Saya justru lebih TERTARIK dengan program Ahok 80 : 20 yang sedang dijalankan di Pulau Seribu, dan saat sosialisasikan agar lebih banyak penduduk pulau Seribu ikut program ini, Ahok jadi kena tembak “menista Agama” dengan kaitkan ayat Al Maidah 51 itu!
Nampaknya disitu Ahok sedang menggalakkan program usaha rakyat, DKI kasih modal usaha pemeliharaan ikan Kerapu, yang dijalankan penduduk Pulau Seribu, hasil usaha ikan itu 80% untuk Nelayan yang jalankan, 20% untuk DKI(, pemodal! Ini satu program yang SANGAT BAIK kalau bisa dikembangkan luaskan dalam segala usaha tentunya! Dan ini merupakan usaha memperkecil KESENJANGAN Sosial yang selama ini terjadi, dimana pemodal meraih lebih 80% keuntungan, sedang pekerja tidak lebih 20%. Padahal pemodal yang dapatkan 80% keuntungan itu hanya seorang atau beberapa orang saja, sedang buruh pekerja jumlahnya bisa ratusan bahkan ribuan orang, ... hanya dapatkan 20%! Tentu dalam hitungan-hitungan rinci masih perlu diperbincangkan lebih lanjut, karena masih harus ada hitungan akumulasi modal untuk mengembangkan usaha lebih besar! Tapi prinsip 80 untuk yang menjalankan usaha sedang pemodal hanya 20% adalah program yang SANGAT BAIK! Patut didorong dan syukur bisa diperluas dalam menjalankan usaha disegala bidang, ... sebagai PRINSIP untuk mempercepat pertumbuhan usaha, dan, percepat meningkatkan KESEJAHTERAAN rakyat banyak! Mudah-mudahan program 80 : 20 Ahok ini bisa berlangsung dan berhasil dengan baik, ...! Salam-sejahtera, ChanCT From: 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia]'[email protected] [GELORA45] Sent: Friday, March 24, 2017 8:51 AM To: '[email protected]' ; 'kh djie' Subject: [GELORA45] "Pokoknya Ahok Tukang Jiplak dari Awal" --- Ahok: Kata Pasangan Nomor 3, Mana Ada Sih Program Asli Ahok-Djarot Program kampanye yang kurang berkesan. Coba buat program, bagaimana supaya rakyat mudah mendapatkan uang dan dengan metode ekonomi hijau. Seperti program mengolah limbah plastik manjadi biji plastik, sehingga Jakarta bebas dari biji plastik. Program bertani modern seperti menanam tanaman yang super jumbo serta mempermudah pemasarannya, misalnya menanam kentang biasa menjadi kentang berukuran raksasa. Mendidik petani untuk bisa memasarkan produknya lewat online. Mendidk petani untuk menempel silang dari berbagai tanaman. Misalnya menempel terung kokak dengan cabe+tomat dll From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, March 23, 2017 11:19 PM To: Gelora45; Chalik Hamid Subject: [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Trs: [nasional-list] "Pokoknya Ahok Tukang Jiplak dari Awal" --- Ahok: Kata Pasangan Nomor 3, Mana Ada Sih Program Asli Ahok-Djarot Mulut jeplak, tidak jiplak..... 2017-03-23 15:28 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: Pada Kamis, 23 Maret 2017 12:47, "'j.gedearka' [email protected] [nasional-list]" <[email protected]> menulis: http://megapolitan.kompas.com/read/2017/03/23/17062681/.pokoknya. ahok.tukang.jiplak.dari.awal. "Pokoknya Ahok Tukang Jiplak dari Awal" Kamis, 23 Maret 2017 | 17:06 WIB a.. b.. c.. d.. e.. 2 Shares Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Calon gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat berada di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (23/3/2017). Di sana, Ahok menjenguk warga yang tengah terbaring sakit. Terkait a.. "Pas Pak Ahok Jenguk Suami Saya, Tidak Minta Dipilih" b.. Ahok Minta Didoakan Saat Jenguk Warga yang Sakit c.. Ahok "Blusukan" ke Cilincing, Jenguk Warga yang Menderita Stroke d.. Ahok-Djarot Didukung Paguyuban Arek Jawa Timur e.. Strategi Kampanye "Online" ala Ahok f.. Apa Alasan Ahok "Kucing-kucingan" dengan Media Selama Kampanye? g.. "Man Jadda Wajada" dan Upaya Ahok Dekati Partai Pengusung Agus-Sylvi h.. Namanya Masuk Dalam Bursa Capres 2019, Apa Kata Ahok? JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menanggapi santai rencana pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan tiga DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk membangun bioskop rakyat. Ahok juga berencana untuk membangun bioskop rakyat di tiap pasar di bawah