Ikut Menyambut Raja Salman, Ahok “Tampar” Rizieq dengan Elegan
 73
BY MUHAMMAD HATIM ON MARCH 1, 2017POLITIK
https://seword.com/politik/ikut-menyambut-raja-salman-ahok-tampar-rizieq-dengan-elegan/



Sesuai dengan jadwal, hari ini Raja Arab Saudi, Raja Salman Bin Abdul Aziz 
Al-Saud akan mengunjungi Indonesia. Kunjungan kenegaraan yang berlangsung dari 
tanggal 1 sampai tanggal 9 Maret 2017 ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama 
bilateral antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Pemerintah Kerajaan Arab 
Saudi menilai dalam dua tahun terakhir hubungan kedua negara semakin dekat dan 
isu yang dibahas pemerintah kedua negara tidak hanya soal haji dan tenaga kerja.

Menariknya, dari beberapa tokoh yang ikut menyambut kedatangan Raja Salman di 
Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, terlihat sosok Gubernur DKI Jakarta 
Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan Ahok.

Ahok diminta mendampingi Jokowi untuk menyambut kedatangan Raja Salman dan 
rombongan mungkin dengan dua pertimbangan. Pertama, Ahok adalah pimpinan di 
Jakarta. Sebagaimana kita ketahui bersama, Raja Salman pertama kali menginjak 
kan kaki ke Indonesia itu melalui Jakarta. Jadi wajar kalau Ahok yang merupakan 
gubernur Jakarta ikut menyambut kedatangannya. Kedua, Jokowi tidak mungkin 
membawa Ibu Negara, Ibu Iriana Widodo, mengingat Raja Salman yang berasal dari 
Arab tidak mungkin bersalaman dengan wanita yang bukan muhrimnya.

Baca Juga : Pertemuan Pertama Ahok dan Rizieq. Adakah “Cinta yang Bersemi” di 
Antara Mereka?

Saat ditanya apa yang bakal dilakukannya saat bertemu dengan Raja Salman, Ahok 
hanya menjawab :

“Kalau menerima orang ya salaman dong,” kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, 
Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

Saat bersalaman dengan Raja Salman, secara tidak langsung Ahok telah “menampar” 
pimpinan FPI, Rizieq Shihab. Bagaimana mungkin, Ahok yang selama ini selalu 
diteriaki “kafir” dan sedang terjerat kasus dugaan penistaan agama, malah 
mendapat kesempatan dan kehormatan untuk bersalaman dengan Raja Salman?

Para penghuni bumi datar dan yang secingkrangan dengannya pasti beranggapan 
bahwa orang yang paling tepat menyambut dan bersalaman dengan Raja Salman 
adalah Rizieq Shihab. Siapa yang tidak kenal Rizieq? Pimpinan FPI, Imam Besar 
dan hanya Rizieq yang bisa mengumpulkan 7 juta manusia dalam satu tempat yang 
sama. Kurang hebat apa coba?

Tapi kenyataan berkata lain, malah Ahok yang mendapat kesempatan dan kehormatan 
tersebut. Kalau sudah begini, mau tidak mau orang akan mengatakan bahwa 
tudingan “kafir” kepada Ahok yang dilakukan FPI dan para pendukungnya adalah 
tuduhan sesat. Jika Ahok kafir, bagaimana mungkin dia bisa menyambut raja 
penjaga dua kota suci umat Islam?

Dan secara tidak langsung juga, orang-orang akan menilai bahwa FPI tidak lebih 
dari sebuah ormas biasa.

***

Ada satu pernyataan Ahok yang membuat saya benar-benar terharu. Yakni harapan 
Ahok kepada Raja Salman “Harapannya minimal kuota naik haji ditambah dong,” 
ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (27/2/2017).

Bagaimana mungkin, orang yang telah dianggap menistakan agama masih 
sempat-sempatnya memiliki harapan seperti itu? Padahal itu bukan untuk agama 
yang diyakini nya, lho. Itu untuk umat Islam. Umat dari agama yang dikatakan 
telah dinistakan oleh nya.

Semoga pertemuan Raja Salman dan Ahok ini membuat FPI sadar bahwa antara 
politik dan agama itu adalah dua hal yang tidak bisa di campur adukkan.

Kirim email ke