Dari topik pembicaraan dalam pertemuan puncak menteri-2 keuangan G20 di Baden-Baden yang lalu saya baca, terdapat perbedaan prinsip yang cukup signifikans dalam menegakkan prinsip perdagangan antar negara peserta pertemuan itu, yang bisa dipusatkan pada dua kata: berdasar pada prinsip perdagangan bebas (frei-Handel)spt yang diunggul-unggulkan oleh Schäuble, menteri keuangan dan Merkel, Bundeskanzlerin Jermanbarat atau perdagangan yang adil (fair-Handel) yang dipromosikan oleh menteri keuangannya AS. Mereka tidak mencapai kesepakatan sampai pertemuan puncak para menteri keuangan itu berakhir. Nah Indonesia lewat Sri Mulyani punya kebebasan memilih mau pakai prinsip yang mana? Saya dengar, katanya dia ini pinter sekali loh. Ayo kita ikuti saja pergumulan masing-masing kompradornya kaum imperialis itu.
Am Wed, 22 Mar 2017 09:49:54 +0100 schrieb "'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>: > http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/22/140506926/sri.mulyani.pertemuan. > > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/22/140506926/sri.mulyani.pertemuan.g20.mentok.dunia.dinaungi.kegelisahan.baru> > > g20.mentok.dunia.dinaungi.kegelisahan.baru > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/22/140506926/sri.mulyani.pertemuan.g20.mentok.dunia.dinaungi.kegelisahan.baru>. > > > Sri Mulyani: Pertemuan G20 "Mentok", Dunia > > > Dinaungi Kegelisahan Baru > > Rabu, 22 Maret 2017 | 14:05 WIB > > * > > > * > > > > * > > > > > * > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/22/140506926/sri.mulyani.pertemuan.g20.mentok.dunia.dinaungi.kegelisahan.baru.#komentar> > * > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/22/140506926/sri.mulyani.pertemuan.g20.mentok.dunia.dinaungi.kegelisahan.baru.#> > > 36 > Shares > www.globalresearch.ca <http://www.globalresearch.ca> Bendera > negara-negara anggota G20 > > > Terkait > > * Sri Mulyani: Pertemuan G20 Tak Beri Sinyal Bagus > > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/21/165811526/sri.mulyani.pertemuan.g20.tak.beri.sinyal.bagus.> > > * Kekecewaan Indonesia untuk G20... > > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/20/160000526/kekecewaan.indonesia.untuk.g20.> > > * Indonesia bersama G20 Berkomitmen Dorong Pertumbuhan Ekonomi Dunia > > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/20/115212526/indonesia.bersama.g20.berkomitmen.dorong.pertumbuhan.ekonomi.dunia> > > * Di Pertemuan G20, Sri Mulyani Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Pajak > > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/20/061521926/di.pertemuan.g20.sri.mulyani.tegaskan.pentingnya.kerja.sama.pajak.> > > * Gara-gara AS, G20 Tak Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas > > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/20/053115026/gara-gara.as.g20.tak.capai.kesepakatan.perdagangan.bebas> > > > *JAKARTA, KOMPAS.com* - Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral > negara-negara G20 tidak mencapai kesepakatan menjaga komitmen > perdagangan yang saling menguntungkan dalam pertemuan yang > diselenggarakan di Baden Baden Jerman > <http://indeks.kompas.com/tag/jerman> pekan lalu. > > Menteri Keuangan Sri Mulyani > <http://indeks.kompas.com/tag/sri.mulyani> menilai, tidak adanya > kesepakatan ihwal perdagangan itu membuat dunia dinaungi kegelisahan > baru yaitu kondisi ekonomi dunia yang semakin tidak menentu. > > "Tidak ada kesepakatan arah (perdagangan)," ujar perempuan yang kerap > disapa Ani itu saat menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian > Keuangan <http://indeks.kompas.com/tag/kementerian.keuangan>, > Jakarta, Rabu (22/3/2017). > > Gagalnya kesepakatan arah perdagangan negara-negara G20 tidak > terlepas dari sikap Amerika Serikat > <http://indeks.kompas.com/tag/amerika.serikat> (AS). > > Negara Paman Sam itu menilai kerja sama peradangan G20 tidak > menguntungkan AS. AS tutur Ani, justru ingin kerja sama perdagangan > yang lebih sesuai dengan kebutuhan negara yang kini dipimpin oleh > Presiden Donald Trump <http://indeks.kompas.com/tag/donald.trump> > itu. Padahal, kebutuhan AS tidak selalu sama dengan kebutuhan > internasional. > > Menurut Ani, tidak adanya kesepakatan arah kebijakan perdagangan > negara G20 harus dicermati lebih lanjut oleh pemerintah. Sebab > perdagangan adalah salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. > > "Apapun yang terjadi, akan berdampak ke ekonomi internasional yang > juga akan berdampak ke ekonomi nasional," kata Ani. > > Penulis : Yoga Sukmana > Editor : Bambang Priyo Jatmiko > > TAG: > > * Sri Mulyani <http://indeks.kompas.com/tag/Sri.Mulyani> > * G20 <http://indeks.kompas.com/tag/G20> > > >
