Bayangin pengusaha-pengusaha kaya pada dapat amnesti pajak, penghuni rusun yang 
sudah digusur kemudian penghasilannya menurun,  "diuber-uber" untuk bayar sewa 
!!! Masih mau ngomong keadilan di Indonesia???? 

    On Wednesday, March 1, 2017 8:35 AM, "'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic 
Service Indonesia]' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> 
wrote:
 

     Ada yang tahu total pajak yang dibayar dari seluruh orang yang terkaya di 
Indonesia. Apkah sampai 1000-2000 triliun?    From: [email protected] 
[mailto:[email protected]]
Sent: Wednesday, March 01, 2017 3:21 PM
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Orang Terkaya Indonesia Minta Amnesti, Pajak 
[5 Attachments]          

https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/02/28/090851143/orang-terkaya-indonesia-minta-amnesti-pajak
 
Orang Terkaya Indonesia Minta Amnesti 
 
Pajak
 Selasa, 28 Februari 2017 | 20:20 WIB     
   - 
   - 
   - 
   - 
  Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi berbicara di hadapan peserta 
sosialisasi amnesti pajak di Plaza Simas, Jakarta, 10 September 2016. 
Tempo/Vindry Florentin TEMPO.CO,Jakarta - Tiga dari empat orang terkaya di 
Indonesia telah meminta ampunan pajak melalui program amnesti pajak. Ketua 
Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi 
mengatakan satu miliarder lainnya mengaku tak perlu ikut serta program amnesti 
pajak lantaran telah memenuhi kewajiban pajak.

"Saya pikir mereka sudahlah. Saya sudah tanya mereka satu persatu. Cuma ada 
satu yang merasa bayar semua, sudah terbuka," kata Sofjan seusai sosialisasi 
akhir Program Pengampunan Pajak di JIExpo Kemayoran, Selasa, 28 Februari 2017.

Sofjan memastikan sebagian besar pengusaha telah memanfaatkan program amnesti 
pajak ini. Seorang miliarder, kata dia, bahkan membayar tebusan lebih besar 
dari yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan, satu miliarder yang tak disebut 
namanya mengaku patuh melaporkan pajak sehingga tak berhak mengikuti amnesti 
pajak. "Dia tak perlu minta (amnesti) karena dia merasa sudah selesaikan itu 
secara benar dari perusahaannya," kata Sofjan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta wajib pajak segera memanfaatkan amnesti 
dengan tebusan 5 persen hingga 31 Maret 2017. Tersisa satu bulan untuk 
mendapatkan keringanan pajak. Selain itu, wajib pajak juga diwajibkan 
menyetorkan Surat Pelaporan Tahunan sebelum akhir Maret. "Kalau tidak ikut dan 
tidak menyerahkan SPT maka kami akan menghitung bahwa dalam jangka tiga tahun 
kami temukan itu. Kami menggunakan data tersebut untuk menagih termasuk 
mengenakan sanksi 2 persen per bulan selama 24 bulan, berarti sanksinya sekitar 
48 persen," kata Sri. 

Baca: Menteri Jonan Minta Pengusaha Tambang Ikuti Amnesti Pajak

Sebelumnya, laporan Internatioal NGO Forum on Indonesian Development (Infid) 
dan Oxfam menyatakan jumlah miliader Indonesia terus bertambah dari satu orang 
pada 2002 mencapai 20 orang pada 2016. Total kekayaan empat orang di antaranya 
mencapai US$ 25 miliar atau lebih dari kekayaan 100 juta penduduk termiskin.

Dari bunga kekayaan saja, milider dapat meraup keuntungan lebih dari seribu 
kali lipat pengeluaran rakyat Indonesia termiskin selama setahun. Kekayaan yang 
mereka dapatkan setahun terhitung dapat menghapus kemiskinan ekstrem di 
Indonesia.

Baca: Nasib UU Amnesti Pajak Ditentukan di MK Siang Ini 

Menurut laporan Forbes, pengusaha rokok Budi Hartono dan Michael Hartono 
menempati peringkat orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan per 
Desember 2016 mencapai US$ 17,1 miliar. Forbes mencatat duet Hartono 
mentransfer lebih dari US$13 miliar saham Bank Central Asia dari sebuah 
perusahaan cangkang untuk mengikuti program amnesti pajak.