pengelolaan PD Pasar Jaya. "Dia mau bikin, kami sudah bikin," kata Ahok di Jalan Proklamasi Nomor 53, Jakarta Pusat, Kamis (23/3/2017). Pemprov DKI Jakarta telah menentukan tempat untuk pembangunan lokasi bioskop-bioskop tersebut. Rencananya, bioskop dengan tiket seharga Rp 5-10 ribu itu akan dibangun di Terminal Pulogebang dan Pasar Kramatjati. Bioskop tersebut akan menayangkan film-film yang sudah turun layar. Sementara pihak Anies-Sandiaga menjanjikan akan membangun bioskop rakyat di lahan Pemprov DKI Jakarta yang menganggur. Bioskop-bioskop yang direncanakan Anies-Sandiaga akan menayangkan film yang masih tayang atau yang baru selesai tayang. Harga tiketnya di bawah Rp 5.000. Tim Anies dan Sandi akan mengadakan bioskop murah untuk rakyat pertama kali dengan memutar film Habibie dan Ainun. Film tersebut akan ditayangkan secara gratis di posko pemenangan tim Anies-Sandi di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat. Apakah Ahok tak khawatir rencananya akan disebut meniru pihak lain? Sebelumnya, program "Kartu Jakarta Lansia" disebut serupa dengan program jaminan kesejahteraan lansia yang dijanjikan Anies-Sandiaga. "Pokoknya Ahok kan tukang jiplak dari awal," kata Ahok sambil tertawa. Kompas TV Ahok Bertanding Basket Melawan Djarot Penulis : Kurnia Sari Aziza Editor : Egidius Patnistik TAG: a.. Ahok b.. bioskop c.. Ahok-Djarot d.. putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 e.. Pilkada DKI f.. Ahok Show ================================================= http://megapolitan.kompas.com/read/2017/03/22/20372871/ahok.kata.pasangan. nomor.3.mana.ada.sih.program.asli.ahok-djarot Ahok: Kata Pasangan Nomor 3, Mana Ada Sih Program Asli Ahok-Djarot Rabu, 22 Maret 2017 | 20:37 WIB a.. b.. c.. d.. e.. 4164 Shares KOMPAS.com/Dea Andriani Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Gedung Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/17). Terkait a.. Mengapa Ahok-Djarot Baru Keluarkan Kartu Jakarta Lansia Sekarang? b.. Daya Tarik Program Kartu Jakarta Lansia bagi Kakek dan Nenek c.. Djarot: Saat Ada Program Kartu Jakarta Lansia, Jangan Mendadak Miskin d.. Djarot Yakin Kartu Jakarta Lansia Dapat Tingkatkan IPM e.. Siapa Saja Lansia yang Bisa Dapat "Kartu Jakarta Lansia" f.. Ini Kriteria Penerima Kartu Jakarta Lansia g.. Djarot Janjikan Rp 600.000 bagi Pemegang Kartu Jakarta Lansia h.. Djarot Jelaskan Ide Munculnya Kartu Jakarta Lansia JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menanggapi dengan santai pernyataan calon gubernur nomor pemilihan tiga DKI, Anies Baswedan, terkait program Kartu Jakarta Lansia atau KJL. Program itu disebut meniru program mengenai kesejahteraan lansia yang sebelumnya direncanakan pasangan Anies dengan Sandiaga Uno. "Mana ada sih program asli Ahok-Djarot? Semua kan program orang, kata pasangan nomor 3 hehehe...," kata Ahok terkekeh di Jalan Proklamasi Nomor 53, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017). Ahok mengatakan, hal itu wajar dilakukan para pesaing dalam kontestasi pemilihan umum. Hanya saja, menurut dia, program pemberian bantuan tiap bulan kepada warga lansia belum pernah ada. "Sekarang tanya aja, kamu orang Jakarta, dari dulu ada enggak pernah kayak begitu (program Kartu Jakarta Lansia)? Kalau enggak ada, berarti aku yang bikin dong," kata Ahok. Anies sebelumnya mengaku punya program serupa dengan Kartu Jakarta Lansia yang diangkat Ahok-Djarot. "Memang kalau ide bagus itu sering ditiru, ya. Jadi warga Jakarta inilah contoh bahwa Anda nanti akan melihat ide-ide baru, original yang bermanfaat untuk Jakarta," kata Anies. Program Kartu Jakarta Lansia yang digagas Ahok-Djarot memiliki konsep mirip Kartu Jakarta Pintar. Pada kampanye putaran kedua ini program tersebut disosialisasikan. Bantuan pada program Kartu Jakarta Lansia tidak akan diberikan dalam bentuk uang tunai, tetapi ditransfer ke rekening KJL para lansia. Jumlah uang yang akan diterima para lansia sebesar Rp 600.000. Penulis : Kurnia Sari Aziza Editor : Egidius Patnistik TAG: a.. Ahok b.. Ahok-Djarot c.. putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 d.. Pilkada DKI e.. Ahok Show
