http://internasional.kompas.com/read/2017/03/02/10025081/setelah.mencium.istrinya.pria.ini.dikubur.hidup-hidup


   Setelah Mencium Istrinya, Pria Ini Dikubur


   Hidup-hidup

Kamis, 2 Maret 2017 | 10:02 WIB

 *


 *



 *




 * 
<http://internasional.kompas.com/read/2017/03/02/10025081/setelah.mencium.istrinya.pria.ini.dikubur.hidup-hidup#komentar>
 * 
<http://internasional.kompas.com/read/2017/03/02/10025081/setelah.mencium.istrinya.pria.ini.dikubur.hidup-hidup#>

5024
Shares
Mirror Selama tiga hari, John Edward akan tinggal di dalam peti yang disiapkan secara khusus ini.


     Terkait

 * Mundur dari Medan Perang, 45 Anggota ISIS Dikubur Hidup-hidup
   
<http://internasional.kompas.com/read/2016/05/11/16312731/Mundur.dari.Medan.Perang.45.Anggota.ISIS.Dikubur.Hidup-hidup>

 * Wanita Pengusaha Diculik dan Diancam Dikubur Hidup-hidup
   
<http://megapolitan.kompas.com/read/2016/04/08/12043981/Wanita.Pengusaha.Diculik.dan.Diancam.Dikubur.Hidup-hidup>

 * Akibat Berdebat soal Pengaspalan Jalan, Wanita Ini Dikubur
   Hidup-hidup
   
<http://internasional.kompas.com/read/2015/10/18/06000041/Akibat.Berdebat.soal.Pengaspalan.Jalan.Wanita.Ini.Dikubur.Hidup-hidup>

 * Disangka Sudah Wafat, Wanita Yunani Dikubur Hidup-hidup
   
<http://internasional.kompas.com/read/2014/09/26/21270861/Disangka.Sudah.Wafat.Wanita.Yunani.Dikubur.Hidup-hidup>

 * Sempat Dikubur Hidup-hidup, Bocah India Selamat dari Maut
   
<http://internasional.kompas.com/read/2014/08/27/22485511/Sempat.Dikubur.Hidup-hidup.Bocah.India.Selamat.dari.Maut>


*BELFAST <http://indeks.kompas.com/tag/BELFAST>, KOMPAS.com* - Seorang pria mencium istrinya, mengucapkan salam perpisahan, sebelum dikubur hidup-hidup di bawah sebuah ruas jalan di luar sebuah gereja di Belfast, Irlandia Utara.

Keluarga dan teman-teman dekat John Edwards <http://indeks.kompas.com/tag/john.edwards> berkumpul dan menaburkan tanah ke atas peti mati yang dtempati pensiunan tersebut.

Apa alasan John Edwards <http://indeks.kompas.com/tag/john.edwards> rela dikubur hidup-hidup seperti ini? Ternyata John hanya "tinggal" di bawah tanah selama tiga hari.

Dan selama tiga hari itu, John dibekali jaringan internet dan tetap bisa berkomunikasi dengan keluarganya.

Aksi ini dilakukan John ternyata untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap mereka yang mengalami kecanduan dan depresi.

John, yang adalah mantan pecandu narkoba itu, mendirikan yayasan amal Walking Free yang membantu mereka yang berniat bunuh diri atau kecanduan.

Dari dalam "makamnya" itu, John akan menyiarkan "live streaming" untuk memberikan nasihat dan bimbingan kepada para pecandu.

"Saya mantan pecandu narkoba dan sudah 25 tahun sya sudah bersih dan tak menggunakan obat-obatan terlarang," kata John, Rabu (1/3/2017).

Selama tiga hari tinggal di dalam peti jenazah, John akan menyiarkan serangkaian kisah untuk menumbuhkan harapan bagi mereka yang berjuang melawan kecanduan dan depresi.

"Saya tahu ini adalah sebuah langkah radikal tetapi orang-orang yang menghubungi saya adalah mereka yang sudah tak berniat hidup atau mereka yang mengenal seseorang yang semacam itu," ujar John kepada Belfast Live.

"Rencana saya adalah berbicara kepada mereka dari dalam makam sebelum mereka memutuskan untuk mati dan memberi mereka harapan," tambah dia.

Sepetak tanah di dekat Gereja Willoshield, di sisi timur Belfast, disiapkan untuk aksi unik tersebut.

Peti jenazah yang digunakan dibuat khusus, sehingga John tak hanya berbaring tetapi juga bisa duduk di dalamnya.

Selain itu, disiapkan juga lampu dan jaringan internet agar John bisa tetap berkomunikasi dengan dunia luar.

Semua kegiatan John selama tiga hari di dalam peti itu akan disiarkan lewat situs Walking Free dan Facebook <http://indeks.kompas.com/tag/facebook>.

Selama di dalam peti, John akan menerima email, ngobrol lewat Skype, mengirim pesan singkat untuk banyak orang di seluruh dunia.

Orang-orang ini kemudian akan berbagi kisah inspiratif mereka yang akan disiarkan John dari bawah tanah.

