Baru Sebulan Diresmikan, Fasilitas Taman Kalijodo Rusak 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170327200515-20-203110/baru-sebulan-diresmikan-fasilitas-taman-kalijodo-rusak/
 Filani Olyvia, CNN Indonesia
 Senin, 27/03/2017 20:34 WIB
 
 

 
 Warga mengeluhkan fasilitas Taman Kalijodo. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Baru sebulan diresmikan, sejumlah fasilitas bermain 
anak di Taman Kalijodo sudah rusak. Warga juga mengeluhkan fasilitas di ruang 
publik terpadu ramah anak tersebut.

Warga mengadu soal Taman Kalijodo itu pada Sumarsono. Pelaksana tugas Gubernur 
DKI Jakarta itu mengunjungi Taman Kalijodo, Senin (27/3) sore.

Keberadaan fasilitas bermain yang rusak itu disampaikan Kepala Suku Dinas 
Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Jakarta Barat, Endang 
Widaningsih. 
 Lihat juga:Resmikan RPTRA Baru, Ahok Pasang Mainan Standar Internasional 
http://www.cnnindonesia.com/kursipanasdki1/20170223101905-516-195564/resmikan-rptra-baru-ahok-pasang-mainan-standar-internasional/
"Jungkat-jungkitnya patah. Soalnya orang tua yang datang kadang-kadang ikut 
naik," kata Endang mendampingi Soni.

Selain itu, warga menurut Endang juga mengeluhkan air yang terasa asin untuk 
wudhu di musala. Warga juga mengeluhkan kurangnya tempat untuk berteduh di 
taman ini.
 Fasilitas bermain di RPTRA dan RTH Kalijodo. (CNN Indonesia/Elise Dwi 
Ratnasari)


"Kondisi air yang seperti ini juga akan mempersulit pertumbuhan pohon dan 
tanaman yang kami tanam," kata Endang. 

Soni sendiri mengaku menyayangkan temuannya tersebut. Padahal, ujarnya, Taman 
Kalijodo adalah salah satu ruang publik terpadu terbesar yang dibanggakan di 
ibu kota. 
 Lihat juga:Menikmati Senyum Perubahan di Taman Kalijodo 
http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170225190712-269-196164/menikmati-senyum-perubahan-di-taman-kalijodo/
Taman yang diresmikan Basuki Tjahaja Purnama pada 22 Februari lalu tersebut 
bahkan bisa dikunjungi hingga ribuan orang pada akhir pekan. Hal ini menjadi 
bukti bahwa masyarakat membutuhkan ruang publik.

"Makanya perlu ada peraturan bahwa permainan untuk anak-anak, dilarang untuk 
orang dewasa. Dilarang menginjak rumput, dan seterusnya. Saya rasa memang harus 
segera dilengkapi," ujar Soni.

Soal fasilitas bermain yang rusak, Soni menilai hal itu terjadi karena 
pengawasan yang kurang. Selama ini hanya enam orang petugas yang mengawasi.
 Lihat juga:Transjakarta Operasikan Bus Wisata Gratis Tujuan Kalijodo 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170223071923-20-195487/transjakarta-operasikan-bus-wisata-gratis-tujuan-kalijodo/
"Sepulang dari sini harus ada peraturan gubernur untuk pengelolaan RPTRA dan 
RTH Kalijodo," ujar Soni.

Ia juga menjanjikan untuk segera memanggil perusahaan penyedia air bersih, 
Palyja untuk mengelola kebutuhan air di sana. (sur/yul)
 

 

Kirim email ke