http://regional.kompas.com/read/2017/03/07/21201431/tenaga.kerja.asal.china.bentrok.dengan.pekerja.lokal.di.kendari
Tenaga Kerja asal China Bentrok dengan Pekerja
Lokal di Kendari
Selasa, 7 Maret 2017 | 21:20 WIB
*
*
*
*
<http://regional.kompas.com/read/2017/03/07/21201431/tenaga.kerja.asal.china.bentrok.dengan.pekerja.lokal.di.kendari#komentar>
*
<http://regional.kompas.com/read/2017/03/07/21201431/tenaga.kerja.asal.china.bentrok.dengan.pekerja.lokal.di.kendari#>
4635
Shares
SHUTTERSTOCK Ilustrasi.
*KENDARI <http://indeks.kompas.com/tag/.KENDARI>, KOMPAS.com* - Tenaga
kerja asing (TKA) yang bekerja di pabrik pemurnian nikel milik PT Virtue
Dragon Nikel Industri Dragon (VDNI) yang berada di Kecamatan Morosi,
Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (7/3/2017),
terlibat bentrok dengan pekerja lokal yang juga bekerja di perusahaan
yang sama.
Bentrokan ini dipicu pemukulan oleh Kepala Divisi Eksa, Mr Wang kepada
salah seorang tenaga kerja lokal atas nama Iwan (35) pada Senin
(6/3/2017) sore.
Menurut Iwan, sebelum kejadian pemukulan itu, ia dipanggil oleh Mr Wang.
“Saya datang dia langsung pukul dan saya tangkis. Saya langsung dipeluk
sama kontraktor yang ada di situ, namun Mr Wang malah mengajak
/single/,” tutur Iwan.
Hal yang sama juga diungkapkan Mitra, rekan kerja Iwan di PT VDNI. Saat
itu, Mitra berencana menghadap ke pihak manajemen perusahaan untuk
mempertanyakan penyebab pemukulan yang menimpa temannya.
“Saya masuk dalam ruangan dan bersenggolan dengan orang China
<http://indeks.kompas.com/tag/china>. Di situ saya langsung didorong
terus tiba-tiba ratusan orang China <http://indeks.kompas.com/tag/china>
datang membantu untuk memukul, teman-temanku juga langsung bantu dan
terjadilah bentrokan,” ungkap Mitra.
Selang beberapa lama, aparat dari Polsek Bondoala mendatangi lokasi dan
mengamankan dua kelompok yang terlibat bentrok.
Saat ini, empat orang yang diduga terlibat kericuhan di dalam lokasi
tambang diamankan polisi.
Kapolsek Bondoala AKP S Simanjuntak belum dapat memberikan keterangan
terkait penyebab insiden di lokasi tambang itu.
“Saat ini kita masih menginterogasi empat orang yang yang terlibat dalam
perkelahian itu. Sementara yang mengaku telah dipukul kita sudah suruh
dia untuk visum,” ungkap Simanjuntak.
Namun demikian, pihaknya masih kesulitan untuk merampungkan berkas Acara
Perkara (BAP) karena TKA asal China <http://indeks.kompas.com/tag/china>
yang diamankan tidak bisa berbahasa Indonesia.
“Kita sudah hadirkan penerjemah bahasa untuk melancarkan proses
interogasi terhadap orang Tiongkok ini. Pemeriksaan ini atas laporan
saudara Iwan, dan hari ini juga TKA asal China
<http://indeks.kompas.com/tag/china> juga melapor,” tukasnya.
Penulis : Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati
Editor : Farid Assifa
TAG:
* bentrokan <http://indeks.kompas.com/tag/bentrokan>