"Orang-orang akan berkomunikasi dengan saya bagaimana pengalaman mereka mengatasi trauma, keinginan bunuh diri, mengendalikan anak-anak atau anggota keluarga yang kecanduan zat tertentu atau perilaku," papar John.




Editor  : Ervan Hardoko
Sumber  : Mirror <http://www.mirror.co.uk/>,

TAG:

 * kecanduan <http://indeks.kompas.com/tag/kecanduan>
 * Irlandia Utara <http://indeks.kompas.com/tag/Irlandia.Utara>
 * Belfast <http://indeks.kompas.com/tag/Belfast>


                    ========================================




http://internasional.kompas.com/read/2016/05/11/16312731/Mundur.dari.Medan.Perang.45.Anggota.ISIS.Dikubur.Hidup-hidup


   Mundur dari Medan Perang, 45 Anggota ISIS


   Dikubur Hidup-hidup

Rabu, 11 Mei 2016 | 16:31 WIB

 *


 *



 *




 * 
<http://internasional.kompas.com/read/2016/05/11/16312731/Mundur.dari.Medan.Perang.45.Anggota.ISIS.Dikubur.Hidup-hidup#komentar>
 * 
<http://internasional.kompas.com/read/2016/05/11/16312731/Mundur.dari.Medan.Perang.45.Anggota.ISIS.Dikubur.Hidup-hidup#>

5074
Shares
Reuters Seorang pejuang Negara Islam (ISIS) memegang bendera ISIS dan senjata di Mosul, Irak.


     Terkait

 * Erdogan Menuduh Barat Tinggalkan Turki Sendiri Memerangi ISIS
   
<http://internasional.kompas.com/read/2016/05/09/10074251/Erdogan.Menuduh.Barat.Tinggalkan.Turki.Sendiri.Memerangi.ISIS>

 * Teroris ISIS dan Anggota Kelompok Santoso Dipindah ke Lapas Bengkulu
   
<http://regional.kompas.com/read/2016/05/09/12074561/Teroris.ISIS.dan.Anggota.Kelompok.Santoso.Dipindah.ke.Lapas.Bengkulu>

 * Bom Bunuh Diri ISIS Menyasar Anak-anak di Sebuah Restoran
   
<http://internasional.kompas.com/read/2016/05/10/06495131/Bom.Bunuh.Diri.ISIS.Menyasar.Anak-anak.di.Sebuah.Restoran>

 * Koalisi AS Bunuh Pemimpin ISIS di Anbar, Irak
   
<http://internasional.kompas.com/read/2016/05/10/09191621/Koalisi.AS.Bunuh.Pemimpin.ISIS.di.Anbar.Irak>

 * Terkait ISIS, Obama Tanda Tangani UU Larang Impor Barang Antik dari
   Suriah
   
<http://internasional.kompas.com/read/2016/05/10/14204611/Terkait.ISIS.Obama.Tanda.Tangani.UU.Larang.Impor.Barang.Antik.dari.Suriah>


*BAGHDAD <http://indeks.kompas.com/tag/BAGHDAD>, KOMPAS.com* — Negara Islam Irak <http://indeks.kompas.com/tag/irak> dan Suriah <http://indeks.kompas.com/tag/suriah> (ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis>) mengeksekusi sejumlah anggotanya sendiri dengan cara dikubur hidup-hidup karena mencoba lari dari medan pertempuran.

Sejumlah komandan ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis> yang murka memerintahkan eksekusi brutal itu terhadap 45 anak buah mereka yang mundur dari pertempuran melawan pasukan Pemerintah Suriah <http://indeks.kompas.com/tag/suriah>.

"ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis> mengeksekusi anggotanya sendiri yang mundur dalam pertempuran di Al-Bashir dan mereka dikubur hidup-hidup dalam satu lubang di Qayyarah, provinsi Nineveh," ujar seorang sumber kepada situs /IraqiNews.com/.

Hukuman mengerikan ini biasa dilakukan ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis> untuk mencegah anggotanya melakukan disersi, apalagi saat ini ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis> mulai kekurangan anggaran sehingga tingkat disersi makin tinggi.

Berbagai hukuman brutal dijatuhkan kepada mereka yang tertangkap basah hendak kabur.

Bulan lalu dikabarkan, beberapa anggota ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis> dimasukkan ke dalam lemari es yang biasa digunakan untuk menyimpan jenazah.

Alhasil, para anggota ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis> yang naas itu mati perlahan-lahan beku di dalam lemari pendingin di kota Mosul, Irak <http://indeks.kompas.com/tag/irak>.

Setelah sejumlah orang itu mati membeku, jasad mereka ditaruh di tepian jalan yang menuju pusat kota Mosul sebagai peringatan kepada yang lain.

Para analis Timur Tengah mengatakan, ISIS <http://indeks.kompas.com/tag/isis> tengah meningkatkan kampanye propagandanya karena terus mengalami kekalahan, baik di Irak <http://indeks.kompas.com/tag/irak> maupun Suriah <http://indeks.kompas.com/tag/suriah>.

Editor : Ervan Hardoko Sumber: Mirror <http://mirror.co.uk>,









Kirim email ke