Ketua RW Akui Munculnya Surat Pernyataan Pilih Paslon Tertentu, Sudah 
Diserahkan ke Lurah

Jumat, 10 Maret 2017 19:24


WARTA KOTA, KEBAYORANLAMA - Ketua RW 02 Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan 
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Syarif Hidayatullah, mengakui adanya surat 
pernyataan yang ditandatangani seorang warganya, Yoyo Sudaryo (56), agar 
jenazah ibu mertuanya, Siti Rohbaniah (80), bisa disalatkan di salah satu 
masjid di Pondok Pinang.Surat berupa tulisan tangan itu berisi pernyataan Yoyo 
untuk memilih paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada pencoblosan Pilkada DKI 
Jakarta putaran dua, April mendatang. Sebelumnya, Yoyo dan keluarganya yang 
merupakan muslim, dituding sebagai pendukung Ahok, yang dianggap sebagai 
penista agama."Surat itu memang benar ada," ujar Syarif saat dihubungi Warta 
Kota, Jumat (10/3/2017) malam.Baca: Warga Ini Mengklaim Dipaksa Tandatangan 
Pilih Anies-Sandi Demi Jenazah DisalatkanNamun, kata Syarif, surat itu sudah 
diserahkan ke Lurah Pondok Pinang karena ada kesalahpahaman."Ibu itu sebetulnya 
sih tidak ikut Pemilu, karena usianya sudah lanjut dan tidak ber-KTP DKI. 
Akhirnya saya berkoordinasi dengan Pak RT. Saya bilang, silakan saja surat itu 
dikembalikan kepada Pak Lurah karena ibu itu tidak berkaitan dengan surat itu," 
beber Syarif.Baca: Muhammadiyah: Tetap Shalatkan Jenazah Meski Tertuduh 
Golongan MunafikSyarif mengungkapkan, pihak yang menolak menyalatkan jenazah 
Siti adalah pengurus Masjid Darussalam Pondok Pinang. Menurutnya, pengurus 
masjid memang menyatakan tidak akan menyalatkan pendukung penista agama.Baca: 
Polisi akan Copot Spanduk Bernada SARA, Termasuk yang Berisi Larangan 
Menyalatkan Jenazah"Sekarang sudah nggak ada masalah dan kemarin juga sudah 
disalatkan di Masjid Darussalam dan kemarin kita juga pakai ambulans RW untuk 
antar ke pemakaman," bilang Syarif."Keluarga nggak ada tekanan, cuma memang 
pengurus masjid, kalau ada pendukung penista agama meninggal ya itu urus 
sendiri. Perkara nanti mau milih siapa ya silakan saja, tapi kita tidak 
mensalatkan pendukung penista agama," bilang Syarif.(*)

Kirim email ke