Ingin tahu komentar KPU dan Bawaslu.
 ---
 

 Di Masjid At-Tin, Rizieq Arahkan Warga Memilih Anies-Sandiaga 
http://www.suara.com/news/2017/03/12/061400/di-masjid-at-tin-rizieq-arahkan-warga-memilih-anies-sandiaga
 
 Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh
 Minggu, 12 Maret 2017 | 06:14 WIB

 
 Rizieq Shihab tiba di Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (28/2).

 
 "Oleh karena itu, Anies-Sandi jangan bayar suara rakyat. Kalau bayar nanti 
tidak berkah," kata Rizieq.
 

 Suara.com - Pimpinan FPI Rizieq Shihab berceramah di Haul mantan Presiden 
Soeharto di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Sabtu (11/3/2017) malam. Dia 
menyerukan kepentingan politik untuk memilih calon gubernur dan wakil gubernur 
DKI Jakarta dari kalangan muslim.
 Hal ini disampaikan Rizieq di depan calon gubernur dan calon wakil gubernur 
DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang hadir dalam acara itu.
 "Mulai malam hari ini apa saja yang Allah perintahkan, kerjakan. Memilih 
pemimpin muslimnya karena Allah, bukan karena bayar," ujar Rizieq dalam 
ceramahnya.
 "Oleh karena itu, Anies-Sandi jangan bayar suara rakyat. Kalau bayar nanti 
tidak berkah," ucap dia.
 "Allah melarang memilih orang kafir, ya jangan memilih dong. Kalau ada orang 
percaya kepada Allah tapi memilih orang kafir, percaya dia taqwa?" kata Rizieq.
 Ia pun menegaskan bahwa dirinya berbicara di Masjid tidak menyangkut politik, 
namun ia berbicara berdasarkan perintah Al Quran.
 
 "Saya di sini bukan bicara politik, saya bukan politisi, ini perintah Allah. 
Itu bukan politisi masjid, ayat Al Quran punya siapa? Masjid itu Rumah Allah? 
Firman itu disampaikan di rumah Allah bagus tidak, itu namanya gagal paham," 
katanya.
 Ia juga mengaku heran jika ada yang beranggapan memilih pemimpin yang seagama 
itu melanggar konstitusi.
 "Apakah memilih orang Islam melanggar konstitusi? Kita umat Islam punya 
keyakinan tidak boleh memilih pemimpin kafir. Jadi kalau ada yang bilang 
memilih pemimpin yang seiman melanggar konstitusi itu artinya gagal paham," 
tutur Rizieq.
 Rizieq menegaskan bahwa memilih pemimpin muslim untuk mendapatkan keridhoan 
dari Allah SWT.
 "Memilih pemimpin muslim untuk mendapatkan ridho Allah, itu namanya taqwa. 
Kalau kita ingin Jakarta barokah, tidak ada jalan lain kita harus bertaqwa 
kepada Allah, jangan memilih pemimpin muslim," paparnya.
 
 Haul Soeharto dihadiri Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur 
Wahid, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, politisi senior Partai 
Golkar Akbar Tanjung.
 

 

 

Kirim email ke