https://tekno.tempo.co/read/news/2017/03/10/072854696/riset-baru-aktivitas-otak-berlanjut-10-menit-
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/03/10/072854696/riset-baru-aktivitas-otak-berlanjut-10-menit-setelah-kematian>
setelah-kematian
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/03/10/072854696/riset-baru-aktivitas-otak-berlanjut-10-menit-setelah-kematian>
Riset Baru: Aktivitas Otak Berlanjut 10 Menit
Setelah Kematian
Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:10 WIB
* share facebook
* share twitter
* share google+
* share pinterest
Riset Baru: Aktivitas Otak Berlanjut 10 Menit Setelah Kematian
Foto: livescience.com <http://livescience.com>
*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, Ontario -Para dokter di University of
Western Ontario, Kanada, mengamati gelombang otak
<http://www.tempo.co/topik/masalah/1394/Riset-Otak-Manusia-> pada empat
pasien sekarat di unit perawatan intensif. Mereka mengamati “semburan
gelombang delta tunggal” (/single delta wave bursts/) dalam otak pasien
setelah berhentinya irama jantung dan tekanan darah arteri.
Hanya satu dari empat pasien tersebut menunjukkan aktivitas otak yang
bertahan lama. Gelombang delta juga muncul pada otak orang sehat yang
tertidur lelap.
Para dokter menyatakan, aktivitas otak banyak terjadi pada pasien
sekarat sebelum jantungnya berhenti berdetak. Bagaimana pun, semua otak
pasien yang meninggal dunia, berperilaku sedikit berbeda beberapa menit
setelah kematian. Para peneliti yang menerbitkan riset mereka dalam
/Canadian Journal of Neurological Science/ baru-baru ini menyatakan,
mereka tidak tahu mengapa salah satu otak tetap beraktivitas begitu lama
setelah kematian klinis.
Baca Juga: Riset: Fungsi Otak Memburuk pada Usia 45 Tahun
<https://tekno.tempo.co/read/news/2016/04/19/061763984/riset-fungsi-otak-memburuk-pada-usia-45-tahun>
Para dokter, mengatakan temuan terbaru itu juga menimbulkan masalah
etika. Yakni kapan saat yang tepat untuk mengangkat organ donor pada
pasien-pasien yang secara fisik tampaknya tidak bernyawa lagi.
Para peneliti sebelumnya berpikir aktivitas otak berakhir sebelum atau
sesaat setelah jantung berhenti berdetak. Meski pun dua penelitian tahun
lalu menunjukkan bahwa gen terus berfungsi. Dalam beberapa kasus, gen
terus bekerja beberapa hari setelah kematian.
*Simak Juga: *Dibutuhkan Donasi Otak dari Orang Depresi dan Stres
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/02/23/072849440/dibutuhkan-donasi-otak-dari-orang-depresi-dan-stres>
*DAILY TELEGRAPH | HOTMA SIREGAR
*