Ini yg saya katakan Tatiana tersamar itu. Radikalisme nya bikin dia tidak bisa 
melihat masalah kendeng itu sbg masalah ideologi.

Pabrik semen/kapitalisme bukan masalahnya.

Semua orang butuh semen utk bangun rumah krn kayu sudah tidak cukup utk bangun 
rumah.

Semen adalah alternative dari kayu utk bangun rumah. Ini masalah kebutuhan 
manusia bukan masalah ideologi.

Ada bentrokan dalam memenuhi kebutuhan manusia ini. Disinilah persoalannya. 

 

Kalau tidak ada semen, tidak bisa bangun rumah, ada lagi masalah baru dimana 
rakyat akan kepanasan dan kedinginan sampai sakit. Ini masalah kebutuhan hidup 
dan tidak ada urusannya dengan ideologi. Tidak bisa dikatakan kalau ada semen 
atau tidak ada semen akan menguntungkan dan atau merugikan ideologi tertentu 
baik kiri, tengah maupun kanan.

 

Jadi sekali lagi tidak ada hubungan antara semen dengan ideologi. Yang ada 
hubungan antara semen dengan rumah; rakyat; masalah social dll.

 

Nesare

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, March 23, 2017 7:54 AM
To: Tatiana Lukman <[email protected]>; Yahoogroups 
<[email protected]>; DISKUSI FORUM HLD 
<[email protected]>; GELORA_In <[email protected]>
Cc: Jonathan Goeij <[email protected]>; Lusi.D <[email protected]>; 
Roeslan <[email protected]>; Rachmat Hadi-Soetjipto 
<[email protected]>; Daeng <[email protected]>; Gol 
<[email protected]>; Harry Singgih <[email protected]>; Mitri 
<[email protected]>; Lingkar Sitompul <[email protected]>; Ronggo 
A. <[email protected]>; Ajeg <[email protected]>; Farida Ishaja 
<[email protected]>; Marsiswo Dirgantoro <[email protected]>; Billy 
Gunadi <[email protected]>; [email protected]; [email protected]; 
Karma I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia] <[email protected]>; 
C. Manuputty <[email protected]>; [email protected]; Oman 
Romana <[email protected]>; [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Medan Ikut Dipasung Semen!

 

  

TIDAK BEGITU dalam memandang masalah, ...! Pertama, TENTU kelangsungan 
KEHIDUPAN PETANI setempat harus TETAP dijamin bahkan bisa terangkat lebih baik, 
artinya kehidupan mereka sebagai PETANI kalau perlu diberi tanah disekitar 
dengan kondisi lebih baik! Dan masalah pengairan harus diperbaiki, ... itu 
kekuatiran petani setelah bangun pabrik semen, sumber air mereka hilang!; 
kedua, menuntut adanya jaminan pabrik semen ramah lingkungan, mengatasi 
pencemaran yang terjadi, ... Inilah yang seharusnya menjadi TUNTUTAN AKSI 
penduduk Kendeng!

 

 

 

 

From: Tatiana Lukman 

Sent: Thursday, March 23, 2017 5:44 PM

To: Chan CT ; Yahoogroups ; DISKUSI FORUM HLD ; GELORA_In 

Cc: Jonathan Goeij ; Lusi.D ; Roeslan ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Daeng ; Gol ; 
Harry Singgih ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; Ajeg ; Farida Ishaja ; 
Marsiswo Dirgantoro ; Billy Gunadi ; [email protected] 
<mailto:[email protected]>  ; [email protected] 
<mailto:[email protected]>  ; Karma I Nengah [PT. Altus Logistic Service 
Indonesia] ; C. Manuputty ; [email protected] 
<mailto:[email protected]>  ; Oman Romana ; [email protected] 
<mailto:[email protected]>  

Subject: Re: [GELORA45] Medan Ikut Dipasung Semen!

 

Inilah reaksi orang yang sudah mendarah daging terobsesi dengan "pembangunan" 
model neoliberal, pembangunan kapitalis, semuanya harus pakai semen, beton 
dsbnya. Dia tidak mengerti petani berani mempertaruhkan nyawanya karena mereka 
membela kelangsungan kehidupannya bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga 
untuk anak cucu dan hari depan rakyat dan bangsa. Dalam kamus kaum tani tidak 
ada kata "kebablasan" dalam aksi protesnya. Mereka mengerti dan tahu 
konsekwensi perjuangannya. Itulah bedanya dunianya orang pro kapitalis dan 
dunianya kaum tani, pandangan dan sikapnya pasti bertentangan 180 derajad.

 

On Thursday, March 23, 2017 2:21 AM, Chan CT <[email protected] 
<mailto:[email protected]> > wrote:

 

Entah bagaimana satu perjuangan demi KEADILAN, KEMANUSIAAN itu seharusnya 
dilancarkan sebaik-baiknya! Saya merasa aksi-aksi menentang pabrik SEMEN di 
Kendeng/Rembang kebablasan dan berakibatkan seorang Srikandi jatuh korban! 
Sekarang berlanjut di Medan. Apa sesungguhnya yang harus ditentang dengan 
pabrik semen itu, padahal kenyataan SEMEN sangat dibutuhkan untuk pembangunan, 
...! Apa jadinya kalau dimana-mana pabrik SEMEN itu ditentang dan diboikot 
beroperasi diseluruh Nusantara??? Bagaimana bisa membangun gedung, jalan, 
jembatan dll. kalau tidak ada semen, kecuali teknologi baru menemukan bahan 
lain yang lebih baik. Atau, ... ambil jalan paling mudah, IMPORT saja! Biar 
bangsa lain saja yang menghadapi pencemaran, kerusakan lingkungan dari pabrik 
SEMEN yang terjadi? 

