Timses Ahok-Djarot Optimistis Meski Pasif Berkampanye


  
|  
|   |  
Timses Ahok-Djarot Optimistis Meski Pasif Berkampanye - Kursi Panas DKI 1 CNN 
Indonesia
 Aktivitas Ahok-Djarot di awal masa kampanye putaran kedua relatif lebih santai 
dibandingkan Anies-Sandiaga yang ...  |  |

  |

 

Aulia Bintang Pratama & Sisilia Claudea NovitasariKamis, 09/03/2017 22:17 WIB   
   - Sebarkan:
    
   - 
    
   - 
    
   - 
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih belum melakukan 
blusukan memasuki hari ke tiga kampanye putaran dua Pilkada DKI, Kamis (9/3). 
(CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)Jakarta, CNN Indonesia -- Basuki Tjahaja 
Purnama-Djarot Saiful Hidayat tak banyak melakukan aktivitas meski masa 
kampanye telah berlangsung selama tiga hari. Akan tetapi, hal itu tak 
menyurutkan optimisme mereka dalam memenangkan Pilkada DKI putaran kedua.

Juru bicara tim pemenangan Basuki-Djarot, Ruhut Sitompul mengatakan kegiatan 
kampanye tidak harus selalu diperlihatkan ke permukaan. Yang penting, kata dia, 
Basuki terus bekerja untuk menang.

"Dia (Basuki) juga kampanye, kami tak perlu menampakkan karena yang penting 
menang. Pak Ahok (sapaan Basuki) kerja terus," kata Ruhut saat dihubungi, Kamis 
(9/3).

| 
Lihat juga:
Anies Terbelit Program Rp1 Miliar dan Kampanye di Masjid |

Sampai hari ketiga, aktivitas Ahok-Djarot memang tidak menonjol. Keduanya 
bahkan terkesan menghindari sorotan media.

Pada hari pertama masa kampanye, Selasa (7/3), waktu Ahok dihabiskan untuk 
menghadiri sidang dugaan penistaan agama yang menjadikan dia sebagai terdakwa. 
Selesai sidang Ahok memilih langsung pulang dan tak melakukan kegiatan kampanye.

Sedangkan di hari kedua, Rabu (8/3), Ahok memilih mendampingi Ketua Umum Partai 
Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri bertemu Presiden Afrika 
Selatan Jacob Zuma.

Setelah mendampingi Megawati, Ahok lantas mendatangi salah satu pusat 
perbelanjaan di bilangan Jakarta Selatan untuk menonton film Jakarta Undercover.

| 
Lihat juga:
Ketua KPU DKI Hadiri Rapat Internal Timses Ahok-Djarot |

Sementara hari ini, dipantau dari akun Facebook Basuki Tjahaja Purnama, sang 
calon gubernur sedang melakukan aktivitas blusukan di kawasan Jakarta Timur 
tanpa memberitahu awak media.

Hal serupa juga dilakukan oleh Djarot. Calon wakil gubernur DKI ini di hari 
ketiga justru memilih berziarah ke makam kedua orang tuanya di Jawa Timur. 

"Makam ibuku di Surabaya. Makam bapak di belakang rumah waktu di Mojokerto. 
Perginya bareng istri saya, kan anak-anak sekolah," kata Djarot, Rabu (8/3).

Djarot mengaku kunjungannya ke Jawa Timur juga akan ia gunakan untuk ziarah ke 
makam Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. "Dari Mojokerto baru ke 
Blitar. Mau ziarah juga ke makam Bung Karno. Aku kan juru kunci. Beliau bapak 
ideologiku," kata Djarot.

Sikap santai itu berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan pesaingnya, 
Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Anies-Sandi sejak hari pertama kampanye langsung 
aktif blusukan ke sejumlah kawasan permukiman. 

| 
Lihat juga:
Batas Dana Kampanye Putaran Kedua Rp34,56 Miliar |

Mereka juga menyempatkan diri menghadiri acara deklarasi dukungan, seperti yang 
dilakukan oleh Anies hari ini di acara deklarasi Forum Ustadzah mendukung 
Anies-Sandi di Aula Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jakarta.

Djarot sendiri menolak jika pihaknya disebut santai menjalani kampanye putaran 
kedua. "Bukan lebih santai. Tapi kan kita sudah lebih tahu peta dan sebagainya. 
Sekarang Pilkada tinggal DKI toh? Artinya teman-teman daerah bisa full bantuin. 
Apa kampanye harus saya yang turun terus, ya enggak dong," kata Djarot.

Sementara itu bendahara tim pemenangan Ahok-Djarot, Charles Honoris mengatakan 
pihaknya tetap akan memaksimalkan blusukan karena dinilai menjadi pilihan 
paling tepat untuk kampanye putaran dua kali ini.

"Pak Basuki dan Pak Djarot akan menyapa warga dengan cara blusukan karena lebih 
pas menemui warga untuk langsung mengetahui permasalahan yang ada," kata 
Charles saat ditemui di Rumah Cemara. (wis/gil)

Kirim email ke