Bung Chan, penjelasan dibawah itu realistis tetapi kurang realistis karena ada 
faktor yg belum diperhitungkan "divorce settlement." Di US itu kawin gampang 
tetapi waktu cerai mesti hitung2an, mesti ada settlement. Dalam kasus dibawah 
si gadis cantik itu kalau diceraikan begitu saja pasti akan minta allimony, 
terus pembagian harta gono gini, kalau punya anak pasti minta juga child 
support, dlsb dlsb.
 

 Dibawah ini contoh waktu Donald Trump cerai sama Ivana:
 

 They were married from 1977 to 1991. They split because news broke about 
Donald and Marla’s affair. Ivana reportedly 
http://www.people.com/people/archive/article/0,,20122177,00.html got $25 
million. Their divorce settlement included 
http://pix11.com/2013/02/19/the-war-of-the-trumps-the-divorce-of-the-1990s-marvin-remembers/
 Ivana getting the 45-room mansion in Greenwich, Conn they had, $3000,000 a 
year in child support, $350,000 in alimony and more. She also reportedly 
http://articles.chicagotribune.com/2005-01-21/news/0501220056_1_donald-trump-marla-maples-prenup
 got $14 million in cash and an apartment in Trump Plaza.
 

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Bung Dorpi, kesimpulan Hidup ini tidak pernah ada CINTA, tentu SALAH! 
Sekalipun benar untuk sementara orang, ... Tapi, kenyataan ada dan banyak kisah 
CINTA itu terjadi dan berlansung sampai ajal berakhir, ... yang menjadi 
masalah, menurut saya tentunya, bagaimana kita bersikap dan memandang kehidupan 
itu!
  
 Pada saat GADIS cantik itu begitu beratnya menempatkan “KEKAYAAN” sebagai 
idaman, dia jadi memasukkan dirinya dalam “KAPITAL” dalam kehidupanh cintanya. 
Cinta, ... duit! Dari sudut pandang kapitalisme, menjadi PERTUKARAN antara 
kecantikan dan uang. Dan, ... berdasarkan hukum-alam dan prinsip perdagangan, 
kecantikan si Gadis ini akan menurun dari tahun ketahun sedang sebaliknya 
kapital yang bergulir bisa naik daria tahun ketahun. Disatu saat akan terjadi, 
si Gadis akan tersingkirkan, diacampakkan dan diganti gadis lain, ... Tapi, 
tentunya juga bisa terjadi kebalikkannya, saat perusahaan jatuh ambruk akibat 
digempur krismon, pemuda kaya itu yang ditinggalkan si Gadis untuk mendapatkan 
lelaki yang lebih KAYA! Karena itulah impian si GADIS. Hehehee, ...
  
 Lalu, ... yang kejam itu siapa? Itulah jalan pilihan yang diambilnya sendiri! 
Jadi, kalau tidak hendak kekejaman itu yang terjadi, BENAR saran yang diajukan 
pemuda bergaji tinggi dari JP. Morgan ini, “berusahalah anda sendiri 
berpenghasilan $500 ribu!” Dan kalau boleh saya tambahkan, carilah pemuda yang 
setia dan jujur dan, ... bisa mendampingi kehidupan anda sebaik-baiknya dengan 
penuh kasih-sayang, Hidup bersama seumur-hidup! Tidak terganggu oleh derita 
kemiskinan juga tidak tergila oleh gemerincingnya dollar! 
  
  
 Salam-bahagia,
 ChanCT
  
  
 From: B.DORPI P.
 Sent: Wednesday, March 22, 2017 5:08 AM


  

 
 *Kejam tapi realistis .......*
  
 Pertanyaan seorang gadis di sebuah forum netizen di US:
 “Apakah yg harus saya lakukan untuk dapat menikah dg pria kaya ?” 
 "Usia saya 25 tahun, saya sangat cantik dan berselera tinggi"
 "Saya berharap menikah dg pria kaya dg penghasilan minimal $500 ribu/tahun 
(+/-Rp.5,5M) atau lebih"
 _"Saya tidak matre, tapi sangat realistis."_
 "Di New York penghasilan sebesar itu hanya termasuk kelas menengah." 
 "Adakah pria di forum ini yg berpenghasilan > $500 ribu per tahun & ingin 
menikahi saya ?"
 "Di manakah saya bisa bertemu pria kaya yg ingin menikahi saya ?"
 

 Berikut Jawaban dari seorang ahli keuangan Wall Street Financial :
 Dear Gadis Jelita, ...
 Saya membaca open email anda dg sangat antusias & Saya yakin sebenarnya banyak 
gadis2 yg memiliki pertanyaan senada dgn Anda. Izinkan saya menganalisa situasi 
Anda dari sudut pandang investor profesional. 
 Penghasilan tahunan saya lebih dari $ 500 ribu yg tentu memenuhi kriteria 
Anda. Jadi, saya harap setiap orang percaya bahwa jawaban saya cukup kredibel & 
tidak membuang waktu.
 Dari sudut pandang seorang pebisnis, menikah dgn Anda adalah keputusan yg 
buruk. 
 

 Alasannya sangat sederhana & akan saya uraikan berikut...
 Sebenarnya apa yg ingin Anda lakukan adalah PERTUKARAN antara “kecantikan” dan 
“uang”. 
 Prinsipnya Si A akan menyediakan kecantikan & si B akan membayar untuk itu. 
Kelihatannya adil dan cukup wajar, tp ada permasalahan fatal di sini. 
 Kecantikan Anda akan sirna, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa alasan yg 
jelas. 
 Penghasilan saya akan meningkat dari tahun ke tahun. Tapi, Anda tidak akan 
bertambah cantik tiap tahunnya. 
 Karena itu dari sudut pandang ekonomi: 
 saya disebut aset yg ter-apresiasi sedangkan Anda adlh aset yg ter-depresiasi. 
 Depresiasi yg Anda alami bukan depresiasi normal, tapi depresiasi 
eksponensial. Jika hanya ini aset Anda, nilai Anda akan sangat mencemaskan 10 
tahun kemudian.
 Dgn menggunakan istilah yg kami gunakan di Wall Street, setiap perdagangan 
memiliki sebuah posisi. 
 

 Berpacaran dg Anda juga memiliki “posisi perdagangan”.
 Jika nilai aset yg didagangkan menurun, maka kami akan segera menjualnya. 
Bukan ide yg baik untuk mempertahankan nya. 
 Begitu juga dg pernikahan yg Anda inginkan. 
 

 Mungkin perkataan saya kejam, tapi untuk membuat keputusan bijak, aset yang 
menurun nilainya akan lebih baik dijual atau disewakan. 
 Pria dg penghasilan $ 500 ribu tentu bukan orang bodoh. Kami akan berpacaran 
dengan Anda, tapi tidak akan menikahi Anda.
 

 Saran saya, lupakan mencari petunjuk bagaimana cara menikahi pria kaya. 
Usahakan agar Anda dapat membuat diri Anda kaya dgn berpenghasilan $ 500 ribu, 
itu lebih berpeluang ketimbang mencari pria kaya yg bodoh.
 Semoga jawaban saya dapat membantu anda.
 

 Tertanda, 
 JP Morgan.
  
  
  
 Whaa,  ha,  ha. . . . A very very goodone.  
  
 So,  there is NO love in Living  ? ! ? 
  
 Yang ada cuman Ketergantungan dan Jual-Beli  !!! 
  
 Welcome to The Real World of Humanity. 
  
 Everybody uses one-and-the-other,  both the User and the Used.


  
 C'est la vie . . .
 


 B.  Dorpi
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  





  

Kirim email ke