 

Kalau saja masalah kerusakan lingkungan yang jadi masalah, kenapa TIDAK 
MENUNTUT pengusaha menghilangkan atau setidaknya memperkecil pencemaran, 
kerusakan lingkungan yang terjadi dengan pabrik SEMEN itu??? Jadi, BUKAN 
menentang dan menuntut pabrik semen itu dihentikan beroperasi!

 

Saya perhatikan didaerah Kendeng sana adalah gunung berbatu, .. orang lokal 
semula membuatnya jadi batu-bata, itulah mata pencaharian kaum lelaki disana. 
Dan, karena pembangunan gedung akhirnya lebih banyak harus gunakan semen, tidak 
lagi dengan batu-bata, yaa, adalah perkembangan wajar yang terjadi, daerah 
gunung berbatu itu dibangun pabrik semen! Itulah yang juga terjadi didekat Shen 
Zhen yang saya kebetulan ketahui, dimana daerah pegunungan berbatu yang semula 
menghasilkan batu-bata, diakhir tahun 80-an berubah menjadi pabrik SEMEN! Hanya 
saja saya tidak tahu bagaimana mereka mengatasi polusi, pencemaran lingkungan 
yang terjadi dengan pabrik semen itu, ... yang PASTI penduduk lokal hidup cukup 
makmur dan sehat! Jadi, mestinya bukan menentang dan menuntut pabrik SEMEN itu 
berhenti, tapi menemukan SOLUSI terbaik dan MENUNTUT mengatasi polusi, 
pencemaran lingkungan yang terjadi!

 

Sama halnya dengan pencemaran SAMPAH, berbau menyengat yang sangat tidak sedap 
dan dikuatirkan merusak kesehatan itu, karena lokasi pembuangan sampai 
diperhitungkan dalam 5 tahun kedepan akan penuh, jadi pemerintah HK harus 
menentukan dengan cepat wilayah baru pembuangan sampah, atau kembali membangun 
tungku pembakaran sampah yang lebih 20 tahun yl. dihentikan beroperasi, karena 
dituding membuat polusi itu! Saat dirundingkan di legislatif, disini ditentang, 
disana juga ditentang, TIDAK ada wakil wilayah yang mau menerima disekitarnya 
jadi tempat pembuangan sampah! Sementara belum bisa juga diputuskan, akhirnya 
Dept. Pekerjaan-Umum memutuskan, setiap rumah HARUS mengurangi sampah sedapat 
mungkin! Caranya? Pembuangan sampah harus gunakan kantong sampah khusus yang 
didapatkan dengan membayar, sesuai besar kecil kantong sampah itu! Itulah jalan 
keluar singkat, kalau disini ditentang, disana juga ditentang, sedang SAMPAH 
tidak mungkin dihentikan, ...! Bukan menemukan solusi terbaik mengatasi polusi 
SAMPAH yang terjadi, ... karena memang SAMPAH pasti terjadi dan harus ada 
pemecahannya!

 

Salam,

ChanCT

 

 

From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  

Sent: Thursday, March 23, 2017 4:06 AM

To: Yahoogroups 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
DISKUSI FORUM HLD 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
GELORA_In 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  

Cc: Jonathan Goeij 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
Lusi.D <wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  
; Roeslan 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
Rachmat Hadi-Soetjipto 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; Daeng 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; Gol 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; Harry 
Singgih <wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  
; Mitri <wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  
; Lingkar Sitompul 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
Ronggo A. 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; Ajeg 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
Farida Ishaja 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
Marsiswo Dirgantoro 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; Billy 
Gunadi <wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  
; [email protected] 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
[email protected] 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; Karma 
I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia] 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; C. 
Manuputty 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; 
[email protected] 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  ; Oman 
Romana <wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  
; [email protected] 
<wlmailhtml:%7bFF679B95-7892-435F-9597-EEB50BD39941%7dmid://00000029/>  

Subject: [GELORA45] Medan Ikut Dipasung Semen!

 

  

 

Medan Ikut Dipasung Semen!

HENTIKAN PEMBANGUNAN PABRIK SEMEN DI REMBANG!

Permasalahan pembangunan pabrik semen di Rembang semakin menampakkan watak anti 
rakyat dari pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah. Jokowi dan Ganjar 
Pranowo tidak menunjukkan itikad baiknya untuk menghentikan pembangunan pabrik 
semen tersebut yang bermasalah secara ekologis, hukum, ekonomi. Atas dasar itu, 
FMN Cabang Medan akan melaksanakan dan mengajak kawan-kawan dalam AKSI DIAM DAN 
COR KAKI sebagai bentuk dukungan terhadap petani-petani kendeng dan kecaman 
terhadap pemerintahan yang bersikeras melanjutkan pembangunan.

Aksi dilaksanakan pada
Tempat : Bundaran SIB< br id="yui_3_16_0_ym19_1_1490199108409_51787">Waktu : 
Kamis, 23 Maret 2017
Pukul : 16.30 - selesai

Siapapun boleh terlibat, karena siapapun berhak melindungi ibu bumi nya, karena 
manusia pun masih makan nasi, tidak makan semen!

CP : 0853-7275-8323

 

  
<https://scontent-ams3-1.xx.fbcdn.net/v/t31.0-8/s960x960/17390414_764587080369052_8794579857607426554_o.jpg?oh=b9ade6669b29673da3e4d477940a2a42&oe=594F750F>
 

  
<https://scontent-ams3-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/17457685_764581563702937_8292547468996961264_n.jpg?oh=3dec57a30c385c850442705ffac1f1bf&oe=596EA4DE>
 

 



Kirim email ke