769attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv6205606769 .yiv6205606769attach div a
{text-decoration:none;}#yiv6205606769 .yiv6205606769attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6205606769 .yiv6205606769attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6205606769 .yiv6205606769attach label a
{text-decoration:none;}#yiv6205606769 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv6205606769 .yiv6205606769bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6205606769
.yiv6205606769bold a {text-decoration:none;}#yiv6205606769 dd.yiv6205606769last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6205606769 dd.yiv6205606769last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6205606769
dd.yiv6205606769last p span.yiv6205606769yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv6205606769 div.yiv6205606769attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv6205606769 div.yiv6205606769attach-table
{width:400px;}#yiv6205606769 div.yiv6205606769file-title a, #yiv6205606769
div.yiv6205606769file-title a:active, #yiv6205606769
div.yiv6205606769file-title a:hover, #yiv6205606769 div.yiv6205606769file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6205606769 div.yiv6205606769photo-title a,
#yiv6205606769 div.yiv6205606769photo-title a:active, #yiv6205606769
div.yiv6205606769photo-title a:hover, #yiv6205606769
div.yiv6205606769photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6205606769
div#yiv6205606769ygrp-mlmsg #yiv6205606769ygrp-msg p a
span.yiv6205606769yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6205606769
.yiv6205606769green {color:#628c2a;}#yiv6205606769 .yiv6205606769MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv6205606769 o {font-size:0;}#yiv6205606769
#yiv6205606769photos div {float:left;width:72px;}#yiv6205606769
#yiv6205606769photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6205606769
#yiv6205606769photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6205606769
#yiv6205606769reco-category {font-size:77%;}#yiv6205606769
#yiv6205606769reco-desc {font-size:77%;}#yiv6205606769 .yiv6205606769replbq
{margin:4px;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-mlmsg select, #yiv6205606769 input, #yiv6205606769 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-mlmsg pre, #yiv6205606769 code {font:115%
monospace;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-mlmsg #yiv6205606769logo
{padding-bottom:10px;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-msg
p#yiv6205606769attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-reco #yiv6205606769reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-sponsor
#yiv6205606769ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-sponsor #yiv6205606769ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-sponsor #yiv6205606769ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv6205606769 #yiv6205606769ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6205606769
#yiv6205606769ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv6205606769