http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/03/07/
<http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/03/07/omgc4i354-aa-gym-hargai-pendapat-orang-seperti-kita-ingin-dihargai>
omgc4i354-aa-gym-hargai-pendapat-orang-seperti-kita-ingin-dihargai
<http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/03/07/omgc4i354-aa-gym-hargai-pendapat-orang-seperti-kita-ingin-dihargai>
Selasa , 07 Maret 2017, 22:53 WIB
Aa Gym: Hargai Pendapat Orang
Seperti Kita Ingin Dihargai
Rep: Wahyu Suryana/ Red: Bayu Hermawan
Mahmud Muhyidin
Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung Abdullah Gymnastiar atau
Aa Gym
Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung Abdullah Gymnastiar atau
Aa Gym
REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>, JAKARTA -- Pimpinan Pesantren
Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar, mengingatkan agar setiap manusia
bisa saling menghargai. Ia menekankan, penghargaan yang kita berikan
harus sebesar atau kalau bisa lebih, dari keinginan kita untuk dihargai.
"Kita bisa menghargai pendapat orang lain, sebagaimana kita ingin
pendapat kita dihargai orang lain," kata Aa Gym kepada /Republika.co.id
<http://Republika.co.id>/, Selasa (7/3).
Ia mengingatkan, Allah SWT yang merupakan pencipta dunia dan isinya
telah menjadikan perbedaan itu memiliki banyak sekali hikmah. Aa Gym
menegaskan, surga itu milik Allah SWT dan Dia-lah yang menentukan siapa
yang akan masuk ke surga-Nya, bukan golongan.
Untuk itu, soal perbedaan yang mungkin ada, ia mengajak segenap umat
Islam agar dapat melihat perbedaan itu sebagai sebuah kekayaan hikmah
bagi diri sendiri. Pasalnya, justru dari perbedaan yang ada itu, kita
bisa mendapatkan pelajaran lebih banyak dari yang lain.
"Yang memiliki surga itu Allah SWT, yang menentukan siapa yang ke surga
juga Allah SWT, bukan kita, bukan mazhab, bukan kelompok dan bukan
organisasi-organisasi," kata Aa Gym.