Relawan Teriakkan ''Jokowi-Ahok'' Pilpres 2019, Megawati: Ya Deh, Saya Tahu Lah


  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
Relawan Teriakkan ''Jokowi-Ahok'' Pilpres 2019, Megawati: Y...
 Menurut Mega, Pilkada Serentak 2018 merupakan ajang pemanasan sebelum Pilpres 
2019.  |   |

  |

  |

 

Rabu, 15 Maret 2017 18:45 WIB

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merupakan Presiden 
RI ke 5, Megawati Soekarnoputri ketika memberikan arahan kepada para kader, 
simpatisan dan tim pemenang Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta 
Pusat, Rabu (15/3/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para relawan pendukung pasangan calon gubernur dan 
calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki "Ahok" Tjahaja 
Purnama-Djarot Saiful Hidayat meneriakkan kata "Jokowi-Ahok" di depan Ketua 
Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.Hal itu terjadi saat Mega memberikan 
pengarahan kepada relawan di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 
(15/3/2017).Pada kesempatan itu, Mega sempat mengatakan bahwa Pilkada DKI 2017 
menjadi kunci jika ingin memenangkan Pilkada Serentak 2018.Menurut Mega, 
Pilkada Serentak 2018 merupakan ajang pemanasan sebelum Pilpres 2019."Jadi 
Jakarta kalau menang, Insya Allah yang lain-lain bisa ngikut juga. 2018 itu 
persiapan untuk pemilihan presiden lho," ujar Mega.Mega kemudian mengalihkan 
pembahasan dengan menanyakan pendapat para relawan mengenai siapa yang akan 
diusung pada Pilpres 2019."Kalau dari sekarang saya nanya boleh, dong," ujar 
dia.Teriakan "Jokowi-Ahok" pun tiba-tiba terdengar saling bersahutan selama 
beberapa detik.Sampai akhirnya Mega meminta mereka untuk tenang.Ahok yang 
berdiri di sebelah Mega tampak hanya tersenyum menyaksikan hal 
tersebut."He-he-he, ya sudah deh enggak usah teriak-teriak. Kan itu baru 2019. 
Ya, deh saya tahu lah. Udah pokoknya," kata Mega.(Alsadad Rudi)

Kirim email ke