Presiden Direktur PT Gudang Garam Tbk Susilo Wonowidjojo menempati peringkat 
kedua dengan total kekayaan US$ 7,1 miliar. Hartanya meningkat US$ 1,6 miliar 
dari perusahaan kretek tersebut.

Pemilik Salim Grup, Anthoni Salim tercatat sebagai orang kaya ketiga dengan 
kekayaan US$ 5,7 miliar, atau meningkat dibanding pada 2015 sebesar US% 5,4 
miliar. Investasi Salim berupa tambang batu bara di New South Wales sekitar US$ 
224 juta, pabrik mie instan di Serbia, dan toko kopi Korea.

Orang terkaya berikutnya adalah Eka Tjipta Widjaja dengan kekayaan US$ 5,6 
miliar. Sementara pengusaha polyster Sri Prakash Lohia tercatat di posisi 
terkaya ke lima dengan kekayaan US$ 5 miliar.

PUTRI ADITYOWATI | FORBES                      #yiv7609826194 #yiv7609826194 -- 
#yiv7609826194ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 
0;padding:0 10px;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mkp hr {border:1px solid 
#d8d8d8;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mkp #yiv7609826194hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mkp #yiv7609826194ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mkp .yiv7609826194ad 
{padding:0 0;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mkp .yiv7609826194ad p 
{margin:0;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mkp .yiv7609826194ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-sponsor 
#yiv7609826194ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-sponsor #yiv7609826194ygrp-lc #yiv7609826194hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-sponsor #yiv7609826194ygrp-lc .yiv7609826194ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7609826194 #yiv7609826194actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7609826194
 #yiv7609826194activity span {font-weight:700;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv7609826194 #yiv7609826194activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7609826194 #yiv7609826194activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv7609826194 #yiv7609826194activity span 
.yiv7609826194underline {text-decoration:underline;}#yiv7609826194 
.yiv7609826194attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv7609826194 .yiv7609826194attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv7609826194 .yiv7609826194attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv7609826194 .yiv7609826194attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7609826194 .yiv7609826194attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv7609826194 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv7609826194 .yiv7609826194bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7609826194 
.yiv7609826194bold a {text-decoration:none;}#yiv7609826194 dd.yiv7609826194last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7609826194 dd.yiv7609826194last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7609826194 
dd.yiv7609826194last p span.yiv7609826194yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv7609826194 div.yiv7609826194attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv7609826194 div.yiv7609826194attach-table 
{width:400px;}#yiv7609826194 div.yiv7609826194file-title a, #yiv7609826194 
div.yiv7609826194file-title a:active, #yiv7609826194 
div.yiv7609826194file-title a:hover, #yiv7609826194 div.yiv7609826194file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv7609826194 div.yiv7609826194photo-title a, 
#yiv7609826194 div.yiv7609826194photo-title a:active, #yiv7609826194 
div.yiv7609826194photo-title a:hover, #yiv7609826194 
div.yiv7609826194photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7609826194 
div#yiv7609826194ygrp-mlmsg #yiv7609826194ygrp-msg p a 
span.yiv7609826194yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7609826194 
.yiv7609826194green {color:#628c2a;}#yiv7609826194 .yiv7609826194MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv7609826194 o {font-size:0;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194photos div {float:left;width:72px;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7609826194
 #yiv7609826194reco-category {font-size:77%;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194reco-desc {font-size:77%;}#yiv7609826194 .yiv7609826194replbq 
{margin:4px;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-mlmsg select, #yiv7609826194 input, #yiv7609826194 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-mlmsg pre, #yiv7609826194 code {font:115% 
monospace;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-mlmsg #yiv7609826194logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-msg 
p#yiv7609826194attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-reco #yiv7609826194reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-sponsor 
#yiv7609826194ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-sponsor #yiv7609826194ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-sponsor #yiv7609826194ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv7609826194 #yiv7609826194ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7609826194 
#yiv7609826194ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv7609826194 

   

Kirim email ke